<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636</id><updated>2012-02-01T01:19:06.136-08:00</updated><category term='Slide Show'/><category term='Artikel'/><category term='Informasi'/><category term='Struktur Organisasi'/><category term='Home'/><category term='Berita'/><category term='Kegiatan DPR Sukahati'/><title type='text'>PKS DPRa Sukahati</title><subtitle type='html'>Blognya Kader dan Simpatisan PKS DPRa Sukahati-Cibinong-Bogor-Jawa Barat</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>51</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-3938213226816955249</id><published>2012-01-24T06:43:00.000-08:00</published><updated>2012-01-24T06:59:50.889-08:00</updated><title type='text'>Hasil Syuro DPRa Selasa, 24 Januari 2012</title><content type='html'>Assalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;       Alahamdulillah hasil syuro yang diadakan di rumah ketua DPRa Sukahati didapatkan hasil kesepakatan diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. DPRa akan mengadakan BAKSOS DPRa Etiap Bulan pekan ke-4 dengan rincian kegiatan : &lt;br /&gt;   - Beras Murah Sembako Murah&lt;br /&gt;   - Tensi Gratis&lt;br /&gt;   - Baju Layak Pakai&lt;br /&gt;   - Membuat List Donatur Tetap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Acara Baksos untuk Bulan Februari direncanakan di pekan ke-4 pada:&lt;br /&gt;   - tanggal 26 Februari 2012 &lt;br /&gt;   - tempat di RT.03 /RW.08&lt;br /&gt;   - Donasi Rp.10.000,- / Paket&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. PJ RW :&lt;br /&gt;   RW 1 = Khoirudin&lt;br /&gt;   RW 2 = Rohman (Sarwo)&lt;br /&gt;   RW 3 = Ruslan&lt;br /&gt;   RW 4 = Muhajir&lt;br /&gt;   RW 5 = - (ust. Haris)&lt;br /&gt;   RW 6 = - (ust. Haris)&lt;br /&gt;   RW 7 = - (ust. Haris)&lt;br /&gt;   RW 8 = Dikki K&lt;br /&gt;   RW 9 = Hidayat&lt;br /&gt;   RW 10 = Deni P N&lt;br /&gt;   RW 11 = Parjan&lt;br /&gt;   RW 12 = Aliyansyah&lt;br /&gt;   RW 13 = Arief&lt;br /&gt;   RW 14 = Puji Prayitno&lt;br /&gt;   RW 15 = Wisnu&lt;br /&gt;   RW 16 = Faqih&lt;br /&gt;   RW 17 = Rizal&lt;br /&gt;   RW 18 = Wibowo&lt;br /&gt;   RW 19 = Wibowo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-3938213226816955249?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/3938213226816955249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2012/01/hasil-syuro-dpra-selasa-24-januari-2012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/3938213226816955249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/3938213226816955249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2012/01/hasil-syuro-dpra-selasa-24-januari-2012.html' title='Hasil Syuro DPRa Selasa, 24 Januari 2012'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-6990263116479483184</id><published>2011-05-11T02:25:00.000-07:00</published><updated>2011-05-11T02:27:21.120-07:00</updated><title type='text'>Al-Mustakfi Billah I, Khalifah Jago Memanah</title><content type='html'>Rabu, 11 Mei 2011 09:55 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REPUBLIKA.CO.ID, Dia dilahirkan pada pertengahan Muharram 684 H dan dilantik sebagai khalifah pada Jumadil Ula 701 H (1302-1334 M) berdasarkan wasiat ayahnya. Kabar gembira tentang diangkatnya sebagai khalifah langsung tersebar ke seluruh pelosok wilayah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 702 H, pasukan Tartar menyerang Syam. Sultan Malik An-Nashir Muhammad bin Qalawun yang mendengar penyerangan ini keluar menyongsong mereka bersama Khalifah Al-Mustakfi Billah I. Kemenangan berada di pihak kaum Muslimin. Orang-orang Tartar terbunuh dalam jumlah yang besar, sedangkan sisanya melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 706 H, Sultan Malik An-Nashir bermaksud berangkat menunaikan ibadah haji. Dia berangkat dari Mesir. Beberapa orang pembesar keluar bersamanya untuk mengantarkannya, namun sultan menolak. Tatkala sampai di Karak, dibentangkan untuknya jembatan penyeberangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berada di tengah jembatan, ternyata jembatan buatan itu runtuh. Dia dan orang-orang yang berada di depannya selamat, karena kuda yang dia tumpangi dapat melompat tinggi. Sedangkan lima puluh yang berada di belakangnya berjatuhan. Empat diantaranya meninggal, sedangkan sebagian besar pasukannya jatuh ke jurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu sultan menetap di Karak. Dia lalu menulis surat ke Mesir yang mengabarkan bahwa secara sukarela dia mengundurkan diri dari kesultanan. Hakim di Mesir menyetujui keinginannya lalu mengabarkan pengunduran diri sultan kepada hakim di Damaskus. Barulah setelah itu diangkat Ruknuddin Baybars Al-Jasyangkir sebagai sultan pada 20 Syawwal. Dia bergelar Al-Malik Al-Muzhaffar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Rajab 709 H, Sultan Malik An-Nashir kembali ke Mesir dan meminta agar kekuasaan yang dulu pernah dia pegang dikembalikan lagi kepadanya. Untuk tujuan ini telah banyak orang yang menyatakan dukungan kepadanya. Dia datang ke Damaskus pada bulan Sya’ban, kemudian ke Mesir pada Idul Fitri. Sultan Malik naik ke atas benteng. Sedangkan Al-Muzhaffar berada di tengah-tengah sahabatnya sebelum kedatangan Sultan Malik. Begitu datang, Al-Muzhaffar ditangkap dan dibunuh tahun itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 736 H, terjadi perselisihan antara sultan dan khalifah. Akhirnya khalifah ditangkap, kemudian dipenjarakan di sebuah benteng dan tak seorang pun boleh menemuinya. Setelah itu, pada Dzulhijjah 737 H, Khalifah Al-Mustakfi diasingkan ke Qush.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain khalifah, semua anak dan keluarganya ikut pula diasingkan. Sultan Malik menyediakan semua kebutuhan khalifah. Semua keluarga khalifah yang diasingkan kala itu mendekati jumlah seratus orang. Al-Mustakfi sendiri berada di Qush sebagai orang buangan hingga wafat pada 740 H. Dia dimakamkan di tempat itu. Saat meninggalnya, Al-Mustakfi berusia 50 tahun lebih.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar dalam Ad-Durr Al-Kaminah menuliskan, Al-Mustakfi dikenal sebagai seseorang yang memiliki perilaku dan akhlak mulia, dermawan, tulisannya indah dan pemberani. Dia pandai bermain bola dan jago memanah. Dia selalu duduk dengan para ulama dan ilmuwan. Bahkan dalam beberapa hal dia banyak melebihi mereka. Walaupun secara resmi diasingkan, namun para khatib masih tetap menyebutkan namanya dalam khutbah-khutbah mereka. Di awal-awal kekuasaannya terjalin hubungan erat antara dia dan sultan. Mereka berdua sering keluar ke alun-alun untuk bermain bola. Bahkan dalam pandangan banyak orang, mereka laksana dua orang saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab terjadinya konflik antara keduanya adalah tatkala ada satu panggilan yang di atasnya ada tulisan khalifah yang meminta sultan untuk menghadiri pengadilan. Sultan sangat marah menerima surat panggilan itu. Peristiwa itu akhirnya membuat sultan menangkap khalifah dan mengasingkannya ke Qush. Namun sultan tetap memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada khalifah, bahkan melebihi kadar yang ia berikan pada saat khalifah berada di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Redaktur: cr01&lt;br /&gt;Sumber: Sejarah Para Khalifah karya Hepi Andi Bastoni&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-6990263116479483184?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/6990263116479483184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/al-mustakfi-billah-i-khalifah-jago.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6990263116479483184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6990263116479483184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/al-mustakfi-billah-i-khalifah-jago.html' title='Al-Mustakfi Billah I, Khalifah Jago Memanah'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-1585917359314506546</id><published>2011-05-11T02:20:00.000-07:00</published><updated>2011-05-11T02:23:54.348-07:00</updated><title type='text'>Isu Air Zam-zam Beracun.?</title><content type='html'>Senin, 09 Mei 2011 - 07:41:29 WIB&lt;br /&gt;Isu Air Zam-zam Beracun.? Coba kita lebih mengenal air mulia Ini.!&lt;br /&gt;Diposting oleh : Tedisobandi&lt;br /&gt;Kategori: - Dibaca: 6 kali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air Zam-zam yang dikenal menyimpan khasiat memiliki sisi ilmiah. Dari pandangan ilmu hidrologi, cabang ilmu geologi yang khusus mempelajari air, air ini cukup menantang untuk dianalisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumur Zam-zam yang sekarang ini kita kenal adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zam-zam termasuk kategori sumur gali atau dug water well.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 hingga 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batupasir hasil transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter lapisan yang sangat lulus air. Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zam-zam. Kedalaman 17 meter kebawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku diorit. Batuan beku jenis ini memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tapi belum laporan geologi yang menunjukkan hal itu. Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 – 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75cm denga ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan geometris lainnya, celah sumur dibawah tempat Thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur 4 m, kedalaman mata air 13 m. Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air hujan sebagai sumber berkah&lt;br /&gt;Kota Mekah terletak di lembah, menurut Saudi Geological Survey (SGS) luas cekungan yang menyuplai sebagai daerah tangkapan ini seluas 60 Km2 saja, tentunya tidak terlampau luas sebagai sebuah cekungan penadah hujan. Sumber air Sumur Zam-zam terutama dari air hujan yang turun di daerah sekitar Mekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumur ini secara hidrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah haji di Mekah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar di atas memperlihatkan lokasi sumur Zamzam yang terletak ditengah lembah yang memanjang. Masjidil haram berada di bagian tengah diantara perbukitan-perbukitan disekitarnya. Luas area tangkapan yang hanya 60 Km persegi ini tentunya cukup kecil untuk menangkap air hujan yang sangat langka terjadi di Mekah, sehingga memerlukan pengawasan dan pemeliharaan yang sangat khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kaitan antara kepercayaan khasiat air Zam-zam dengan pengamatan dari sisi sains? Mari kita ikuti lanjutan “dongeng” hidrologi sumur Zam-zam bagian kedua ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthali.Dahulu diatas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Dibawah tanah ini disediakan tempat minum air zam-zam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan. Saat ini bangunan diatas sumur Zam-Zam yang terlihat gambar diatas itu sudah tidak ada lagi, bahkan tempat masuk ke ruang bawah tanah inipun sudah ditutup. Sehingga ruang untuk melakukan ibadah Thawaf menjadi lebih luas. Tetapi kalau anda jeli pas Thawaf masih dapat kita lihat ada tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur dari Ka’bah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah jamaah ke Mekah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (ditahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an. Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Pemerintah Arab Saudi yang sudah modren saat ini secara ilmiah membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekedar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga,justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1971 dilakukan penelitian hidrologi oleh seorang ahli hidrologi dari Pakistan bernama Tariq Hussain and Moin Uddin Ahmed. Hal ini dipicu oleh pernyataan seorang doktor di Mesir yang menyatakan air Zamzam tercemar air limbah dan berbahaya untuk dikonsumsi. Tariq Hussain (termasuk saya dari sisi hidrogeologi) juga meragukan spekulasi adanya rekahan panjang yang menghubungkan laut merah dengan Sumur Zam-zam, karena Mawkah terletak 75 Kilometer dari pinggir pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyangkut dugaan doktor mesir ini, tentu saja hasilnya menyangkal pernyataan seorang doktor dari Mesir tersebut, tetapi ada hal yang lebih penting menurut saya yaitu penelitian Tariq Hussain ini justru akhirnya memacu pemerintah Arab Saudi untuk memperhatikan Sumur Zamzam secara moderen. Saat ini banyak sekali gedung-gedung baru yang dibangun disekitar Masjidil Haram, juga banyak sekali terowongan dibangun disekitar Makkah, sehingga saat ini pembangunannya harus benar-benar dikontrol ketat karena akan mempengaruhi kondisi hidrogeologi setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan sumur Zam-zam. Dahulu kala, zam-zam diambil dengan gayung atau timba, kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan diantaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zam-zam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters dibawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 minut setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah pada perbukitan disekitar Mekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). Saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zam-zam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zam-zam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki diantaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam dibawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti diatas. Disebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan mineral Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandng dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per litre), calcium (200 mg per litre), potassium (20 mg per litre), dan magnesium (50 mg per litre).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre). Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran disekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk. Konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scure jalanakhirat.wordpress&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-1585917359314506546?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/1585917359314506546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/isu-air-zam-zam-beracun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/1585917359314506546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/1585917359314506546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/isu-air-zam-zam-beracun.html' title='Isu Air Zam-zam Beracun.?'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-8858587597370622437</id><published>2011-05-11T02:14:00.000-07:00</published><updated>2011-05-11T02:18:12.656-07:00</updated><title type='text'>Bukan BELUM MAMPU tapi BELUM MAU</title><content type='html'>5/09/2011 10:13:00 AM | Posted by islamedia &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islamedia - Ini tentang salah satu kewajiban asasi. Yang mestinya tak diabaikan dan dibiarkan, atau dianggap tenang2 saja kala tak dapat ditunaikan.&lt;br /&gt;Tilawah Qur'an. Ya, tilawah Qur'an dengan target minimal 1 juz tiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat kah itu buatmu? Sementara novel yang menarik dengan tebal 250-300 halaman bisa tuntas kau baca hanya dalam sehari! Luar biasa!!&lt;br /&gt;Lalu, apakah Qur'an itu lebih buruk kualitasnya dan lebih rendah daya tariknya dari pada novel itu? Ah, tentu saja tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, itulah godaan menuju konsistensi. Jika dibuat statistik, ada kalanya lunas 1 hari bisa tilawah 1 juz, tapi rasanya lebih banyak tak lunasnya.&lt;br /&gt;Lalu, kenapa tidak ada semacam rasa bersalah yang amat sangat, kala target itu tak tercapai? Kenapa penyikapannya menjadi sangat berbeda kala target pekerjaan di kantor tak tercapai?&lt;br /&gt;Oh, inilah manusia, yang mungkin hampir hilang sisi2 kemanusiaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, aku tersindir berat saat membaca tulisan Cak Nun. Di ujung paragraf sebuah artikelnya 'Nyicil Simpati Kepada Setan' dia tulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan bilang kepada saya: "Tidak ada tantangan lagi. Manusia bukan tandingan setan sama sekali, sangat mudah kami kendalikan. Sangat tidak memilki ketegasan &amp; ketahanan untuk mempertahankan kemanusiaannya. Sungguh tidak menarik lagi bertugas sebagai setan..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaghfirul-Lah. Memang harus ada upaya lebih, kesiapan, dan kemauan keras untuk bisa konsisten sebagai manusia. Apalagi (hanya) untuk tilawah 10 lembar dalam sehari. Mestinya SANGAT BISA, jika ditilik dari perangkat kita yang super canggih ini. Tellinga, mata, alat2 artuikulator,.. yang menempel di badan ini, semuanya masih waras dan mampu bekerja dengan baik. Lalu, apalagi yang akan dijadikan alasan untuk tak tercapainya target?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MALAS!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Cuma itu kata yang paling pas. Dan malas adalah ciri2 orang MUNAFIK! 'Waidza qoomu ilas sholaati qoomu kusaala' (dan jika dia berdiri untuk sholat, maka dia berdiri dengan malas). Jadi, sudah sebegitu munafik-kah dirimu, Ning?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat 17 tahun lalu, saat masih aktif di Lembaga Tahfiz Qur'an,. Betapa sebenarnya kebaikan (kadang) memang perlu dipaksakan. Salah satu ustad pembimbingku di LTQ, yang seorang al-hafidz, memantau setoran hafalanku sepekan 3 kali, memaksakan aku untuk rajin menghafat dan selalu tuntas tilawah Qur'an khatam setiap akhir bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku pemantau LTQ memang terdiri dari 2 sisi. Sisi kanan adalah laporan kemajuan hafalan dalam 1 bulan. Sekali setor (2 hari sekali) minimal 2 halaman. Pernah aku tak siap, hanya siap setor 1 halaman, kata ustadnya, "Sudah buat besok lagi aja. Gak usah disetorin. Pulang aja"&lt;br /&gt;Hiks hiks.. gak dianggao deh. Tapi, salah aku sendiri lah, sudah tahu aturannya minimal 2 halaman setor, masih nekat aja datang berharap ada keringanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sisi kirinya adalah lembar pemantauan tilawah dalam 1 bulan. Untuk memaksaku supaya konsisten tilawah 1 juz per hari dan khatam tiap akhir bulan, sejak awal bulan pun, ustad selalu menuliskan di akhir bulan itu, 'khatam', dalam tulisan arab. Yaa, akhirnya, meski kadang saat paruh bulan juga belum mencapai 15 juz, terpaksalah, ngebut supaya pada akhir bulan bisa khatam, karena terlanjur sudah ada tulisan beliau dan sudah ditandatangani pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pernah juga, benar2 aku tidak bisa khatam, saat sakit atau uzur bulanan sediit lebih panjang. Terpaksa, dengan malu hati, minta dispensasi. Dan ustad dengan wajah merengut, mencoret kata khatam itu. Afwan ya ustad :(&lt;br /&gt;Hiks hiks.. sekarang ini, jadi rindu dipaksa begitu. Ayo dong siapa mau memaksaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudir (Direktur) LTQ pada waktu itu, juga pernah menasehatkan, untuk ta'amul dengan Qur'an jangan mengambil prinsip qana'ah (merasa cukup), tapi justu harus hirsun (rakus). Tidak pantas ada ucapan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Habis gimana yaa, saya memang susah kalau menghafal. Ya sudah lah saya ngafal yang surat2 pendek aja"&lt;br /&gt;Atau, "Habis gimana yaa, saya pulang kerja sudah malam. Belum ngurusin anak2. Jadi sudah kecapekan, gak semoat tilawah banyak2"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ustad, ibarat makan, jika kita qana'ah, apa iya mau selama hidup makan dengan lauk tempeeeeeeeeeeee terus seumur2? Mestinya kan bosen, ingin ada peningkatan gizi, sekali2 dengan daging, telur atau apalah yang lebih enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan tilawah dan menghafal Qur'an, harus ada kemauan untuk target yang lebih tinggi. Jangan merasa cukup dengan hafalan dan kebiaaan tilawah yang sudah ada (yang belum sesuai target).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, tak berat sebenarnya untuk bisa tilawah 1 juz sehari. Satu juz kan cuma 10 lembar (20 halaman). Jika dibaca tiap selesai sholat, kan cuma perlu baca 2 lembar atau 4 halaman saja. dan itu hanya butuh waktu tak lebih dari 10 menit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mau dibaca sekali geber setengah juz (5 lembar), kan cuma butuh waktu tak lebih dari setengah jam. Jadi, sehari bisa dicicil 2 kali duduk, masing2 setengah juz, butuh waktu total tak kurang dari 1 jam. Sedangkan waktu sehari ada 24 jam. Wahai, kemana saja kau selama 24 jam waktumu dalam sehari itu, Ning? Cuma butuh 1/24 saja untuk bisa komitmen tilawah. Di mana susahnya, Ning?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susahnya di sini. Di aliran darah yang mungkin sudah ditongkrongi setan2 gendut, yang berwujud nafsu, yang membidani lahirnya kemalasan. Yang dia baru bisa pergi jika diusir dengan sekuat tenaga. Diusir paksa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, harus bisa memaksa diri sendiri !&lt;br /&gt;Bismillah, Allahumma paksain :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eits salah. Kemarin kan baru saja diingatkan suami, jangan bikin doa yang aneh2, doa seperti yang diucapkan Musa As aja:  Allahumma yassirliy amriy (Ya Rabb, permudahlah urusanku).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ingat dengan coretan pendekku 2 bulan yang lalu. Ah, sudah 2 bulan sejak tulisan itu, masih begini2 saja? Inna lillahi :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUDAH 1 JUZ KAH TILAWAHMU HARI INI ??&lt;br /&gt;(tanyaku pada diri sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita tak akan punya waktu untuk berinteraksi dgn Qur'an setiap hari, jika tak myempatkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika tak mampu lagi berdiri lama gunakan Qur'an dalam bacaan sholat, masih bisa tilawah sambil duduk.&lt;br /&gt;jika tak mampu lagi duduk tegak, masih bisa tilawah dengan duduk setengah berbaring.&lt;br /&gt;jika lisan sudah serak, masih bisa tilawah tanpa suara.&lt;br /&gt;jika mata sudah mulai berat, masih bisa tasmi' (menyimak) orang/mp3 tilawah.&lt;br /&gt;jika sudah tidak bisa apa2 lagi, ya saatnya kita dibacakan yasin :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb, jadikan kami termasuk orang2 yg membaca Qur'an&lt;br /&gt;lalu meningkat kehidupan kami&lt;br /&gt;jangan Kau jadikan kami orang2 yg membaca Qur'an&lt;br /&gt;tapi kemudian sengsara hidup kami ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(22032011)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga esok hari tak ada alasan lagi dan berkata, "Afwan, tilawah saya kurang dari 7 juz pekan ini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#self motivation senin pagi, 9 mei 2011 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukti Amini, S.Pd, M.Pd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-8858587597370622437?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/8858587597370622437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/bukan-belum-mampu-tapi-belum-mau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/8858587597370622437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/8858587597370622437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/bukan-belum-mampu-tapi-belum-mau.html' title='Bukan BELUM MAMPU tapi BELUM MAU'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-6002198377254717208</id><published>2011-05-03T01:27:00.001-07:00</published><updated>2011-05-03T01:29:50.525-07:00</updated><title type='text'>RIHLAH DPRa PKS SUKAHATI 15 MEI 2011</title><content type='html'>Refresh .... dari kejenuhan aktivitas sehari-hari ....&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mau ????&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rihlah yuk ???&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Khusus buat Kader Sukahati (dan keluarga) ... bukan keluarga Besar lho ...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kapan ???&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Insya Alloh hari Ahad, 15 Mei 2011. Start jam 07.00 WIB hingga 13.00 WIB.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dimana ???&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sekitar Danau CIFOR&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada acara apa saja ???&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;- Games Keluarga&lt;br /&gt;- Lomba Anak-anak&lt;br /&gt;dan lain-lain&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menarik bukan ???&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jangan lupa ada Hadiah-nya juga ....&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berminat ???&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hubungi : Akh Fahru / Fitri via SMS ke 0815 9060 414.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terakhir tanggal 7 Mei 2011.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Buruan .... sebelum kehabisan .... (emangnya ada limit ???)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;nb : Ada ide-ide menarik ??? Sharing ya ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(by Agus Rasyidi) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-6002198377254717208?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/6002198377254717208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/rihlah-dpra-pks-sukahati-15-mei-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6002198377254717208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6002198377254717208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/rihlah-dpra-pks-sukahati-15-mei-2011.html' title='RIHLAH DPRa PKS SUKAHATI 15 MEI 2011'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-8204347624348365884</id><published>2011-05-03T01:23:00.000-07:00</published><updated>2011-05-03T01:24:42.276-07:00</updated><title type='text'>Akhbar Ikhwan</title><content type='html'>29/4/2011 | 25 Jumada al-Ula 1432 H | 263 views&lt;br /&gt;Oleh: Abu Ghozzah &lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan.net – Pada pagi Rabu kemarin, seorang tokoh pergerakan Islam, sekaligus tokoh pemikir Islam, Ali Juraisyah, meninggal dunia dalam usia 76 tahun, setelah melalui kehidupan penuh pengorbanan dalam memperjuangkan Islam.&lt;br /&gt;Beliau, sebelumnya dikenal sebagai seorang hakim, ahli fikih dan tokoh pemikir Islam. Beliau juga sempat mengajar di Universitas Islam Madinah Al-Munawarah. Ali Juraisyah di lahirkan di Mesir, tahun 1935, sempat mengajar di Kairo selama lima tahun, kemudian lulus dari fakultas hukum dan ditunjuk sebagai asisten jaksa agung di Suez.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aktifitas dakwahnya yang tergabung dalam gerakan Ikhwanul Muslimin, Ali Juraisyah sempat merasakan penjara militer selama 8 tahun, antara tahun 1965-1073. Setelah itu beliau pergi ke Arab Saudi dan bekerja sebagai dosen Syariat Islam di Universitas Islam Madinah. Dari Arab Saudi ini dia mendapatkan peluang untuk melakukan jaulah da’awiah (perjalanan dakwah) ke berbagai Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah banyak buku karangannya yang telah dicetak, sebagian telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan sempat menjadi bacaan utama para aktifis dakwah Islam di era 80-an. Di antara buku-buku karangannya adalah, Al-I’lam wad Dakwah Islamiyah (Media dan Dakwah Islam), Al-Imanul Haq (Iman Yang Hakiki), Asalib Ghazwul Fikri Lil Alam Al-Islami (Metode Ghazwul Fikri Lil Alam Al-Islami), dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia Islam kembali ditinggal oleh salah seorang pejuangnya yang gigih membela Islam dengan potensi yang dimilikinya walau dengan berbagai pengorbanan yang harus dia hadapi. Semoga semua amal saleh almarhum diterima di sisi Allah Ta’ala dan segala kekhilafannya diampuni, serta keluarganya diberikan ketabahan dan kesabaran. (io/im)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-8204347624348365884?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/8204347624348365884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/akhbar-ikhwan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/8204347624348365884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/8204347624348365884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/akhbar-ikhwan.html' title='Akhbar Ikhwan'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-2253896609680866071</id><published>2011-05-03T01:22:00.000-07:00</published><updated>2011-05-03T01:23:29.757-07:00</updated><title type='text'>Pendidikan untuk Kebangkitan Islam</title><content type='html'>4/30/2011 08:44:00 PM | Posted by ratri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islamedia - Tak bisa dipungkiri hingga kini pendidikan menjadi salah satu bahan utama dalam pembentukan generasi. Baik pendidikan untuk kecerdasan Emotional, intelegensi, ataupun Spiritual. Pendidikan menjadi salah satu faktor meningkatnya status sosial seseorang. Dan lebih dari itu, pendidikan menjadi modal untuk hidup sukses dunia akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama lagi kita akan merayakan hari pendidikan nasional. Momen ini bisa kita jadikan evaluasi secara universal, apa yang sudah terjadi dengan konsep pendidikan bangsa ini. Apakah Konsep pendidikan yang hingga detik ini ada, tepat untuk mencapai hakikat pendidikan itu sendiri,khusus nya untuk pendidikan seorang muslim yaitu membentuk manusia berkarakter rabbani menuju sukses dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang terkutip dalam hadis ini:&lt;br /&gt; “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim” (HR. Ibnu Adi dan Baihaqi dari Abbas RA, juga Attraboni dan Al Khatib dari Al Husain bin Ali/ lihat, al-Fathul Khabir, jilid II. h, 213)&lt;br /&gt;Begitu sadarnya Rasulullah saw akan pentingnya menuntut ilmu. Yaitu, Ilmu yang baik yang membuat kita bisa beramal sholeh guna mendapat ke ridho-an Nya. Dan bukankah sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah (hai Muhammad), apakah sama orang-orang yang berpengetahuan dan orang-orang yang tidak berpengetahuan Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran ” (TQS.Az-Zumar ayat 9).&lt;br /&gt;Demikianlah, pendidikan sangat berperan penting untuk kebangkitan Islam. Tuntut Ilmu lah dengan optimal, dan carilah jalan mendekatkan diri padaNya dengan apa yang kau miliki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau yang suka menulis, jadikan pena senjatamu untuk mengajak orang lebih mengenal Islam, kau yang pandai design buatlah banyak sketsa pakaian muslim/ah, kau yang pandai ilmu eksak berbagilah ilmu pada adik-adikmu agar mereka merasakan memiliki kakak yang sholeh/ah sepertimu, kau yang pandai bermusik ciptakan musik hafalan siroh hingga banyak orang yang mudah menghafal siroh, dan banyak lagi keahlian yang pasti Allah amanahkan guna meluaskan syi’ar Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermimpilah suatu saat islam akan bangkit, yaitu dengan bangkitnya kesadaran umat muslim untuk berperan serta dalam syi’ar islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahualam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh ratri_dewi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-2253896609680866071?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/2253896609680866071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/pendidikan-untuk-kebangkitan-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2253896609680866071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2253896609680866071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/pendidikan-untuk-kebangkitan-islam.html' title='Pendidikan untuk Kebangkitan Islam'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-5776955465416670329</id><published>2011-05-03T01:20:00.000-07:00</published><updated>2011-05-03T01:22:04.674-07:00</updated><title type='text'>PKS Siap Keluar Koalisi Jika Pemerintah Berbeda Sikap Tentang RUU BPJS</title><content type='html'>5/03/2011 10:01:00 AM | Posted by Faguza Abdullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islamedia - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan, partainya akan memberikan dukungan penuh agar rancangan undang-undang Badan Pengelola Jaminan Sosial (RUU BPJS) disahkan DPR bersama dengan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lutfi menandaskan, partainya siap keluar sebagai anggota Setgab koalisi bila pemerintah, ternyata berbeda sikap. Hal ini dikatakannya usai bertemu dengan para tokoh buruh di Sahid Jaya Hotel, Senin (02/05/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"100 persen PKS mendukung RUU BPJS. Kalaupun harus keluar dari Setgab, ya siap. PKS akan selalu hadir dan turut serta di dalam perjuangan-perjuangan buruh," kata Lutfi Hasan menjawab pertanyaan salah seorang tokoh buruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang tokoh buruh, Gatot Subroto (KSPSI,KAJS) dalam dialog yang dilakukan dengan lantang menyatakan, penyelenggara negara saat initelah melanggar konstitusi karena RUU BPJS belum diwujudkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beranikah PKS memakzulkan Presiden SBY?" kata Gatot yang disambut senyum Presiden PKS dan para petinggi PKS yang hadir saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau misalnya PKS berbeda dengan Setgab… beranikah PKS mundur dari Setgab?" tantang Gatot lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lutfi Hasan kemudian menandaskan, dialog informal seperti ini sangatlah perlu. Perlu, katanya, untuk diteruskan dalam ranah perjuangan di parlemen maupun di pemerintahan.[tbnews/ismed]&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-5776955465416670329?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/5776955465416670329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/pks-siap-keluar-koalisi-jika-pemerintah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/5776955465416670329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/5776955465416670329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/pks-siap-keluar-koalisi-jika-pemerintah.html' title='PKS Siap Keluar Koalisi Jika Pemerintah Berbeda Sikap Tentang RUU BPJS'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-3353528683404675041</id><published>2011-05-03T01:10:00.000-07:00</published><updated>2011-05-03T01:16:02.785-07:00</updated><title type='text'>Pemalsuan Identitas Al-Quds Ala Andalusia Spanyol  Tsaqafah Islamiyah</title><content type='html'>26/3/2009 | 0 Rabbi al-Thanni 1430 H | 579 views&lt;br /&gt;Oleh: Al-Ikhwan.net &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nicola Naser, Harian Al-Watan Qatar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah media internasional ternama disibukkan oleh “Pertempuran” politik dalam ajang pemilu Israel untuk memilih kepala distrik Al-Quds yang akan memimpin kota Kiblat Pertama Ummat Islam dan tempat isranya Rasulullah SAW, Al-Quds. Terjadi perdebatan seru apakah yang akan memimpin Al-Quds seorang yahudi sekuler ataukah seorang yahudi agamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga kandidat yang maju menjadi pemimpin Al-Quds saat itu. Salah satunya seorang milyuner dan jenderal aktif di jajaran militer Israel, Neir Barokat. Kedua, tokoh radikal Israel yang masih bermimpi mendirikan “Israel Raya” yang membentang antara sungai Nil hingga Furat, namanya, Meir Burash. Dan ketiga, pengusaha dan seorang imigran asal Rusia yang sedang menghadapi pengadilan Prancis terkait tuduhan penyelundupan senjata,  Arkadi Gaidamac.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tokoh yahudi bersilang pendapat tentang siapa diantara ketiganya yang memiliki “darah yahudi” sehingga ia pantas memimpin Al-Quds. Semuanya sepakat untuk meyahudikan semua sisa ke-Arab-an yang masih nampak di Al-Quds dengan jalan memperluas wilayah permukiman yahudi hingga menjamin berdirinya satu-satunya ibu kota abadi bagi negara Zionis Israel dan berada di bawah otoritasnya secara penuh.&lt;br /&gt;Sementara itu, para pemimpin Palestina di Ramallah yang masih amanah terhadap warisan ke-Arab-an Al-Quds, menganggap cukup dengan pengakuan dari sejumlah negara Arab dan Islam sebagai representasi legal bagi ke-Arab-an Palestina. Sebagaimana biasa, mereka juga menyerukan kepada warga Al-Quds untuk memboikot pemilu Israel tersebut. Karena keikutsertaan mereka bisa dijadikan alasan bagi Israel untuk menggabungkan Al-Quds timur ke dalam wilayah jajahan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyibukan para pemimpin tersebut dalam “Pertempuran Yang Merugikan” terutama kaitannya dengan legalitas Palestina, sejumlah media internasional ternama menyebut pertempuran ini dengan pertarungan identitas bagi koalisi Palestina dalam proses perdamaian ke depan. Apakah Palestina akan dipimpin oleh kalangan “Sekuler demokrastis” (kondisi ini masih mungkin diterima) ataukah kalangan “Islam Taat” namun jelas akan ditolak dan harus diblokade. Semua ini terjadi di tengah proses yahudisasi ibu kota Al-Quds baik dari segi spirit, politik, ekonomi ataupun sejarahnya bagi bangsa Arab Palestina dan kaum musliminnya. Baik bagi yang taat agamanya ataupun yang sekuler.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, terjadi kegamangan bagi sebagian pegawai Arab terkait persiapan realisasi dari keputusan sidang dewan menteri kebudayaan Arab pada 8 dan 9 Nopember 2006 lalu di Amman yang mau menjadikan Al-Quds sebagai ibu kota budaya Arab pada tahun 2009, menyusul terpecahnya Palestina dan sejumlah negara Arab dalam hal ini.&lt;br /&gt;Kegalauan juga melanda tentara Urmur dari kalangan Pemerintah otoritas Palestina di Al-Quds dan para penasehat perdana menteri urusan Al-Quds, juga persatuan Al-Quds di lingkungan kepresidenan dan komisi rakyat untuk perlindungan Al-Quds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan atas puluhan komite kerajaan maupun republik baik di tingkat pemerintahan ataupun rakyat, di negara Arab ataupun Islam di sejumlah kota besar Arab dan belahan dunia lainya memandang penuh kecemasan atas situasi yang terjadi di Baitul Maqdis. Seperti tampak dalam sejumlah pernyataan mereka, baik yang lantang ataupun yang malu-malu, yang tersebar di sejumlah media informasi dan di pasang di berita utama atau head line.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun semua itu mentok hanya sebatas pernyataan ataupun berita yang tak lebih dari sekedar seruan atau himbauan. Satupun tidak ada yang benar-benar memperhatikan untuk menyelamatkan Al-Quds dari bahaya yahudisasi yang mengancamnya. Karena membela al-Quds saat ini telah beralih dan menjadi tanggung jawab para juru runding seperti Ahmad Qurey yang disinyalir sejumlah media telah absent dari aktivitas politiknya, menyusul kelemahanya dalam perundingan dengan menlu Israel Tzipi Livni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Menlu Israel ini telah gagal melunakkan pemerintahnya dan lebih memilih terjun dalam bursa pemilihan perdana menteri mendatang. Ia lebih memilih membiarkan masalah Al-Quds tetap di meja perundingan ketika tidak sanggup menahan tekanan kuat terutama dari kalangan politisi Israel. Lebih dari itu, berunding dalam masalah Al-Quds bisa mendorong pada kemungkinan pembagian kota tersebut bersama penduduknya yang berbeda ras dan keyakinan. Dan hal ini tentu tidak diinginkan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keikutsertaan para jenderal pada pemilu pekan kemarin adalah pertemuan terbesar yang diadakan terkait perluasan permukiman Israel. Hadir di situ, Jenderal Neir Barokat yang terpilih menjadi Kepala Distrik Israel di Al-Quds, juga hadir jenderal dan bekas pilot pesawat tempur Ron Holiday di Tel Aviv. Barokat mengisyaratkan, negara Israel yang tengah membangun di tengah perdamaian adalah bagian dari “Pertempuran yang membayakan” yang terus berlangsung dalam konflik entitas kedua bangsa di satu negara Baitul Maqdis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi ini bertentangan dengan kesibukan Palestina dan Arab untuk mempersiapkan pembukaan Launching Perayaan Al-Quds sebagai Ibu kota Budaya Arab pada akhir Januari tahun 2009 mendatang. Acara ini akan diikuti oleh para seniman dari berbagai negeri Arab dan Palestina. Menjelang acara tersebut diperkirakan akan banyak permintaan visa masuk dan permintaan izin dari pemerintah Israel termasuk pada Jenderal Barokat. Seperti diketahui, Jenderal Barokat menolak memberikan berbagai kemudahan bagi warga Palestina di Al-Quds. Alasan inilah yang menyababkan ia mengundurkan diri dari partai Kadema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejumlah pernyataannya pasca kemenanganya pada pemilihan kepala distrik Al-Quds. Ia mengajukan program kerja untuk menjamin keberadaaan Al-Quds sebagai ibukota abadi dan satu-satunya bagi Israel, melalui dua program utama. Yaitu, pertama, memasivkan permukiman dan penjajahan di wilayah timur Al-Quds. Terutama membangun koloni permukiman yahudi terbesar di Anata yang saat ini dikenal dengan nama E-1. Di tempat inilah, Israel telah membangun kantor komando kepolisianya untuk wilayah Tepi Barat, dalam rangka menutupi satu-satunya celah yang masih tersisa bagi Palestina, ditengah hamparan permukiman yang dibangun Isreal di sekitar Al-Quds timur. Komplek permukiman ini akan menghubungkannya dengan permuikiman Isreal yang berada di bagian luar Al-Quds (Al-Quds Raya), bersatu dengan wilayah permukiman terbesar Israel, Maale Adumem di Tepi Barat, sebelah timur Al-Quds. Wilayah ini nantinya akan menjadi kota terbesar yang terletak antara Al-Quds dan Sungai Yordan dengan pengggabungan dua wilayah jajahan, Kaidar 1 dan Kaidar 2 ke dalamnya.&lt;br /&gt;Adapun program kedua yang diusung jenderal Barokat ini adalah, menjadikan Al-Quds sebagai kota internasional yang akan menarik puluhan juta wisatawan dalam sepuluh tahun ke depan. Al-Quds akan menjadi kota budaya dunia, seperti New York yang menjadi ibu kota dana dan perdagangan serta kota konspirasi politik dunia. Tempat berkumpulnya para ekonom, pejabat tinggi, di tengah krisis ekonomi Amerika yang sedang mengglobal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah persiapan pembukaan Sinagog terbesar di dunia di Al-Quds, dalam dua bulan ke dapan ini, pakar strategi Israel di Hebron, Kholil Tafkaji mengatakan, Kubbah sinagog yang akan dibangun Israel besarnya sama dengan Kubbah Sakhra yang kini berada di tengah areal masjid Al-Aqsha. Rencana ini jelas membahayakan eksistensi Al-Aqsha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait strategi yahudisasi kota Al-Quds menjelang tahun 2020, nasib Al-Quds akan seperti kota Andalusia di Spanyol. Jika kondisi Palestina dan dunia seperti saat ini yang hanya mencari perdamaian, bukan perombakan total. Maka baitul Baitul Maqdis hanya tinggal kenangan. Dia hanya sebagai waritsan budaya sebagaimana terjadi di Andalusia. Umat Islam hanya bisa menangisinya melalui lantunan nasyid Majdi Gabir. Ribuan nyawa sia-sia ditelan konspirasi dan pertentangan konflik Palestina saat ini.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah pertempuran yang dimenangkan Israel dalam sisi yahudisasinya. Sementara Palestina tenggelam dalam harapan yang mengawang-awang melalui perundingan demi perundingan dengan Israel. Belum diketahui siapa diantara keduanya yang akan memenangkan identitas Baitul Maqdis. (asy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-3353528683404675041?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/3353528683404675041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/pemalsuan-identitas-al-quds-ala.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/3353528683404675041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/3353528683404675041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2011/05/pemalsuan-identitas-al-quds-ala.html' title='Pemalsuan Identitas Al-Quds Ala Andalusia Spanyol  Tsaqafah Islamiyah'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-2824348495747006398</id><published>2010-09-01T01:45:00.000-07:00</published><updated>2010-09-01T02:20:17.672-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Bahagia Bersama Ramadhan, Bahagian saat Itikaf di bulan Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div&gt;Assalamu'alaikum Wr. Wb&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Begitu indahnya beritikaf di bulan ramadhan, membuat kita seakan-akan dekat dengan sang maha pencipta. Agar lebih khusuk dalam beritikaf mari kita sama-sama simak artikel berikut ini yang ana ambil dari situs al ikhwan.net. mudah-mudahan dapat bermanfaat....&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe width="500" height="1000" frameborder="1" src="https://docs.google.com/document/pub?id=1nBfZj85hvIjMuVEE3BdalU4qLz3Q9dBqYym-z851iuk&amp;amp;embedded=true"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-2824348495747006398?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/2824348495747006398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/09/bahagia-bersama-ramadhan-bahagian-saat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2824348495747006398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2824348495747006398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/09/bahagia-bersama-ramadhan-bahagian-saat.html' title='Bahagia Bersama Ramadhan, Bahagian saat Itikaf di bulan Ramadhan'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-6083086698013693675</id><published>2010-09-01T01:01:00.001-07:00</published><updated>2010-09-01T01:27:53.603-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Acara I'tikaf Malam 25 Ramadhan 1431H</title><content type='html'>Assalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah ramadhan telah memasuki 10 malam terakhir yang mana di dalamnya terdapat malam kemuliaan lebih baik dari 1000 bulan (+/- 83 tahun) yaitu malam LAILATUL QODAR. Sebagai ummat muslim di sunnahkan dapat meraih malam lailatul qodar dengan cara ber-'itikaf di masjid terutama di malam-malam ganjil.....&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;            Untuk menyambut malam lailatul qodar tersebut, antum semuanya terutama warga muslim kelurahan SUKAHATI dapat bergabung bersama kami, &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;ber'itikaf di MASJID AR-ROYAN&lt;/span&gt; yang bertempat di perumahan Bojong Depok Baru 2 pada malam ke 25 Ramadhan 1431H tepatnya hari &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000099;"&gt;&lt;u&gt;Jum'at malam Sabtu tanggal 3 September 2010&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;, dengan agenda kegiatan diantaranya Tausiyah dari DR. Khafid (salah satu pakar di bidang Astronomi dan ilmu falaq) yang membahas seputar penentuan jadwal ramadhan/syawal dan penentuan arah qiblat, di lanjutkan dengan qiyamul lail (masing-masing), tilawah dan sholat subuh berjama'ah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mudah-mudahan kita semua mendapatkan kebaikan dari 'itikaf kita, dan di catat oleh ALLAH SWT sebagai amal kebaikan yang membawa kita ke Jannahnya Allag SWT.... Amiin...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Demikian informasi yang dapat kami sampaikan... mudah-mudahan bermanfaat.....&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;NB: jadwal 'itikaf  Ramadhan 1431H&lt;/div&gt;&lt;div&gt;1. malam 21 di Masjid Ar Rohman (Puri 3 Karadenan)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2. malam 23 di Masjid Darul Jannah (Puri 2 Pakansari)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;3. malam 25 di Masjid Ar Royan (BDB 2 Sukahati) dan Masjid Bukit Asri (Pabuaran)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;4. malam 27 di Masjid Perumahan Bukit Sentosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-6083086698013693675?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/6083086698013693675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/09/jadwal-itikaf-malam-25-ramadhan-1531h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6083086698013693675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6083086698013693675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/09/jadwal-itikaf-malam-25-ramadhan-1531h.html' title='Acara I&apos;tikaf Malam 25 Ramadhan 1431H'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-2354128541402182107</id><published>2010-08-23T01:58:00.000-07:00</published><updated>2010-08-23T02:42:10.744-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan DPR Sukahati'/><title type='text'>Tebar Ta'jil 22 Agustus 2010</title><content type='html'>Assalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah kami kembali mengupdate berita kegiatan DPRa PKS Sukahati yaitu pada tanggal 22 Agustus 2010 dengan Kegiatan Tebar Ta'jil (makanan buka puasa) di perempatan PDAM Jalan Raya Tegar Beriman (Pemda) Kabupaten Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini bertepatan dengan Bulan suci romadhon tepatnya pada hari ke 12 romadhon 1431 H, Agenda Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan rutinitas DPRa Sukahati yang sebelumnya telah mengadakan tarhib romadhon, pawai keliling menyambut romadhon, Buka puasa bersama (ifthor jama'i) pada kesempatan pertama dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2010 (7 Romadhon 1431H) di tempat Pak Arif (Bu Kasiati) yang selanjutnya insyaAllah akan kembali diadakan di rumah Ustadz H. Mamat Sudjai pada tanggal 29 Agustus 2010..... Bagi Kader dan simpatisan di tunggu kehadirannya lho....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut slide show dari kegiatan Tebar Ta'jil 22 Agustus 2010 (12 Romadhon 1431H) DPRa PKS Sukahati di perempatan PDAM Pemda Jln Raya Tegar Beriman ........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;embed type="application/x-shockwave-flash" src="http://picasaweb.google.com/s/c/bin/slideshow.swf" width="500" height="300" flashvars="host=picasaweb.google.com&amp;captions=1&amp;hl=id&amp;feat=flashalbum&amp;RGB=0x000000&amp;feed=http%3A%2F%2Fpicasaweb.google.com%2Fdata%2Ffeed%2Fapi%2Fuser%2Fpkssukahati%2Falbumid%2F5508530264016018705%3Falt%3Drss%26kind%3Dphoto%26hl%3Did" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-2354128541402182107?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/2354128541402182107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/08/assalamualaikum-wr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2354128541402182107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2354128541402182107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/08/assalamualaikum-wr.html' title='Tebar Ta&apos;jil 22 Agustus 2010'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-3012461745937824541</id><published>2010-08-08T00:26:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T01:35:50.878-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan DPR Sukahati'/><title type='text'>Baksos 8 Agustus 2010</title><content type='html'>Assalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah kami memulai kembali mengupdate berita kegiatan DPRa PKS Sukahati yang baru saja dilaksanakan yaitu Bakti Sosial berupa bazar pakaian yang layak jual dengan harga yang relatif sangat murah yaitu mulai Rp.5000 (yg paling mahal), Rp.3000, Rp.2000, dan Rp. 1000 bahkan ada yang gratis......, begitu antusiasnya warga sehingga belum saja acara di mulai sudah ada yang menawar ???...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bazar pakaian layak jual dan layak pakai juga di selenggarakan bazar paket kebutuhan pokok (Sembako) berupa beras, gula, minyak dan mie instan dengan harga Rp.15.000 di jual Rp.10.000....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lupa pula disediakan informasi dan pendaftaran anggota DPRa PKS Sukahati dan juga pendataan anak anak yatim yang ingin di santuni berupa biaya sekolah melalui orang tua asuh dan juga penyaluran zakat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut slide show dari kegiatan Baksos DPRa PKS Sukahati ........ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="width:500px;font-family:arial,sans-serif;font-size:13px;"&gt;&lt;div&gt;&lt;embed type="application/x-shockwave-flash" src="http://picasaweb.google.com/s/c/bin/slideshow.swf" width="500" height="367" flashvars="host=picasaweb.google.com&amp;amp;captions=1&amp;amp;hl=id&amp;amp;feat=flashalbum&amp;amp;RGB=0x000000&amp;amp;feed=http%3A%2F%2Fpicasaweb.google.com%2Fdata%2Ffeed%2Fapi%2Fuser%2Fpkssukahati%2Falbumid%2F5502920223896710145%3Falt%3Drss%26kind%3Dphoto%26hl%3Did" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="float:left;"&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/pkssukahati/Baksos8Agustus2010?feat=flashalbum" style="color:#3964c2"&gt;Tampilkan semua&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align:right;"&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/getEmbed?feat=flashalbum" style="color:#3964c2"&gt;Ambil milik Anda&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-3012461745937824541?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/3012461745937824541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/08/baksos-8-agustus-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/3012461745937824541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/3012461745937824541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/08/baksos-8-agustus-2010.html' title='Baksos 8 Agustus 2010'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-950561350192681796</id><published>2010-06-24T05:07:00.000-07:00</published><updated>2010-06-29T05:31:26.742-07:00</updated><title type='text'>Kami Ingin Membangun Kebersamaam dalam Keberagaman</title><content type='html'>Selasa, 22 Juni 2010 pukul 14:46:00&lt;br /&gt;Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin: Kami Ingin Membangun Kebersamaan dalam Keberagaman &lt;br /&gt;http://republika.co.id:8080/koran/124/113605/Ketua_Majelis_Syuro_PKS_......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUNAS ke- 2 PKS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munas ke-2 PKS berakhir Minggu (20/6) di Jakarta. Dalam Munas yang diselenggarakan sejak 17-20 Juni 2010 itu, selain mengukuhkan kepengurusan PKS periode 2010-2015, juga dijadikan sarana untuk konsolidasi pimpinan PKS dari seluruh penjuru nusantara. Beragam hal ditanyakan publik juga kader PKS terkait dengan sikap politik PKS belakangan ini, mulai dari soal keinginan PKS menjadi partai terbuka sampai soal koalisi permanen. Berikut petikan wawancara dengan Ketua Majelis Syuro PKS, KH Hilmi Aminuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ingin dicapai PKS dalam Munas 2 kali ini?&lt;br /&gt;Musyawarah nasional bagi PKS memiliki beberapa makna. Pertama, merupakan momentum untuk konsolidasi pascapemilu dan konsolidasi menghadapi pemilu (legislatif) maupun pemilukada berikutnya. Kedua, Munas merupakan langkah koordinasi untuk menyiapkan dan melaksanakan program partai. Ketiga, Munas menjadi sarana untuk menyosialisasikan langkah-langkah ke depan PKS, sekaligus ajang mobilisasi seluruh kekuatan dari pusat hingga ke daerah.&lt;br /&gt;Munas juga untuk merespons tantangan ke depan dan memperkuat kerjasama dengan semua lapisan masyarakat yang selama ini ikut serta membantu tumbuh kembangnya PKS.&lt;br /&gt;Buah dari konsolidasi dan ekspansi tersebut diharapkan ke depan mudah-mudahan PKS mampu mencapai target posisi tiga besar. Sebagian kalangan menilai target itu adalah mimpi. Namun bagi kami bermimpi besar itu selalu dibiasakan. Apa yang kami capai saat ini adalah mimpi kami beberapa waktu lalu. Bagaimana pun kami harus mengubah impian itu menjadi tantangan yang menggairahkan, melahirkan perencanaanperencanaan, dan program-program ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Munas kali ini berkembang lagi gagasan PKS untuk menjadi partai terbuka atau menjadi partai tengah. Sejauh mana keseriusan PKS dengan rencana atau keinginan itu?&lt;br /&gt;Bagi kami, menjadi partai terbuka atau partai tengah bukanlah taktik atau strategi politik untuk menambah jumlah pemilih. Tetapi hal itu merupakan implementasi atau pelaksanaan dari ajaran Islam yang mengharuskan kami menjadi Ummatan Wasathan (Ummat Pertengahan). Islam mengajarkan pluralitas atau keberagaman sebagai sebuah sunnatullah. Dan itu disebutkan di dalam Alquran. Islam adalah agama terbuka. Misinya adalah Rahmatan lil 'alamin, sehingga produk-produk kebajikan yang dihasilkan harus dinikmati oleh semua kalangan, bukan hanya orang muslim saja. Eksklusivitas itu tidak mencerminkan ajaran Islam. Kami ingin membangun kebersamaan dalam keberagaman kita.&lt;br /&gt;Sebetulnya, sejak 2008, saat Mukernas di Bali sudah kita deklarasikan. Sebelum itu komunikasi sudah kita jalankan. Bahkan dengan komunitas China sudah sejak PK lahir, khususnya melalui organisasinya (INTI). Mereka sudah bekerjasama dan membantu PKS. Kita tidak menawarkan Islam, namun menawarkan kerjasama. Bingkainya bisa format kemanusiaan, kebangsaan, dan keummatan.Sekali lagi itu bukan taktik dan strategi namun itu pengejawantahan dari ajaran Islam yang hakiki.&lt;br /&gt;Mengapa diawal kelahiran Partai Keadilan dan kemudian menjadi PKS, kami terkesan eksklusif? Itu karena memang kami perlukan untuk menunjukkan identitas dan integritas kami. Dengan itu kami bisa membuat diferensiasi sehingga kami dihargai dan diakui. Anda saja kalau mencari pasangan (suami/istri) pasti akan menilai dulu siapa calon Anda itu. Setelah identitas dan integritas kami terbentuk, yang tentu saja memerlukan proteksi, barulah kami mulai membuka diri untuk bersama-sama dengan seluruh komponen bangsa membangun negeri ini.&lt;br /&gt;Bahkan keterbukaan itu juga membawa ke pergaulan dan kerjasama dengan komunitas internasional, dalam pergaulan antar bangsa, juga dengan berbagai negara, karena kami tidak mau terkungkung dalam pergaulan yang sempit. PKS memiliki MoU dengan Partai Buruh Australia dan saling aktif menjalin komunikasi. Kami juga menjalin komunikasi dengan Partai Komunis Cina. Pemerintah Indonesia menginginkan diplomasi itu tidak hanya government to government, namun juga diplomasi people to people. Oleh karena itu PKS aktif menjalin komunikasi dengan partai-partai di berbagai negara, baik yang sedang berkuasa maupun yang sedang tidak berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan sikap politik PKS untuk menjadi Partai Terbuka, bagaimana mengelola reaksi kader-kader PKS sendiri?&lt;br /&gt;Kader-kader PKS adalah kader terbina. PKS itu seperti Universitas Terbuka dengan pendididkan kader secara terus menerus. Struktur terkecil di PKS adalah unit-unit kader yang jumlahnya minimal lima orang maksimal 12 orang. Dalam tataran demokrasi, unit terkecil PKS ini merupakan lembaga demokrasi terkecil dalam struktur PKS. Dalam tataran pendidikan unit tersebut merupakan kelas pendidikan kader, dari sisi tataran sosial, unit tersebut merupakan elemen komunitas sosial terkecil dimana mereka saling bermusyawarah, mereka saling berkontribusi mengatasi problem masing-masing. Dengan begitu kader-kader kami terbentuk menjadi kader yang rasional, di mana saat lembaga tertinggi, yakni Majelis Syuro mengambil sebuah kebijakan, mereka akan tahu ke mana arah kebijakan tersebut. Dan mereka pula lah yang akan menyampaikan kebijakan PKS kepada masyarakat, karena mereka bergaul aktif dengan masyarakat. Kader-kader PKS umumnya masuk ke dalam struktur sosial masyarakat dan terlibat aktif dalam kerjakerja sosial di masyarakat. Dengan demikian kami memiliki mekanisme dan alur yang jelas dalam sosialisasi arah kebijakan PKS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan rencana PKS menerima kader-kader baru dari kalangan non muslim, apa implikasinya? Apakah itu bukan wajah lain dari Islamisasi di daerah-daerah yang penduduknya non muslim?&lt;br /&gt;Dalam masalah kaderisasi, kami memiliki sistem stelsel. Ada delapan tingkat kaderisasi, dua level di antaranya adalah untuk menampung siapa saja. Disana terjadi berbagai proses kaderisasi. Mengapa kita perlu memberi ruang itu? Karena berdasarkan pengalaman 10 tahun terakhir, di daerah-daerah yang mayoritas nonmuslim, kami sering didatangi masyarakat dan tokoh-tokoh non muslim yang mengajukan diri untuk bergabung dengan PKS. Kami jelaskan ke mereka bahwa kami partai berazaskan Islam. Namun mereka mengatakan bahwa niatan bergabung bukan karena agamanya, tetapi karena suka dan tertarik dengan program-program kerja PKS. Akhirnya mereka pun membentuk kepengurusan di daerah mereka.&lt;br /&gt;Jadi ini murni sebagai antisipasi ke depan. Kemudian perlu kami jelaskan, kader PKS itu mengalami transformasi dalam proses kaderisasi bersama PKS. Ada kader yang dibentuk menjadi tokoh Islam (rijalul Islam), kemudian berkembang menjadi tokoh-tokoh dakwah (rijalul dakwah), selanjutnya menjadi tokoh bangsa (rijalul ummah), dan akhirnya menjadi negarawan (rijalul daulah). Dan kalau sudah mencapai posisi negarawan, maka dia harus bertemu, berkomunikasi, berpartisipasi, dan bekerjasama dengan semua komponen bangsa yang beragam.&lt;br /&gt;Soal mereka masuk Islam atau tidak, Allah saja yang punya agama Islam tidak pernah memaksa seseorang untuk beragama Islam. Apalagi PKS. Jadi tidak ada agenda Islamisasi, dalam konteks pemaksaan agama itu tidak ada. Pemaksaan itu bukan hanya melanggar kemanusiaan, namun juga melanggar aturan Allah SWT. Dalam konteks kehidupan bernegara, Indonesia milik bersama. Kita bukan satu-satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi simbol-simbol Islam masih sangat kental. Misalnya soal takbir, pembelaan terhadap Palestina. Tetapi di sisi lain PKS terkesan mendekati Amerika Serikat yang jelas-jelas Pro Israel. Lantas bagaimana dengan kader-kader PKS di daerah menghadapi pergeseran sikap ini?&lt;br /&gt;Islam adalah identitas PKS. Selamanya akan tetap menjadi identitas PKS karena itu tetap akan selalu dijaga. Masalah Palestina, saya kira bukan hanya persoalan Islam. Sekarang sudah menjadi persoalan kemanusiaan dan sudah menjadi perhatian seluruh komunitas internasional. Kalau diperhatikan, pembelaan kita terhadap Palestina ketinggalan dengan negaranegara Eropa. Lihat saja sudah aktivis-aktivis dari negaranegara Eropa jauh lebih berani dalam mengadvokasi persoalan Palestina dibanding kita. Termasuk mendesak Israel agar membuka blokade terhadap Gaza. Masalah Palestina juga merupakan komitmen konstitusi negara kita, yakni UUD 1945.&lt;br /&gt;Bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan dan Indonesia berkewajiban untuk membantu upaya-upaya kemerdekaan bangsa-bangsa yang terjajah. Dan negara-negara barat pun mengakui bahwa Palestina itu saat ini sedang di jajah. Dalam kaitan hubungan dengan Amerika Serikat. Kami melihatnya sebagai bangsa, hubungan antarbangsa. Bukan AS sebagai rejim. Kita tidak terpengaruh secara khusus oleh perilaku rejim yang sedang berkuasa. Namun kami melihatnya dalam pergaulan dan interaksi antar bangsa, dimana bangsa AS merupakan bagian dari komunitas internasional. Kita harus saling berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerjasama, saling bantu dan saling menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan penegakan syariat Islam?&lt;br /&gt;Pertanyaan ini sering ditanyakan, bahkan ditakutkan sebagian komponen bangsa, jika PKS menang syariat Islam akan diberlakukan. Terhadap pertanyaan itu kami menjawab bahwa tidak mungkin bagi kami untuk meninggalkan syariat Islam. Semua pemeluk Islam pasti melaksanakan syariat Islam. Yang harus dipahami, ada syariat yang bisa dilakukan oleh individu dan ada yang harus dilakukan oleh negara, artinya harus ada undang-undangnya. Sholat ada syariatnya, puasa ada syariatnya, zakat ada syariatnya, setiap ibadah ada syariatnya. Ini syariat yang dilakukan oleh individu. Hanya ada sebagian kecil syariat, sekitar dua persen, yang ditakuti masyarakat, seperti hukum hudud, razam, juga qishos ini harus negara yang melakukannya. Individu atau kelompok tidak bisa melakukannya. PKS tidak bisa melakukannya, karena tidak ada undangundangnya. Dan undang-undang adalah soal kesepakatan publik. Kalau publik tidak sepakat ya tidak bisa dilaksanakan.&lt;br /&gt;Banyak pihak yang setelah mendengarkan penjelasan ini jadi paham. Bahkan mereka yang semula merasa tidak serumah dengan PKS, sekarang banyak yang merasa serumah. Bahkan merasa sekamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pidato pembukaan Munas PKS menyatakan siap menjalin koalisi permanen dengan SBY. Apakah selama ini PKS puas dengan koalisi yang dijalin?&lt;br /&gt;Ukurannya tidak bersifat subyektif, bukan masalah puas atau tidak puas. Tapi kami melihatnya, ada tidak manfaatnya bagi bangsa. Sejauh ini kami melihat koalisi itu masih memberi manfaat bagi ummat. Selama membawa manfaat bagi bangsa kita akan teruskan koalisi.&lt;br /&gt;Terkait dengan koalisi permanen, yang dimaksud adalah koalisi yang disesuaikan dengan undang-undang yang berlaku. Undang-undang mengatur bahwa masa jabatan pemerintahan berlangsung selama dua periode. Nah, selama periode itulah koalisi kita bangun. Koalisi permanen tidak berarti koalisi sampai akhir hayat. Koalisi kami sangat teratur dan terukur sesuai aturan-aturan yang telah disepakati bersama. Semuanya tertulis dalam kontrak politik yang rinci. Selama ini banyak manuver-manuver dan upaya memecah belah koalisi kami dengan SBY, serta memprovokasi dan hasutan-hasutan agar kami berpisah. Kami tidak tergoda dengan provokasi karena dasar koalisi kami jelas, yakni dalam bingkai reformasi. Koalisi yang kami bangun adalah koalisi dengan misi suci yakni untuk memperjuangkan kepentingan bangsa, kepentingan Ummat. Bukan kepentingan kaum elit partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks Pemilu 2014, mengingat target untuk menjadi tiga besar berarti PKS sudah merasa layak menacalonkan Presiden sendiri. Apa langkah-langkah strategis yang akan dilakukan PKS?&lt;br /&gt;Kaderisasi kepemimpinan di PKS itu pertama-tama di gembleng dulu di dalam (internal) PKS, setelah itu diperkenalkan ke publik. Di PKS itu dikenal ada yang disebut poros dakwah atau poros kerja. Poros kerja kita itu ada empat level. Ada yang disebut poros struktural (bagaimana membangun integritas pribadi), poros sosial (berinteraksi dengan masyarakat), poros institusional (kemampuan institusinya yang berkembang), dan terakhir poros kenegaraan (menjadi bupati, gubernur, menteri, dan presiden). Sehingga kaderisasi kepemimpinan PKS memang mengarah kesana. Dan kader-kader PKS yang saat ini menjadi Bupati, Walikota, Gubernur, maupun Menteri merupakan bagian dari kader-kader bangsa ini. Kami dorong agar mereka untuk bekerja dengan baik dan profesional sehingga bisa memperoleh kepercayaan masyarakat. Dan pada saatnya nanti, jika masyarakat percaya maka mereka akan menjadi pemimpin di negeri ini.&lt;br /&gt;Pimpinan nasional dalam pandangan PKS itu bukan hanya Presiden. Ada pimpinan formal (Gubernur, Menteri, Presiden) dan ada pimpinan non formal. Kedua jalur kepemimpinan itu kita dorong untuk terus berkembang. Jadi tidak hanya pimpinan birokrasi pemerintahan atau lembaga-lembaga kenegaraan. Dan pada saatnya kita akan sampai pada kepemimpinan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PKS mengusung jargon bersih. Bagaimana dengan komitmen PKS ke depan untuk pemberantasan korupsi dikaitkan dengan oknum di partai yang bermasalah?&lt;br /&gt;Saya ingin tegaskan bahwa bersih itu dalam konteks bersih sebagai manusia, bukan sebagai malaikat. Tentu saja ada kekurangan-kekurangan atau kesalahan. PKS bukan partai malaikat, sehingga sangat mungkin berbuat kesalahan. Namun ada mekanisme untuk meminimalisir masalah itu, yakni dengan forum taushiyah atau mekanisme besarnya adalah proses amar makruf nahyi munkar. Yakni mengkonsolidasikan, mengkoordinasikan, dan memobilisir potensi-potensi pada setiap orang untuk bersama-sama melahirkan kebajikan yang bermanfaat bagi seluruh manusia. Kita menyadari bahwa setiap manusia memiliki potensi baik dan buruk (faalhamaha fujuroha wataqwaha). Yang dikonsolidasikan dan dimobilisasi adalah potensi positif kader.&lt;br /&gt;Jika potensi positif dominan maka potensi negatif akan marjinal (tidak hilang sama sekali). Sebaliknya jika yang positif tidak dikelola, akhirnya yang negatif akan muncul kembali ke permukaan sehingga yang positif akan menjadi marjinal. Sedangkan Nahyi munkar, adalah mempersempit ruang gerak potensi negatif dan memperkecil efek-efek buruknya. Agar tidak memprovokasi kehidupan masyarakat, tidak merusak dan tidak mengganggu kehidupan sosial masyarakat.&lt;br /&gt;Soal pemberantasan Korupsi, ada atau tidak ada KPK, agenda tersebut harus tetap dijalankan. Dan PKS akan tetap berada di garda terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi di negeri ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-950561350192681796?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/950561350192681796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/06/kami-ingin-membangun-kebersamaam-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/950561350192681796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/950561350192681796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/06/kami-ingin-membangun-kebersamaam-dalam.html' title='Kami Ingin Membangun Kebersamaam dalam Keberagaman'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-8457245834880006830</id><published>2010-02-01T04:29:00.000-08:00</published><updated>2010-02-01T04:35:59.061-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kekuatan Finansial (Quwwatul Maal), Bagian ke-3</title><content type='html'>29/1/2010 | 12 Shafar 1431 H &lt;br /&gt;Oleh: Tim Kajian Manhaj Tarbiyah &lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;br /&gt;B. Kebutuhan Jihad akan Harta (Ihtiyajatul Jihad) إحتياجات الجهاد&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jihad yang sempurna dilakukan dengan jiwa, harta dan lisan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Berjihadlah kalian menghadapi kaum musyrikin (kafirin) dengan harta, jiwa dan lisan kalian.” (HR. Abu Daud dan lainnya)&lt;br /&gt;Itulah jihad yang sempurna dan totalitas. Namun demikian, dalam keadaan tertentu bisa saja ada sesuatu yang menghalangi orang untuk dapat berjihad secara langsung. Dalam keadaan demikian tidak berarti ia tidak mengambil bagian dalam jihad sama sekali. Ibnul Qayyim Al-Jauzi berpendapat dalam Zaadul Ma’ad bahwa apabila seseorang tidak berangkat ke medan jihad (tidak berjihad dengan jiwa)maka ia tetap wajib berjihad dengan harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara keutamaan berjihad dengan harta adalah dicatat sebagai orang yang ikut berjihad dan merupakan shadaqah yang paling utama.Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa menyiapkan kendaraan perang di jalan Allah berarti ia telah ikut berperang, dan barang siapa meninggalkan perang tetapi menggantinya dengan kebaikan berarti ia pun telah ikut berperang.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam hadits yang lain Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa mengkarantina kuda perang untuk berjihad di jalan Allah, maka kenyang dan kotorannya (maksudnya segala upaya untuk mengenyangkannya dan tenaga untuk membersihkan kotorannya) akan ditimbang oleh Allah pada hari kiamat.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hudzaifah Ibnul Yaman, yang biasa dikenal sebagai shohibussirri (intel) Rasulullah SAW, senantiasa mencemaskan hal-hal yang akan membawa kepada fitnah dan kerusakan. Dalam kaitan amar ma’ruf nahi munkar, beliau mengingatkan bahwa orang-orang yang menentang kemunkaran dengan hati, lisan dan perbuatannya adalah bentuk keimanan yang sempurna. Barang siapa menghadapi dengan hati dan lisannya tetapi tidak dengan perbuatannya maka ia telah terjatuh satu kakinya. Barang siapa menghadapi kemunkaran dengan hati dan tidak dengan lisan dan perbuatan maka sudah terjatuh kedua kakinya. Dan barang siapa menghadapi kemunkaran tidak dengan hatinya, lisannya dan perbuatannya maka ia telah menjadi mayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hudzaifah menganggap orang-orang yang tidak memiliki kepedulian dalam melawan kemunkaran dan tidak memberikan kontribusi apa-apa dalam penentangan terhadap kezhaliman sama dengan orang mati. Sebuah perumpamaan yang sangat tepat mengingat keberadaannya sudah tidak lagi diperhitungkan dalam barisan kaum Muslimin, wujuduhu ka adamihi (eksistensinya tidak diakui), ia telah mati sebelum ajalnya tiba. Orang-orang seperti itu kelak pada gilirannya akan digantikan oleh Allah dengan generasi yang lebih baik, sebagaimana firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;هَاأَنْتُمْ هَؤُلَاءِ تُدْعَوْنَ لِتُنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَمِنْكُمْ مَنْ يَبْخَلُ وَمَنْ يَبْخَلْ فَإِنَّمَا يَبْخَلُ عَنْ نَفْسِهِ وَاللَّهُ الْغَنِيُّ وَأَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ وَإِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوا أَمْثَالَكُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=blue&gt;&lt;i&gt;“Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allahlah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan(Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini).” ( Qs. Muhammad: 38) &lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seorang mukmin sejati, pantang untuk digantikan dan pantang untuk mundur dari gelanggang dakwah dan jihad fii sabilillah. Karena dengan demikian dia akan hancur dipermainkan oleh musuh-musuh Allah dalam keadaan terhina. Sebaliknya ia akan senantiasa memompa semangatnya untuk berjihad di jalan Allah dan menegakkan dakwah baik dengan hati, lisan dan perbuatannya. Laa izzataillaa bijihaadin (tidak ada kemuliaan kecuali dengan jihad). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَا يَسْتَأْذِنُكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أَنْ يُجَاهِدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالْمُتَّقِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=blue&gt;&lt;i&gt;“Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin kepadamu untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertaqwa.” (Qs. At-Taubah: 44)&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang dai seyogianya menjadi titik sentral dari orang-orang yang mengikutinya. Dalam hal mobilisasi infak untuk aktivitas dakwah banyak potensi yang masih terbuka lebar tanpa harus berebut lahan. Bagaimana tidak, menurut perhitungan para ahli jika benar-benar umat ini memobilisasi dana zakat akan didapatkan dana segar sebesar 7 trilyun untuk membangun umat. Dan jika ditambah dengan infak tidak kurang dana yang terkumpul sekitar 35 trilyun rupiah. Sebuah angka yang menjadi modal bagi kebangkitan umat di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah senantiasa memberikan keistiqamahan kepada kita dalam meniti jalan dakwah ini betapa pun beratnya ujian yang harus dihadapi. Dan semoga Allah memberikan quwwatut ta’tsir pada diri kita, sehingga lebih banyak lagi orang yang tertarik kepada kita dan menyerahkan hartanya untuk penegakan dakwah dan jihad fii sabilillaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-8457245834880006830?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/8457245834880006830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/02/kekuatan-finansial-quwwatul-maal-bagian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/8457245834880006830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/8457245834880006830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/02/kekuatan-finansial-quwwatul-maal-bagian.html' title='Kekuatan Finansial (Quwwatul Maal), Bagian ke-3'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-6298533839672421385</id><published>2010-01-28T03:16:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T03:27:31.566-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kekuatan Finansial (Quwwatul Maal), Bagian ke-2</title><content type='html'>21/1/2010 | 04 Shafar 1431 H |&lt;br /&gt;Oleh: Tim Kajian Manhaj Tarbiyah &lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;br /&gt;A. Harta itu milik Allah (Al Maalu Lillah) المال للّه&lt;br /&gt;dakwatuna.com – Allah SWT adalah Dzat yang memberikan jaminan rezki kepada kita, ini menunjukkan bahwasanya Allah pun berhak mengatur peruntukan rezki yang ada pada kita. Manusia yang tidak menyadari akan hal ini menganggap bahwasanya rezki itu adalah hasil kerja kerasnya sendiri tanpa ada campur tangan Allah SWT. Perilaku ini digambarkan oleh Allah SWT ketika menceritakan tentang kepicikan Karun. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ عِنْدِي أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَهْلَكَ مِنْ قَبْلِهِ مِنَ الْقُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَأَكْثَرُ جَمْعًا وَلَا يُسْأَلُ عَنْ ذُنُوبِهِمُ الْمُجْرِمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=blue&gt;&lt;i&gt;Karun berkata, “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku”. Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka.” (QS. Al-Qashash: 78) &lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntutan yang dikehendaki Allah terkait dengan harta kita adalah dalam bentuk Infaq di jalan Allah SWT untuk menegakkan agama-Nya di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=blue&gt;&lt;i&gt;Dari Abu Hurairah ra. katanya, Rasulullah saw bersabda: ”Kelak bumi akan memuntahkan jantung hatinya berupa tiang-tiang emas dan perak. Maka datanglah seorang pembunuh seraya berkata: ”Karena inilah aku jadi pembunuh. Kemudian datang pula si perompak, lalu berkata: ”Karena inilah aku putuskan hubungan silaturrahim. Kemudian datang pula si pencuri seraya berkata: ”Karena inilah tanganku dipotong” Sesudah itu mereka tinggalkan saja harta kekayaan itu, tiada mereka mengambilnya sedikitpun.” (Muslim)&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya semua manusia menyenangi kekayaan dan harta benda. Kadangkala karena mengejar harta, didominasi hawa nafsu dan bisikan syaitan malah ada manusia yang sampai rela berbunuh-bunuhan, merampok, korupsi bahkan memutuskan silaturrahim. Dunia dicipta sebagai ujian buat manusia, siapakah yang paling bertaqwa. &lt;br /&gt;Sesungguhnya harta dunia tidak akan membawa arti apa-apa jika tidak dimanfaatkan ke jalan yang diridhai Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat harta diterangkan Rasulullah saw seperti sabdanya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=blue&gt;&lt;i&gt;“Seorang hamba (manusia) berkata, ‘Hartaku, hartaku!’ Padahal hartanya itu sesungguhnya ada 3 jenis: (1) Apa yang dimakannya lalu habis. (2) Apa yang dipakainya lalu lusuh. (3) Apa yang disedekahnya lalu tersimpan untuk akhirat. Selain yang 3 itu, semuanya akan lenyap atau ditinggalkan kepada orang lain”. (Muslim)&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta pada dasarnya bersifat netral. Ia tidak mulia atau hina, baik atau buruk. Ia lebih sebagai ujian bagi sifat dasar manusia terhadap Allah SWT. Dengan harta itu, mampukah ia menjadi hamba yang lebih dekat kepada−Nya, atau justru menjadi budak harta yang terlena dan terpedaya olehnya. Pendek kata, ia merupakan cobaan bagi keimanan dan ketaatan hamba kepada Sang Pencipta. Firman Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=blue&gt;&lt;i&gt;”Sesungguhnya hartamu dan anak−anakmu hanyalah cobaan (bagimu). Di sisi Allahlah pahala yang besar.” (QS. At−Taghabun: 15).&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas tidak hanya memastikan bahwa harta adalah ujian, namun juga menunjukkan sesungguhnya harta juga jenis kenikmatan duniawi lainnya seberapa pun besarnya, tidak memiliki nilai sama sekali di hadapan Allah. Sebanyak apa pun harta yang dimiliki seseorang, ia tetap kecil di hadapan Allah dan tidak kekal. Tapi, yang bernilai adalah ketika harta itu bisa difungsikan dengan tepat, sesuai dengan yang Allah amanahkan. Jika demikian, maka pahala di sisi Allahlah yang menjadi balasannya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَى وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=blue&gt;&lt;i&gt;“Katakanlah: Kesenangan di dunia ini hanya sebentar (sementara). Dan, akhirat itu lebih baik untuk orang−orang yang bertaqwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun.” (QS. An−Nisaa’: 77).&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Begitulah Allah SWT menjelaskan hakikat harta dan segala kenikmatan dunia lainnya. Sebagai ujian, ia ditimpakan kepada siapa saja, lintas strata, dan tanpa pandang bulu: orang kaya, orang miskin, cendekiawan, pejabat, dan bahkan agamawan. Masing−masing diuji dengan harta yang ada pada mereka.&lt;br /&gt;Kesadaran memahami kehidupan dunia sebagai ujian semacam ini perlu dibangun agar harta tidak membutakan mata hati dan memalingkan manusia dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=blue&gt;&lt;i&gt;”Hai orang−orang yang beriman, jangan sampai harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikanmu dari Allah. Siapa yang terlalaikan oleh harta dan anak, maka mereka itulah orang−orang yang rugi.” (QS. Al−Munafiqun: 9).&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, sikap terbaik dalam menjalani hidup adalah berperilaku zuhud. Zuhud adalah sikap di mana kita tidak merasa bangga, buta hati, dan terpedaya dengan harta dan segala kenikmatan dunia. Sebaliknya, kita juga tidak merasa kehilangan dan berduka ketika segala kenikmatan tersebut dicabut dari kita. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لِكَيْ لَا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا ءَاتَاكُمْ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=blue&gt;&lt;i&gt;”Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan−Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Al-Hadid: 23).&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang bersikap zuhud niscaya akan selalu tenang menjalani hidup dan selalu merasa cukup dan puas dengan apa yang ada pada dirinya. Ia tidak sombong dan terlena dengan harta karena menyadari betul ia hanyalah amanah dari Allah untuk dipergunakan dengan tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sufi menyatakan, ”Kekayaan itu adalah kepuasan.” Yakni, puas dengan apa yang ada pada kita. Suburnya korupsi di negeri ini, antara lain, karena banyak dari kita yang rakus, tidak amanah, dan telah diperbudak oleh harta. Orang yang demikian tidak akan ada puasnya. Sebab, ia sudah dikendalikan oleh harta dan bukan dia yang mengendalikan harta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-6298533839672421385?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/6298533839672421385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/01/kekuatan-finansial-quwwatul-maal-bagian_28.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6298533839672421385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6298533839672421385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/01/kekuatan-finansial-quwwatul-maal-bagian_28.html' title='Kekuatan Finansial (Quwwatul Maal), Bagian ke-2'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-5502955319096748267</id><published>2010-01-23T20:47:00.000-08:00</published><updated>2010-01-23T21:00:20.536-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kekuatan Finansial (Quwwatul Maal) Bagian ke-1</title><content type='html'>Fiqih Dakwah&lt;br /&gt;18/1/2010 | 01 Shafar 1431 H | Hits: 1.536&lt;br /&gt;Oleh: Tim Kajian Manhaj Tarbiyah&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2010/01/quwwatul-maal.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 320px;" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2010/01/quwwatul-maal.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;Rasmul Bayan "Quwwatul Maal (Kekuatan Finansial)"&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com – SUATU hari Abdullah bin Abbas memakai pakaian paling indah dan mahal, berharga 10.000 dirham. Beliau bermaksud mengadakan dialog dengan kaum Khawarij yang memberontak. Orang Khawarij adalah golongan yang kuat beribadah tetapi meminggirkan ilmu dan tidak mau mempelajari al-Quran, fiqih dan hadits Rasulullah SAW. Mereka terkenal sebagai kaum yang picik, fanatik, puritan dan membenci siapa saja yang berseberangan paham dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Abbas mandi dan memakai parfum paling harum, menyikat rambutnya serta mengenakan pakaian indah dan bersih. Beliau akan berhadapan dengan orang-orang picik yang memakai baju tebal dan tambalan, muka yang berdebu serta kusut masai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berkata, “Kamu adalah anak bapak saudara Rasulullah SAW. Mengapa kamu memakai pakaian seperti ini? Abdullah bin Abbas menjawab, “Apakah kalian lebih tahu mengenai Rasulullah SAW dibanding saya? Mereka berkata, “Tentulah kamu yang lebih tahu.” Abdullah berkata lagi, “Demi Allah yang jiwaku dalam genggaman-Nya, sesungguhnya aku telah melihat Rasulullah SAW berpakaian dengan mengenakan perhiasan berwarna merah dan itu adalah sebaik-baik perhiasan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah pada suatu ketika melihat sekumpulan pemuda berjalan dalam keadaan lemah, pucat dan kelihatan malas. Beliau bertanya, “Siapakah mereka itu?” Sahabat menjawab, “Mereka itu adalah kumpulan ahli ibadat.” Kemudian Aisyah berkata, “Demi Allah, yang tiada Tuhan selain-Nya. Sesungguhnya Umar bin al-Khattab adalah orang yang lebih bertaqwa dan lebih takut kepada Allah dibanding mereka itu. Kalau beliau berjalan, beliau berjalan dengan cepat dan tangkas. Apabila bercakap, beliau dalam keadaan berwibawa, jelas kedengaran percakapannya dan apabila beliau memukul, pukulannya terasa sakit.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman picik kaum khawarij adalah akibat memahami Islam secara tidak kaaffah (menyeluruh), memberatkan masalah ibadat yang sebenarnya mudah, sampai ke tahap berlebih-lebihan dan menyusahkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah keadaan sebahagian umat Islam yang lupa kepada wasiat Rasulullah SAW yang disampaikan kepada sahabatnya, Muaz bin Jabal ketika beliau dikirim menjadi Duta dakwah ke negeri Yaman. Kata Nabi saw: “Wahai Muaz, mudahkanlah setiap urusan, jangan memberat-beratkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Islam mengajarkan untuk membenci dunia? Kalau begitu, mengapa Abu Bakar al-Siddiq berbangga dengan harta kekayaannya untuk membela agama Allah? Begitu juga dengan Abdul Rahman bin Auf dan Utsman bin ‘Affan yang mengeluarkan hartanya untuk membiayai jihad di jalan Allah dengan dana dari kantong mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah Rasulullah SAW melarang mereka bekerja sungguh-sungguh untuk meraih keuntungan duniawi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan di dalam al-Quran, Allah menegaskan bahwa jihad dalam menegakkan agama Allah wajib memiliki bekal persiapan. Firman-Nya :&lt;i&gt; “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka dengan apa saja dari segala jenis kekuatan yang dapat kamu sediakan dari pasukan berkuda yang lengkap untuk menggetarkan musuh Allah dan musuh-musuhmu.” (Surah al-Anfal, ayat 60)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah Islam akan menang jika umatnya adalah mereka yang berada dalam skala Negara Dunia Ketiga? Negara miskin dan terbelakang serta dikuasai oleh musuhnya. Apabila mereka hendak membeli makanan, mereka terpaksa meminta belas kasih orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah zuhud itu berarti membiarkan dunia dimiliki dan dikuasai oleh musuh Allah? Sedangkan Khalifah Umar bin Abdul Aziz pernah berkata: “Apabila emas seberat gunung diamanahkan kepadaku, aku tidak akan tidur selagi ia tidak habis dimanfaatkan untuk umat Islam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai panduan bersama, ingatlah pandangan Shaikhul Islam al-Imam Ibnu Taimiyah. Beliau berkata: “Zuhud itu adalah kamu meninggalkan perbuatan yang tidak berfaedah untuk akhiratmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta yang halal hendaklah dipastikan dikeluarkan juga pada tempat yang halal. Jangan mencari pada sumber yang halal’ tetapi membelanjakannya pada jalan maksiat. Atau kebalikannya, mengambil dari sarang penyamun dan membelanjakannya untuk ibadat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua bertentangan dengan perintah Allah. Orang beriman percaya harta adalah titipan dan amanah Allah, pinjaman sementara dan apabila Allah menghendaki akan lenyaplah harta itu dari tangan kita. Cukuplah harta itu ada dalam genggaman, tetapi tidak menguasai hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Imam Ahmad bin Hanbal ketika ditanya mengenai seorang lelaki yang memiliki harta kekayaan sebanyak 100.000 dinar uang emas. Dapatkah dia dikatakan sebagai seorang yang zahid? Beliau menjawab: “Lelaki itu dikatakan zuhud apabila ada dua sifat: Tidak terlalu bergembira ketika hartanya bertambah; Tidak terlalu berduka-cita apabila hartanya berkurang.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikmatilah dunia dan segala kesenangannya tetapi pastikan harta yang dimiliki tidak menahan langkah di akhirat kelak dan melambatkan perjalanan ke pintu surga. Karena semakin banyak harta, maka dapat dipastikan semakin rumit pula hisab perhitungan yang dilakukan, kecuali harta yang halal yang dibelanjakan untuk keridhaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi para koruptor dapat menutupi hasil kejahatan dari pandangan manusia. Maka bagaimana dengan pengadilan Allah di akhirat kelak? Dapatkah mereka menyembunyikan hasil kejahatan mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam menggalakkan umatnya bekerja sungguh-sungguh untuk meraih keuntungan duniawi. Semua kekayaan yang dianugerahkan Allah hendaklah dibelanjakan di jalan Allah. Rasulullah saw berpesan agar umat Islam tidak memberatkan masalah ibadat yang sebenarnya mudah dilakukan, sampai pada tahap berlebih-lebihan sehingga menyusahkan diri sendiri. Islam menghendaki umatnya kaya dengan harta benda agar tidak ditindas karena kemiskinan hanya membuat kita terus menjadi bangsa yang selalu mengemis mencari bantuan asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah mewajibkan jihad secara tegas kepada setiap Muslim. Tidak ada alasan bagi orang Islam untuk meninggalkan kewajiban ini. Islam mendorong umatnya untuk berjihad dan melipat gandakan pahala orang-orang yang berpartisipasi di dalamnya apalagi yang mati syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jihad pun dapat dilakukan dengan harta benda (amwaal). Yaitu dengan zakat, infak, shadaqah, mengorbankan harta untuk membangun sarana pendidikan, sarana ekonomi, sarana kesehatan, dan lain-lain yang bertujuan untuk membangun kekuatan umat. Hal ini ditegaskan pada dalam surat Al Anfal ayat 60:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَءَاخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat tersebut Allah menegaskan agar kaum muslimin senantiasa melakukan berbagai persiapan (baca: tidak asal-asalan) untuk menghadapi setiap upaya konspirasi kebatilan yang dijalankan oleh musuh-musuh Allah. Persiapan-persiapan tersebut hendaklah bersifat menyeluruh dengan mencakup semua lini kekuatan dan aspek kehidupan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya Islam melaksanakan jihad secara terencana dan terorganisasi, dan bukan semata-mata mengandalkan emosi. Jihad yang terorganisasilah yang akan dapat menggentarkan musuh-musuh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua paham bahwa ada 5 (lima) kekuatan yang harus dimiliki kembali oleh umat Islam kalau kita mau maju. Kekuatan tersebut adalah kekuatan iman, kekuatan ilmu, kekuatan persaudaraan, kekuatan harta dan kekuatan angkatan perang. Seluruh kekuatan ini ternyata memang ada dalam masyarakat Rasulullah. Kita akan membahas satu kekuatan yang dapat kita jadikan pelajaran dalam pembinaan umat ini, yaitu kekuatan harta (Quwwatul Maal).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-5502955319096748267?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/5502955319096748267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/01/kekuatan-finansial-quwwatul-maal-bagian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/5502955319096748267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/5502955319096748267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/01/kekuatan-finansial-quwwatul-maal-bagian.html' title='Kekuatan Finansial (Quwwatul Maal) Bagian ke-1'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-5963111621186278193</id><published>2010-01-20T04:49:00.000-08:00</published><updated>2010-01-20T04:55:25.170-08:00</updated><title type='text'>Sang Koruptor</title><content type='html'>20/01/2010 | 03 Shafar 1431 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com – Koruptor adalah bahasa lain dari maling. Artinya bahwa seorang koruptor sebenarnya adalah seorang maling. Dalam Al-Qur’an kita mengenal istilah as-saariq atau al-muthaffif . Allah berfirman dalam surah Al-Maidah:38 : “Wassaariqu wassaariqatu faqtha’uu aydiyahumaa jazaa’an bimaa kasabaa (Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan”).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surah Al-Muthaffifiin:1, Allah berfirman : “Wailun lill muthaffifiin (Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang”). Baik istilah saraqa – yasriqu maupun istilah thaffafa yuthaffifu semuanya menunjukkan makna tindakan mencuri atau menipu. Pelakunya disebut as-saariq atau al-muthaffif (Pencuri, maling atau koruptor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua istilah tersebut dalam Al-Qur’an didudukkan sebagai sebutan bagi pelaku pencurian yang harus dihukum. Dalam surah Al-Maidah mereka harus dipotong tangannya. Dan dalam surah Al-Muthaffifiin mereka kelak diancam dengan neraka. Sudah sedemikian jelasnya bahwa istilah tersebut dibenci tidak saja oleh semua manusia, melainkan lebih dari itu oleh Allah swt, namun ternyata masih banyak orang yang mendaftarkan dirinya sebagai maling atau koruptor. Apakah sudah sedemikian kerasnya hati mereka. Sehingga mereka tidak merasa malu. Bukankah Rasulullah saw. telah menegaskan bahwa di antara ciri keimanan adalah mempunyai rasa malu. Namun justru yang banyak ikut menjadi koruptor adalah orang-orang yang mengaku beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koruptor adalah pribadi yang dibenci dan tidak mempunyai harga diri. Dia telah tunduk di bawah bimbingan hawa nafsunya. Halal-haram diabaikan. Dia tidak takut lagi akan ancaman Allah di alam Akhirat. Karenanya Allah berfirman pada ayat berikutnya dalam surah Al-Muthaffifiin : ”Alaa yadzunnu ulaaika annhum mab’uutsuun, lyawmin adziim (Tidakkah orang-orang itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan”). Dari sini nampak bahwa para koruptor adalah orang-orang yang siap masuk neraka. Mereka siap melawan Allah dengan segala resikonya. Mereka adalah orang-orang sombong yang merasa tidak butuh aturan Allah. Harta haram bagi mereka adalah santapan empuk yang sangat menyenangkan. Mereka telah menukar kesenangan sejenak di dunia dengan api neraka yang pedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang para koruptor di dunia bisa bersembunyi dibalik retorika dan diplomasi kekuasaan, bahkan berlindung di bawah hukum atau undang-undang yang mereka bikin sendiri. Namun bagaimana pun Allah swt. tidak mungkin tertipu. Silahkan bersenang-senang dengan mobil mahal dan rumah mewah. Silahkan tertawa dan berjoget-joget di atas air mata penderitaan orang lain. Silahkan berbangga-bangga dengan segala fasilitas yang diistimewakan. Silahkan bersembunyai di balik sogokan yang besar kepada para jaksa dan polisi. Namun ingat bahwa korupsi tetap maksiat dan kedzaliman. Allah swt. tidak akan pernah membiarkan semua itu mengalir begitu saja. Karena setiap kedzaliman telah Allah haramkan atas Diri-Nya, apalagi atas manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun koruptor tetap merupakan gelar yang tidak saja mengancam kemanusiaan melainkan juga mengancam pelakunya. Karena itu semua negara di dunia tidak ada yang menginginkan hadirnya seorang koruptor sebagai pejabat di dalamnya. Sebab sudah terbukti dalam sejarah bahwa seorang koruptor benar-benar membawa ancaman. Berapa banyak perusahaan yang hancur kerena direkturnya korup. Berapa banyak bank yang bangkrut karena menagernya korup. Dan berapa banyak negara kaya yang rakyatnya terpuruk dalam kemiskinan, karena para pemimpinya koruptor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masihkah para koruptor itu akan terus dipelihara di negeri ini, sementara seluruh dunia memeranginya. Sampai kapan negeri ini akan terus digenggam oleh para koruptor sementara kondisi rakyat semakin terjepit dalam penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tidak mungkin berkah sebuah negeri yang dipenuhi oleh para koruptor. Sebab adalah sunnatullah bahwa setiap pelaku dosa mengundang datangnya adzab. Maka semakin  banyak jumlah pelaku harta haram, semakin dekat kepada adzab Allah. Itulah yang Allah ceritakan dalam surah Al-Fajr, mengenai kaum Aad, kaum Tsamud dan kaum Fir’un, bahwa mereka diadzab oleh Allah kerena dosa-dosa yang mereka lakukan. Di antara dosa besar yang mengundang adzab Allah adalah dosa korupsi. Wallahu a’lam bishshowab.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-5963111621186278193?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/5963111621186278193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/01/sang-koruptor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/5963111621186278193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/5963111621186278193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/01/sang-koruptor.html' title='Sang Koruptor'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-1219220729686548463</id><published>2010-01-05T06:13:00.000-08:00</published><updated>2010-01-05T06:26:46.713-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Buah Mengimani Hari Akhir</title><content type='html'>&lt;b&gt;K.H. Rahmat 'Abdullah (Ketua Yayasan IQRO Bekasi)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Iman terhadap hari akhir (kiamat) secara khusus diulang-ulang, baik dalam Alquran maupun Hadis. Kerap penyebutan itu terkait dengan penguatan komitmen untuk melaksanakan sesuatu atau untuk meninggalkan sesuatu.&lt;font color="blue"&gt;&lt;i&gt; ''... jika berselisih tentang sesuatu, hendaklah kalian kembalikan itu kepada Allah dan Rasul-Nya, jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir... (Qs 4:59).&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebutan Iman kepada Allah dan hari akhir, efektif bagi mereka yang percaya kepada Allah, Pencipta segala sesuatu dari tiada dan percaya kepada hari akhir, saat tidak ada waktu undur, tidak ada lagi sogok dan suap. Tidak ada lagi press release pemulas citra buruk. &lt;font color="blue"&gt;&lt;i&gt;''Hari ini Kami tutup mulut mereka, dan yang berbicara kepada Kami adalah tangan-tangan mereka dan yang bersaksi adalah kaki-kaki mereka atas segala yang mereka kerjakan.'' (Qs 36:65).&lt;/i&gt;&lt;/font&gt; Karenanya, rangkaian amal terkait jenazah bukan hanya berdampak sosial, tetapi juga moral-spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alquran berulang-ulang mengantar harapan Rasulullah saw dan para sahabat jauh ke depan, bahwa kemenangan sejati akan mereka capai di akhirat nanti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan iman terhadap hari akhir, seorang pejuang tidak kenal putus asa. Apa dan berapa saja pengorbanan di jalan Allah, ia sangat yakin akan catatan dan ganjarannya. Bahkan, Alquran melarang mengatakan mujahid yang syahid di jalan Allah sebagai mati karena mereka memang hidup (QS 2:154/ 3:169). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah para rasul dan para pengikut tidak merasakan kepedihan dalam perjuangan. Kalau wajah seorang Yusuf AS, remaja yang tampan, telah membuat perempuan-perempuan di Mesir mengiris-iris jari-jari mereka tanpa sadar, betapa keindahan surga dan kepastian janji Allah telah membuat para pejuang di jalan-Nya sama sekali tidak merasa rugi, kalah atau sia-sia. Sebaliknya, mereka yang menzalimi diri sendiri atau sesama harus segera ingat bahwa ada batas usia bagi kehidupan dan ada persidangan yang adil. Sesudah itu kebahagiaan atau kesengsaraan abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman terhadap hari akhir menyuburkan sikap tanggung jawab. Mereka yang dipuji-Nya sebagai orang-orang yang ''... pagi dan petang bertasbih di rumah-rumah Allah'' adalah orang-orang yang tidak terlalaikan oleh aktivitas perdagangan dan jual beli, dari mengingat Allah, menegakkan shalat dan menunaikan shalat,&lt;font color="blue"&gt;&lt;i&gt; ''Karena mereka takut akan hari saat berguncang-guncangnya hati dan penglihatan... (Qs 24:37)&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Iman ini juga menghasilkan, memelihara, dan meningkatkan keikhlasan, keteguhan, dan semangat juang. Keberanian, kesungguhan dan optimisme adalah ciri khas mereka yang beriman kepada Allah dan hari akhir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="blue"&gt;&lt;i&gt;'Sesungguhnya yang akan memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, menegakkan shalat, dan menunaikan zakat serta tidak takut kepada siapa pun selain Allah ....'' (QS 9:18). &lt;/i&gt;&lt;/font&gt;Penyiksaan terhadap keluarga Yasir RA sangat brutal, khususnya pembunuhan Sumayah, istri Yasir. Tak ada lagi yang dapat dilakukan selain berdoa dan berharap. Keluarlah kata bersayap Rasulullah, ''Bersabarlah, wahai keluarga Yasir, tempat kalian berjumpa (esok) di surga.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat menyentuh dan membuat gairah takwa saat membaca atau mendengar ayat-ayat Hari Akhir, &lt;font color="blue"&gt;&lt;i&gt;''Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah). Pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.'' (Addzariyat: 14-19). &lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-1219220729686548463?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/1219220729686548463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/01/buah-mengimani-hari-akhir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/1219220729686548463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/1219220729686548463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/01/buah-mengimani-hari-akhir.html' title='Buah Mengimani Hari Akhir'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-3761994340217539069</id><published>2010-01-03T02:06:00.000-08:00</published><updated>2010-01-03T23:45:31.525-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>AL ISLAM</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;معرفة الإسلام&lt;br /&gt;&lt;font color="blue" size="3"&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Muqadimah&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Ketika Allah SWT menjadikan Islam sebagai jalan kehidupan bagi kaum muslimin, tentulah Allah sudah mengetahui akan berbagai hal yang akan dihadapi oleh manusia baca; kaum muslimin) itu sendiri. Karena Islam menginginkan adanya penyelesaian dan kedamaian atas segala hal yang menimpa manusia dalam kehidupan mereka. Dan seperti itulah sesungguhnya profil al-Islam. Islam merupakan pegangan hidup manusia yang mampu mengantarkan mereka pada kebahagiaan hakiki, baik di dunia maupun di akhirat, serta mampu mengentaskan segala problematika yang mereka hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Sejarah telah memperlihatkan kepada kita, betapa Islam mampu menjadi poros dunia yang memimpin serta menguasai peradaban dalam waktu yang relatif lama. Dan jika diperhatikan, kejayaan dan kemajuan Islam sangat identik dengan kekomitmenan mereka terhadap Islam. Demikian juga sebaliknya, ketika komitmen tersebut telah meluntur maka kejayaan Islampun mulai pudar, seiring pudarnya keimanan kaum muslimin. Rasulullah SAW dalam sebuah haditsnya telah mengingatkan kepada kita:&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;font color="brown" size="5"&gt;&lt;br /&gt;قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللهِ وَسُنَّةَ نَبِيِهِ&lt;br /&gt;(وراه مالمك)&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;‘Rasulullah SAW bersabda, ‘Aku tinggalkan pada kalian dua perkara, yang kalian tidak akan pernah tersesat selagi masih berpegang teguh pada keduanya; yaitu kitabullah (al-Qur’an) dan sunah nabinya (al-Hadits).’ (HR. Imam Malik)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Kemunduran kaum muslimin juga merupakan bagian dari ‘kesesatan’ sebagaimana yang digambarkan oleh Rasulullah SAW dalam hadits di atas. Karena dalam kondisi mundur, sangat mudah bagi musuh-musuh Islam untuk melancarkan berbagai hujaman kepada Islam, baik berbentuk politik, ekonomi, militer, pendidikan dan lain sebagainya, sebagaimana yang terjadi sekarang ini. Kemudian kemunduran seperti inipun disebabkan karena mengendurnya komitmen kaum muslimin terhadap Islam. Untuk itulah, perlu kiranya bagi kita untuk mengkaji ulang tentang hakekat dinul Islam secara utuh dan menyeluruh agar kita dapat kembali meraih kejayaan yang telah hilang dari tangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="blue" size="3"&gt;&lt;b&gt;Mengenal Islam&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Dari segi bahasa, Islam berasal dari kata aslama yang berakar dari kata salama. Kata Islam merupakan bentuk mashdar (infinitif) dari kata aslama ini.&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;الإسلام مصدر من أسلم  يسلم  إسلاما&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ditinjau dari segi bahasanya yang dikaitkan dengan asal katanya, Islam memiliki beberapa pengertian, diantaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berasal dari ‘salm’  (السَّلْم)  yang berarti damai.&lt;br /&gt;Dalam al-Qur’an Allah SWT berfirman (QS. 8 : 61)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَإِنْ جَنَحُوا لِلسَّلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ‘salm’ dalam ayat di atas memiliki arti damai atau perdamaian. Dan ini merupakan salah satu makna dan ciri dari Islam, yaitu bahwa Islam merupakan agama yang senantiasa membawa umat manusia pada perdamaian. Dalam sebuah ayat Allah SWT berfirman : (QS. 49 : 9)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الأُخْرَى فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّى تَفِيءَ إِلَى أَمْرِ اللَّهِ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mu'min berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah satu bukti bahwa Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi perdamaian adalah bahwa Islam baru memperbolehkan kaum muslimin berperang jika mereka diperangi oleh para musuh-musuhnya. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman: (QS. 22 : 39)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللَّهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berasal dari kata ‘aslama’ (أَسْلَمَ) yang berarti menyerah.&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan bahwa seorang pemeluk Islam merupakan seseorang yang secara ikhlas menyerahkan jiwa dan raganya hanya kepada Allah SWT. Penyerahan diri seperti ini ditandai dengan pelaksanaan terhadap apa yang Allah perintahkan serta menjauhi segala larangan-Nya. Menunjukkan makna penyerahan ini, Allah berfirman dalam al-Qur’an: (QS. 4 : 125)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلاً&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang muslim, sesungguhnya kita diminta Allah untuk menyerahkan seluruh jiwa dan raga kita hanya kepada-Nya. Dalam sebuah ayat Allah berfirman: (QS. 6 : 162)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Katakanlah: "Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sesungguhnya jika kita renungkan, bahwa seluruh makhluk Allah baik yang ada di bumi maupun di langit, mereka semua memasrahkan dirinya kepada Allah SWT, dengan mengikuti sunnatullah-Nya. Allah berfirman: (QS. 3 : 83) : &lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah, sebagai seorang muslim, hendaknya kita menyerahkan diri kita kepada aturan Islam dan juga kepada kehendak Allah SWT. Karena insya Allah dengan demikian akan menjadikan hati kita tentram, damai dan tenang (baca; mutma’inah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berasal dari kata istaslama–mustaslimun (اسْتَسْلَمَ - مُسْتَسْلِمُوْنَ): penyerahan total kepada Allah.&lt;br /&gt;Dalam Al-Qur’an Allah berfirman (QS. 37 : 26)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna ini sebenarnya sebagai penguat makna di atas (poin kedua). Karena sebagai seorang muslim, kita benar-benar diminta untuk secara total menyerahkan seluruh jiwa dan raga serta harta atau apapun yang kita miliki, hanya kepada Allah SWT. Dimensi atau bentuk-bentuk penyerahan diri secara total kepada Allah adalah seperti dalam setiap gerak gerik, pemikiran, tingkah laku, pekerjaan, kesenangan, kebahagiaan, kesusahan, kesedihan dan lain sebagainya hanya kepada Allah SWT. Termasuk juga berbagai sisi kehidupan yang bersinggungan dengan orang lain, seperti sisi politik, ekonomi, pendidikan, sosial, kebudayaan dan lain sebagainya, semuanya dilakukan hanya karena Allah dan menggunakan manhaj Allah. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman (QS. 2 : 208)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلاَ تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk Islam secara keseluruhan berarti menyerahkan diri secara total kepada Allah dalam melaksanakan segala yang diperintahkan dan dalam menjauhi segala yang dilarang-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berasal dari kata ‘saliim’ (سَلِيْمٌ) yang berarti bersih dan suci.&lt;br /&gt;Mengenai makna ini, Allah berfirman dalam Al-Qur’an (QS. 26 : 89):&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;إِلاَّ  مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lain Allah mengatakan (QS. 37: 84)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;إِذْ جَاءَ رَبَّهُ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“(Ingatlah) ketika ia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan bahwa Islam merupakan agama yang suci dan bersih, yang mampu menjadikan para pemeluknya untuk memiliki kebersihan dan kesucian jiwa yang dapat mengantarkannya pada kebahagiaan hakiki, baik di dunia maupun di akhirat. Karena pada hakekatnya, ketika Allah SWT mensyariatkan berbagai ajaran Islam, adalah karena tujuan utamanya untuk mensucikan dan membersihkan jiwa manusia. Allah berfirman: (QS. 5 : 6)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Allah sesungguhnya tidak menghendaki dari (adanya syari’at Islam) itu hendak menyulitkan kamu, tetapi sesungguhnya Dia berkeinginan untuk membersihkan kamu dan menyempurnakan ni`mat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Berasal dari ‘salam’ (سَلاَمٌ) yang berarti selamat dan sejahtera.&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam Al-Qur’an: (QS. 19 : 47)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;قَالَ سَلاَمٌ عَلَيْكَ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّي إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّا&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan meminta ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maknanya adalah bahwa Islam merupakan agama yang senantiasa membawa umat manusia pada keselamatan dan kesejahteraan. Karena Islam memberikan kesejahteraan dan juga keselamatan pada setiap insan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun dari segi istilah, (ditinjau dari sisi subyek manusia terhadap dinul Islam), Islam adalah ‘ketundukan seorang hamba kepada wahyu Ilahi yang diturunkan kepada para nabi dan rasul khususnya Muhammad SAW guna dijadikan pedoman hidup dan juga sebagai hukum/ aturan Allah SWT yang dapat membimbing umat manusia ke jalan yang lurus, menuju ke kebahagiaan dunia dan akhirat.’&lt;br /&gt; Definisi di atas, memuat beberapa poin penting yang dilandasi dan didasari oleh ayat-ayat Al-Qur’an. Diantara poin-poinnya adalah:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.Islam sebagai wahyu ilahi (الوَحْيُ اْلإِلَهِي)&lt;br /&gt;Mengenai hal ini, Allah berfirman QS. 53 : 3-4 :&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى * إِنْ هُوَ إِلاَّ وَحْيٌ يُوحَى&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Diturunkan kepada nabi dan rasul (khususnya Rasulullah SAW) (دِيْنُ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ)&lt;br /&gt;Membenarkan hal ini, firman Allah SWT (QS. 3 : 84)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;قُلْ آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ عَلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَى وَعِيسَى وَالنَّبِيُّونَ مِنْ رَبِّهِمْ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ  وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma`il, Ishaq, Ya`qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, `Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Sebagai pedoman hidup (مِنْهَاجُ الْحَيَاةِ)&lt;br /&gt;Allah berfirman (QS. 45 : 20)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;هَذَا بَصَائِرُ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Al Qur'an ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Mencakup hukum-hukum Allah dalam Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW &lt;br /&gt;(أَحْكَامُ اللهِ فِيْ كِتَابِهِ وَسُنَّةُ رَسُوْلِهِ) &lt;br /&gt;Allah berfirman (QS. 5 : 49-50)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمْ أَنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُصِيبَهُمْ بِبَعْضِ ذُنُوبِهِمْ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَ *  أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Membimbing manusia ke jalan yang lurus. (الصِّرَاطُ الْمُسْتَقِيْمُ)&lt;br /&gt;Allah berfirman (QS. 6 : 153)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلاَ تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.(سَلاَمَةُ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ)&lt;br /&gt;Allah berfirman (QS. 16 : 97)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="blue" size="3"&gt;&lt;b&gt;Keuniverselan Islam&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Islam merupakan pedoman hidup yang universal, yang mencakup segala aspek kehidupan manusia dalam semua dimensi waktu, tempat dan sisi kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Mencakup seluruh dimensi waktu&lt;br /&gt;Artinya bahwa Islam bukanlah suatu agama yang diperuntukkan untuk umat manusia pada masa waktu tertentu, sebagaimana syariat para nabi dan rasul yang terdahulu. Namun Islam merupakan pedoman hidup yang abadi, hingga akhir zaman. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an (QS. 21:107):&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahmat bagi semesta alam artinya bagi seluruh makhluk Allah di muka bumi ini sepanjang masa. Rasulullah SAW sendiripun diutus sebagai nabi dan rasul terakhir yang ada di muka bumi, yang menyempurnakan syariat nabi-nabi terdahulu. Allah berfirman (QS. 33 : 40)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai nabi dan rasul terakhir berarti tidak akan ada lagi nabi dan rasul yang lain yang akan menasakh (menghapus) syariat yang dibawa oleh Rasulullah SAW, sebagaimana yang Rasulullah SAW lakukan terhadap syariat para nabi dan rasul yang lain. Hal ini juga menunjukkan bahwa risalah nabi Muhammad merupakan risalah abadi hingga akhir zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Mencakup seluruh dimensi ruang&lt;br /&gt;Maknanya adalah bahwa Islam merupakan pedoman hidup yang tidak dibatasi oleh batasan-batasan geografis tertentu, seperti hanya disyariatkan untuk suku atau bangsa tertentu. Namun Islam merupakan agama yang disyariatkan untuk seluruh umat manusia, dengan berbagai bangsa dan sukunya yang berbeda-beda. Allah SWT berfirman (QS. 34 :28)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّ كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُونَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Al-Qur’an tidak hanya diturunkan untuk orang Arab secara khusus, namun juga untuk orang Eropa, Rusia, Asia, Cina dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Mencakup semua sisi kehidupan manusia.&lt;br /&gt;Maknanya adalah bahwa Islam merupakan pedoman hidup manusia yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, dan tidak hanya agama yang mengatur peribadahan saja sebagaimana yang banyak difahami oleh kebanyakan manusia pada saat ini. Sesungguhnya Islam mencakup seluruh aspek dan dimensi kehidupan manusia, diantaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Peribadahan&lt;br /&gt;QS. 51 : 56&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Akhlak (Etika/ Tata krama/ Budi Pekerti)&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ صَالِحَ الأَخْلاَقِ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Bahwasanya aku diutus adalah untuk menyempurnakan kebaikan akhlak/ moral.”&lt;br /&gt;(HR. Ahmad)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Ekonomi&lt;br /&gt;QS. 59 : 7&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;كَيْ لاَ يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.“&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.Politik&lt;br /&gt;QS. 5 : 51&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ&lt;br /&gt; إِنَّ اللَّهَ  لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.Sosial&lt;br /&gt;QS. 5 : 2&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketaqwaan, dan janganlah kalian tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f.Pendidikan&lt;br /&gt;QS. 31 : 13&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لإِبْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَابُنَيَّ لاَ تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="blue" size="3"&gt;&lt;b&gt;Karakteristik Islam&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebagai agama terakhir yang sempurna, Islam memiliki karakteristik (baca; khasa’ish) yang membedakannya dengan agama-agama yang terdahulu. Diantara karakteristik Islam adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama : Robbaniyah (الربانية)&lt;br /&gt;Karakter pertama dinul Islam, adalah bahwa Islam merupakan agama yang bersifat robbaniyah, yaitu bahwa sumber ajaran Islam, pembuat syari’at dalam hukum (baca; perundang-undangan) dan manhajnya adalah Allah SWT, yang diwahyukan kepada Rasulullah SAW, baik melalui Al-Qur’an maupun sunnah. Allah SWT berfirman QS. 32 : 1-3:&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;الم * تَنْزِيلُ الْكِتَابِ لاَ رَيْبَ فِيهِ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ *  أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ بَلْ هُوَ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أَتَاهُمْ مِنْ نَذِيرٍ مِنْ قَبْلِكَ لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ*&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Alif Laam Miim. Turunnya Al Qur'an yang tidak ada keraguan padanya, (adalah) dari Tuhan semesta alam. Tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan: "Dia Muhammad mengada-adakannya". Sebenarnya Al Qur'an itu adalah kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan karakteristik ini, Islam sangat berbeda dengan agama manapun yang ada di dunia pada saat ini. Karena semua agama selain Islam, adalah buatan manusia, atau paling tidak terdapat campur tangan manusia dalam pensyariatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua : Syumuliyah / universal (الشمولية)&lt;br /&gt;Artinya bahwa karakteristik Islam adalah bahwa Islam merupakan agama yang universal yang mencakup segala aspek kehidupan manusia. Menyentuh segenap dimensi, seperti politik, ekonomi, pendidikan, kebudayaan dsb. Mengatur manusia dari semenjak bangun tidur hingga tidur kembali. Merambah pada pensyariatan dari semenjak manusia dilahirkan dari perut ibu, hingga ia kembali ke perut bumi, dan demikian seterusnya. Perhatikan firman Allah QS. 2 : 208.&lt;br /&gt;Imam Syahid Hasan Al-Banna mengemukakan:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Islam adalah sistem yang syamil ‘menyeluruh’ mencakup semua aspek kehidupan. Ia adalah negara dan tanah air, pemerintah dan umat, moral dan kekuatan, kasih sayang dan keadilan, peradaban dan undang-undang, ilmu pengetahuan dan hukum, materi dan kekayaan alam, penghasilan dan kekayaan, jihad dan dakwah, pasukan dan pemikiran. Sebagaimana juga ia adalah aqidah yang murni dan ibadah yang benar, tidak kurang tidak lebih.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga : Tawazun/ Seimbang (التوازن)&lt;br /&gt;Karakter ketiga agama Islam adalah bahwa Islam merupakan agama yang tawazun (seimbang). Artinya Islam memperhatikan aspek keseimbangan dalam segala hal; antara dunia dan akhirat, antara fisik manusia dengan akal dan hatinya serta antara spiritual dengan material, demikian seterusnya. Pada intinya dengan tawazun ini Islam menginginkan tidak adanya ‘ketertindasan’ satu aspek lantaran ingin memenuhi atau memuaskan aspek lainnya, sebagaimana yang terdapat dalam agama lain. Seperti tidak menikah karena menjadi pemuka agamanya, atau meninggalkan dunia karena ingin mendapatkan akhirat. Konsep Islam adalah bahwa seorang muslim yang baik adalah seorang muslim yang mempu menunaikan seluruh haknya secara maksimal dan merata. Hak terhadap Allah, terhadap dirinya sendiri, terhadap istri dan anaknya, terhadap tetangganya dan demikian seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat : Insaniyah (الإنسانية)&lt;br /&gt;Karakter yang keempat adalah bahwa Islam merupakan agama yang bersifat insaniyah. Artinnya bahwa Islam memang Allah jadikan pedoman hidup bagi manusia yang sesuai dengan sifat dan unsur kemanusiaan. Islam bukan agama yang disyariatkan untuk malaikat atau jin, sehingga manusia tidak kuasa atau tidak mampu untuk melaksanakannya. Oleh karenanya, Islam sangat menjaga aspek-aspek ‘kefitrahan manusia’, dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang terdapat dalam diri manusia itu sendiri. Sehingga dari sini, Islam tidak hanya agama yang seolah dikhususkan untuk para tokoh agamanya saja (baca ; ulama). Namun dalam Islam semua pemeluknya dapat melaksanakan Islam secara maksimal dan sempurna. Bahkan bisa jadi, orang awam akan lebih tinggi derajatnya di hadapan Allah dari pada seorang ahli agama. Karena dalam Islam yang menjadi standar adalah ketakwaannya kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima : Al-Adalah / Keadilan (العدالة)&lt;br /&gt;Karekteristik Islam berikutnya, bahwa Islam merupakan agama keadilan, yang memiliki konsep keadilan merata bagi seluruh umat manusia, termasuk bagi orang yang non muslim, bagi hewan, tumbuhan atau makhluk Allah yang lainnya. Keadilan merupakan inti dari ajaran Islam, apalagi jika itu menyangkut orang lain. Allah berfirman: (QS. 5 : 8)&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;br /&gt;اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Berbuat adillah kalian, karena keadilan itu dapat lebih mendekatkan kalian pada ketaqwaan. Dan bertakwalah kalian kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kalian kerjakan.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah beberapa karakteristik terpenting dari agama Islam. Di luar kelima karakteristik ini, sesungguhnya masih banyak karakteristik Islam lainnya. Kelima hal di atas hanyalah sebagai contoh saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="blue" size="3"&gt;&lt;b&gt;Penutup&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Inilah sekelumit informasi mengenai Al-Islam, yang tidak lain dan tidak bukan adalah agama yang benar-benar bersumber dari Allah SWT, yang tiada keraguan sedikitpun mengenai kebenarannya. Islam merupakan agama sempurna yang menyempurnakan agama-agama terdahulu yang sudah banyak dikotori oleh campur tangan pemeluknya sendiri.&lt;br /&gt; Tiada jalan bagi kita semua melainkan hanya menjadikan Islam sebagai pegangan hidup dalam segala hal, dalam beribadah, bermuamalah, berpolitik, berekonomi, berpendidikan, bersosial dan lain sebagainya. Kebagahian merupakan hal yang insya Allah akan dipetik, oleh mereka-mereka yang memiliki komitmen untuk melaksanakan Islam secara kaffah, sebagaimana para pendahulu-pendahulu kita. Semoga Allah menjadikan kita sebagai hamba-hamab-Nya yang baik. Amiin. &lt;br /&gt;Wallahu A’lam Bishowab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By. Rikza Maulan, Lc., M.Ag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="blue" size="3"&gt;&lt;b&gt;Bahan Bacaan&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiri, Khairuddin. Klasifikasi Kandungan Al-Qur’an. Cet. V – 1996 / 1417 H. Jakarta : Gema Insani Press.&lt;br /&gt;Hawwa, Sa’id. Al-Islam. (Terj. Oleh Abu Ridha dan AR Shaleh Tamhid) Cet. I – 2000. Jakarta : Al-I’tisham Cahaya Umat.&lt;br /&gt;Zaidan, Abdul Karim. Ushul al-Da’wah. Cet. V – 1996/ 1417 H. Beirut – Libanon : Mu’assasatur Risalah.&lt;br /&gt;CD. ROM. Al-Qur’an 6.50 &amp; Al-Hadits. Syirkah Sakhr li Baramij al-Hasib (1991 – 1997).&lt;br /&gt;CD. ROM. Mausu’ah Ulama’ al-Islam; Dr. Yusuf al-Qardhawi ; al-Fiqh wa Ushulih. Al-Markaz al-Handasi lil Abhas al-Tatbiqiyah.&lt;br /&gt;CD. ROM. Mausu’ah al-Hadits al-Syarif 2.00 (Al-Ishdar al-Tsani). Syirkah al-Baramij al-Islamiyah al-Dauliyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-3761994340217539069?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/3761994340217539069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/01/al-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/3761994340217539069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/3761994340217539069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2010/01/al-islam.html' title='AL ISLAM'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-6072786861337670005</id><published>2009-12-19T03:18:00.000-08:00</published><updated>2010-01-08T02:39:48.580-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Refleksi Tahun Baru (1431 H): Cinta Perjuangan - Perjuangan Cinta</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Ust. Badri &lt;br /&gt;Ternyata cinta seorang sahabat jauh labih besar dan lebih mulia daripada cinta seorang kekasih. Bahkan kekuatan cinta sahabat sampai tergadaikan dengan darah dan nyawanya. Itulah yang terjadi saat kaum Quraisy mengetahui bahwa Muhammad Saw akan berhijrah ke Yastrib yang kelak kota itu diubah namanya menjadi Al Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Ali bin Abu Thalib tidur diatas dipan yang biasa dipakai Rasulullah Saw untuk mengelabui kaum Quraisy, padahal malam yang dingin itu semua kabilah Quraisy sepakat untuk membunuh Muhammad sebagaimana yang diusulkan oleh Abu Jahal dan disepakati oleh semua utusan kabilah yang hadir di Darun Nadwah (DPR-nya Quraisy). Demi menjaga keberlangsungan masa depan Islam dan cinta akan perjuangan, Ali rela menjadi tumbal dimalam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan terlelap, satu persatu pemuda-pemuda Mekah gagah perkasa yang ditunjuk segera menghunuskan pedang bergerak serentak ke arah kamar yang biasanya Muhammad tidur didalamnya. “Haah..!!, dia bukan Muhammad!”, teriak salah seorang pemuda itu setelah membuka selimut yang menutupi Ali bin Abu Thalib. Semua anggota pasukan pembunuh itu akhirnya kembali ke kaumnya dengan tangan hampa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dalam perjalanan, Rasulullah Saw dan sahabatnya tercinta Abu Bakar r.a telah sampai di mulut gua Thur. Abu Bakar berkata, "Demi Allah, jangan engkau masuk dulu sebelum aku masuk; jika ada sesuatu di dalamnya, maka biarlah aku yang mengalaminya saja. Dia masuk lalu menyapunya. Dia menemukan di sampingnya ada beberapa lubang, lantas menyobek kainnya dan menyumbatnya. Kemudian tersisa lubang dua lagi, lantas menutupnya dengan kedua kakinya. Beliau kemudian berkata kepada Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam, "Masuklah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah pun masuk dan merebahkan kepalanya di pangkuannya lalu tertidur. Tiba-tiba kaki Abu Bakar yang digunakan menutup lubang tadi digigit sejenis binatang, mungkin ular. Namun dia tidak bergerak sedikitpun karena khawatir membangunkan Rasulullah. Kondisi ini membuat air matanya menetes hingga membasahi wajah Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam. Nabi berkata kepadanya, “Ada apa denganmu, wahai Abu Bakar?." "Ayah dan ibuku menjadi tebusanmu, wahai Rasulullah! Kakiku disengat Ular", jawabnya. Lantas Rasulullah meludah kecil ke arah bekas sengatan tersebut sehingga apa yang dirasakannya hilang sama sekali. Keduanya tinggal di dalam gua tersebut selama tiga malam; dari malam Jum'at, Sabtu hingga malam Ahad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam-malam itu, 'Abdullah, putra Abu Bakar mendampingi mereka berdua. Sementara 'Amir bin Fuhairah, menggembalakan kambing perah untuk keduanya (Rasulullah dan Abu Bakar), dan mengistirahatkannya untuk sesaat di malam hari sehingga keduanya dapat bermalam sembari meminum dari perahan susu kambing tersebut, 'Amir bin Fuhairah melakukan hal itu selama tiga malam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 'Abdullah bin Abu Bakar pulang ke Mekkah, 'Amir bin Fuhairah menggiring kambingnya untuk mengikuti jejaknya guna menghapus jejaknya itu. Sebuah ikhtiar perjuangan dalam rangka mencintai Rasulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kaum Quraisy semakin menjadi-jadi kegilaannya manakala mengetahui secara pasti pada pagi harinya lolosnya Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam dari eksekusi persekongkolan yang mereka lakukan. Tindakan pertama yang mereka lakukan adalah memukuli 'Aliy, menyeretnya ke Ka'bah dan mengurungnya untuk sesaat sebagai upaya mendapatkan informasi tentang keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakala tindakan mereka terhadap 'Aliy tidak membuahkan hasil, mereka mendatangi rumah Abu Bakar lalu mengetuk pintunya. Ketika itu, Asma` biinti Abu Bakar keluar menemui mereka, lantas mereka berkata kepadanya, "Mana ayahmu?."&lt;br /&gt;"Demi Allah, saya tidak tahu, kemana ayahku." Jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Jahal mengangkat tangannya -dia ini dikenal orang yang berperangai jorok dan tak senonoh- lantas menampar pipi Asma` dengan sebuah tamparan yang menyebabkan anting-antingnya jatuh. Di dalam sidang istimewanya, orang-orang Quraisy memutuskan untuk menggunakan berbagai sarana guna menangkap kedua orang tersebut. Mereka menjadikan semua jalur menuju kota Mekkah dari semua penjuru di bawah pengawasan yang superketat dan bersenjata. Selain itu, mereka juga memutuskan untuk memberikan hadiah besar senilai 100 ekor onta sebagai harga mati untuk masing-masing keduanya bagi siapa saja yang dapat membawa keduanya ke hadapan orang-orang Quraisy, apapun kondisinya; dalam keadaan hidup ataupun mati.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berangkat menuju Madinah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakala spirit untuk mencari sudah mulai mengedur dan aktifitas patroli pemeriksaan sudah dihentikan serta gejolak emosi kaum Quraisy sudah mulai reda setelah secara kontinyu dan serius pelacakan dilakukan selama tiga hari tanpa membuahkan hasil, Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam dan shahabat setianya tersebutpun keluar menuju Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu keluar dari gua, jalur pertama yang dibidiknya untuk membimbing mereka adalah arah selatan menuju Yaman, kemudian ke arah Barat menuju pesisir. Lalu setelah tembus ke jalan yang tidak pernah dijejaki orang, dia menuju arah utara, dekat pinggir pantai Laut Merah. Jalur ini sangat jarang ditempuh orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Bukhariy meriwayatkan dari Abu Bakar ash-Shiddiq radliyallâhu 'anhu, dia berkata, "Kami telah melakukan perjalanan sepajang malam dan dari keesokan harinya hingga hari mencapai suhu udara yang amat terik, jalanan lengang dan tidak satupun pelalu lalang. Lalu aku mengangkat sebuah batu besar yang berukuran panjang dan dapat dinaungi sehingga tidak tersengat oleh terik matahari, lalu kami singgah untuk berteduh di sana. Aku meratakan tempat dengan tanganku sendiri untuk Nabi Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam sehingga beliau dapat tidur, lalu aku bentangkan hamparan yang terbuat dari bulu binatang, sembari berkata, "Tidurlah, wahai Rasulullah! Aku akan mengontrol kondisi di sekelilingmu." Lantas beliau tertidur dan aku mengontrol kondisi di sekelilingnya, tiba-tiba saya melihat seorang penggembala sedang menggiring kambingnya menuju batu besar tersebut juga, dia ingin melakukan seperti yang kami lakukan. Lalu aku bertanya kepadanya, "Kamu menggembalakan untuk siapa, wahai anakku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjawab, "Seorang dari penduduk Madinah." (Dalam versi lain, "dari penduduk Mekkah.")&lt;br /&gt;Aku bertanya, "Apakah kambing yang kamu gembalakan ada air susunya?."&lt;br /&gt;Dia menjawab, "Ya."&lt;br /&gt;Aku berkata, "Apakah dapat diperah?."&lt;br /&gt;Dia menjawab, "Ya."&lt;br /&gt;Lalu dia mengambil seekor kambing.&lt;br /&gt;Aku berkata, "Perahlah susunya hingga tidak bersisa dan (hindari) dari tanah, bulu dan debu halus di matanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dia memerah semua air susu yang terkumpul pada setiap persendiannya. Saya memiliki wadah kecil berisi air dan membawanya kepada Nabi untuk beliau minum dan berwudlu darinya. Aku mendatanginya namun mendapatkannya masih tertidur sehingga aku tidak ingin membangunkannya, lalu setelah beliau terjaga barulah aku memberikannya. Aku menuangkan air ke susu sehingga bagian bawahnya menjadi dingin. Lalu aku berkata, "Minumlah, wahai Rasulullah!."&lt;br /&gt;Dia pun meminumnya hingga aku puas dengan hal itu, kemudian beliau berkata, "Bukankah sudah waktunya berangkat?."&lt;br /&gt;Aku menjawab, "Benar."&lt;br /&gt;Dia (Abu Bakar) berkata, "Lalu kamipun berangkat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya tersebut, beliau melewati kemah Ummu Ma'bad al-Khuza'iyyah. Dia seorang wanita yang cerdas dan pekerja ulet, sudah terbiasa hidup di halaman kemahnya, kemudian memberi makan dan minum pelalu lalang di sana. Lantas mereka berdua bertanya kepadanya apakah dia memiliki sesuatu?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjawab, "Demi Allah, andaikata kami memiliki sesuatu niscaya kami tidak akan kikir menjamu kalian apalagi orang yang menginginkannya adalah seorang asing." Ketika itu merupakan tahun paceklik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam memandang ke arah seekor domba yang ada di samping kemah, sembari bertanya, "Bagaimana kondisi domba ini, wahai Ummu Ma'bad?."&lt;br /&gt;Dia menjawab, "Ia adalah domba yang tak mampu lagi mencari makan."&lt;br /&gt;Beliau bertanya, "Apakah ia masih memiliki air susu?."&lt;br /&gt;Dia menjawab, "Bahkan kondisinya lebih parah lagi."&lt;br /&gt;Beliau berkata, "Apakah kamu mengizinkanku untuk memerah susunya?."&lt;br /&gt;"Ya, wahai Rasulullah. Bila engkau melihat ia memang memiliki air susu, maka perahlah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Rasulullah memerah putingnya dengan tangannya, membaca Bismillah dan berdoa. Maka mengembanglah putingnya dan mengalirlah air susunya dengan banyak. Lalu beliau mengambil bejana milik Ummu Ma'bad yang biasa disuguhkan kepada rombongan pejalan. Beliau memerahkan ke dalamnya hingga domba itu mengoak kencang, lalu beliau memberinya minum dan minumlah ia hingga kenyang, kemudian beliau memberi minum para shahabatnya hingga merekapun kenyang, kemudian barulah beliau minum. Setelah itu, beliau memerahnya lagi hingga bejanapun penuh, kemudian dia menyisakannya untuk Ummu Ma'bad dan merekapun berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama datanglah suaminya, Abu Ma'bad, menggiring kambing-kambing yang kurus lagi kerempeng. Tatkala melihat ada air susu, dia terkejut sembari bertanya, "Dari mana engkau dapatkan ini? Padahal yang menginginkannya itu adalah orang asing dan di rumah tidak ada susu?."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang isteri menjawab, "Demi Allah, tidak demikian. Hanya saja barusan seorang laki-laki yang diberkahi melewati perkemahan kita. Diantara ucapannya begini dan begini, kondisinya begini dan begini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suaminya berkata, "Demi Allah, sesungguhnya aku berpendapat dia adalah orang yang dicari-cari oleh orang-orang Quraisy. Tolong kamu sebutkan ciri-cirinya kepadaku, wahai Ummu Ma'bad!."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dia menyebutkan ciri-cirinya yang memiliki sifat yang menawan hati, ucapan yang mempesona seakan orang yang mendengarnya melihatnya langsung di hadapannya. Dalam hal ini, kami akan memaparkan penjelasan mengenai ciri-ciri fisik beliau Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam pada halaman-halaman terakhir buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Abu Ma'bad berkata, "Demi Allah, inilah orang yang urusannya disebut-sebut oleh orang-orang Quraisy. Aku ingin sekali menemaninya dan berniat akan melakukan hal itu bila ada kesempatan. Lalu mereka mendengar suara melengking di Mekkah sementara mereka tidak dapat melihat pengucapnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah, Rabb 'Arasy membalasnya sebaik-baik balasan&lt;br /&gt;Dua sejawat telah singgah di kemah Ummu Ma'bad&lt;br /&gt;Keduanya mampir membawa dan berangkat dengan kebajikan&lt;br /&gt;Sungguh beruntunglah orang yang menjadi pendamping Muhammad&lt;br /&gt;Wahai orang yang jauh, tidaklah Allah palingkan dari kalian&lt;br /&gt;Prilaku baik dan kehormatan diri yang tiada tertandingi&lt;br /&gt;Untuk menghinakan Bani Ka'b menggantikan pemudi mereka&lt;br /&gt;Posisinya mendapat perhatian oleh kaum Mukminin&lt;br /&gt;Tanyakan wanita kalian perihal domba dan bejananya&lt;br /&gt;Sungguh jika kalian tanyakan domba, maka ia akan bersaksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma' berkata, "Kami tidak mengetahui ke mana Rasulullah pergi tatkala laki-laki dari bangsa Jin menyongsong dari arah bawah Mekkah, lalu melantunkan untaian bait-bait ini, sementara orang-orang mengikutinya dan mendengarnya namun tidak dapat melihatnya hingga kemudian dia muncul dari arah atasnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melanjutkan, "Tatkala kami mendengar ucapannya, tahulah kami ke mana Rasulullah pergi, yaitu ke arah Madinah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di Quba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari senin, 8 Rabi'ul Awwal tahun 14 dari kenabian, yaitu tahun pertama dari Hijrah. Yaitu bertepatan dengan 23 September 622 M, Rasulullah pun singgah di Quba`.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Urwah bin az-Zubair berkata, "Kaum Muslimin di Madinah mengetahui keluarnya Rasulullah dari Mekkah. Setiap pagi, mereka pergi ke al-Harrah (tapal perbatasan) menunggu kedatangan beliau hingga mereka terpaksa harus pulang karena teriknya matahari. Suatu hari mereka juga terpaksa pulang setelah lama menunggu kedatangan beliau. Tatkala mereka sudah beranjak ke rumah masing-masing, seorang laki-laki Yahudi mengintip dari salah satu tembok rumah mereka untuk mengetahui urusan yang ditunggu-tunggu tersebut, lalu dia melihat Rasulullah dan para shahabatnya yang dalam kondisi cerah seakan fatamorgana perjalanan telah hilang, maka orang Yahudi ini tidak dapat menahan untuk berteriak sekencang-kencangnya, "Wahai kaum Arab! Ini apa yang kamu tungggu sudah datang." Kaum Musliminpun serta-merta bangkit membawa senjata. Mereka menemui Rasulullah di tapal perbatasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn al-Qayyim berkata, "Dan terdengarlah suara bercampur-aduk dan pekik takbir di perkampungan Bani 'Amr bin 'Auf. Kaum Muslimin memekikkan takbir sebagai ungkapan kegembiraan atas kedatangan beliau dan keluar menyongsong beliau. Mereka menyambut dengan salam kenabian, mengerumuni beliau sembari berkeliling di seputarnya sementara ketenangan telah menyelimuti diri beliau dan wahyupun turun. Allah berfirman (artinya), "maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mu'min yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula." (Q.s., at-Tahrîm:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Urwah bin az-Zubair berkata, "Maka mereka menemui Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam, lantas beliau bersama mereka berjalan berbarengan ke arah kanan hingga singgah di perkampungan Bani 'Amr bin 'Auf. Hal ini terjadi pada hari Senin, bulan Rabi'ul Awwal. Abu Bakar berdiri menyongsong orang-orang sementara Rasulullah duduk dan diam. Maka orang-orang yang datang dari kalangan Anshor dan belum pernah melihat Rasulullah mengucapkan salam (mendatangi) Abu Bakar (karena mengira dia adalah Rasulullah) hingga kemudian sinar matahari mengenai Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam. Karenanya, Abu Bakar langsung menghadap beliau dan menaungi beliau dengan pakaiannya. Maka ketika itu, tahulah orang-orang siapa Rasulullah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seisi Madinah semuanya berangkat untuk menyambut. Ketika itu memang betul-betul hari yang dipersaksikan. Momen yang tidak pernah disaksikan oleh Madinah sepertinya sepanjang sejarahnya. Orang-orang Yahudi telah melihat kebenaran berita gembira yang diinformasikan oleh Habqûq, Nabi mereka, yang menyebutkan, "Sesungguhnya Allah datang dari at-Tîmân dan al-Qaddus datang dari bukit Fârân."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Quba`, Rasulullah singgah di kediaman Kultsum bin al-Hadm. Dalam versi riwayat yang lain tertulis 'Sa'd bin Khaitsamah namun riwayat pertama lebih valid. Sementara 'Aliy bin Abi Thalib tinggal di Mekkah selama tiga kali sehingga dia bisa menggantikan Nabi Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam dalam menunaikan titipan-titipan orang-orang yang diamanahkan kepada beliau. Kemudian barulah dia berhijrah dengan berjalan kaki hingga akhirnya berjumpa dengan keduanya di Quba` dan singgah juga di kediaman Kultsum bin al-Hadm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam tinggal di Quba` selama empat hari; Senin, Selasa, Rabu dan Kamis. Selama itu, beliau mendirikan Masjid Quba` dan shalat di dalamnya. Inilah masjid pertama yang didirikan atas pondasi Taqwa setelah kenabian. Maka begitu masuk hari ke-lima, yakni Hari Jum'at, beliaupun berangkat lagi atas perintah Allah bersama Abu Bakar yang memboncengnya. Beliau juga mengutus orang untuk menemui Bani an-Najjar -para paman beliau dari pihak ibundanya-. Merekapun datang dengan menghunus pedang. Beliau berjalan menuju al-Madinah namun ketika di perkampungan Bani Salim bin 'Auf, waktu Jum'at sudah masuk, lalu beliau melakukan shalat Jum'at bersama mereka di Masjid yang berada di perut lembah itu. Mereka semua berjumlah seratus orang laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki Kota Madinah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai shalat Jum'at, Nabi Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam memasuki kota al-Madinah. Dan dari sejak hari itu, kota Yatsrib dinamakan dengan Madinatur Rasul Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam (kota Rasulullah) yang kemudian diungkapkan dengan al-Madinah supaya lebih ringkas. Hari itu adalah hari bersejarah yang amat agung. Rumah-rumah dan lorong-lorong ketika itu bergemuruh pekikan Tahmid dan Taqdis (penyucian). Wanita-wanita Anshor menyanyikan bait-bait berikut sebagai ekspresi kegembiraan dan keriangan. *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Thala’al Badru ‘alaina&lt;br /&gt;Min tsaniyatil wada’&lt;br /&gt;Wajaba syukru ‘alaina&lt;br /&gt;Wada’a lillahi daa”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Purnama telah menyinari kita&lt;br /&gt;dari Tsaniyyatul Wadâ'&lt;br /&gt;Kita wajib bersyukur&lt;br /&gt;Selama ada yang berdoa kepada Allah&lt;br /&gt;Wahai orang yang diutus kepada kami&lt;br /&gt;Engkau telah membawa perkara yang dita'ati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun orang-orang Anshor bukan orang-orang yang serba berkecukupan (kaya raya) namun masing-masing individu bercita-cita rumahnya disinggahi oleh Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam. Saat melewati satu per-satu rumah orang-orang Anshor, mereka mengambil tali onta beliau, begitu juga perbekalan, perlengkapan, senjata dan tameng. Setiap mereka lakukan demikian, beliau selalu berkata kepada mereka, "Biarkan ia (onta) itu lewat karena ia telah diperintahkan (oleh Allah)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegembiraan yang luar biasa akan kedatangan orang yang begitu dicintai dalam kehidupan mereka, kaum muhajirin (yang berhijrah dari Mekah) bersama Rasulullah dan kaum Anshar (tuan rumah yang menunggu di Madinah). Menjadi keluarga besar kaum mu’minin dalam bingkai cinta Allah adalah harapan dan cita-cita mereka, setelah ratusan tahun lamanya mereka dibodohi oleh jahiliyah dan peperangan yang tiada henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama Rasulullah Saw adalah mempersaudarakan kaum muhajirin dan anshar dalam ikatan aqidah yang kokoh melebihi kokohnya ikatan nasab dan keturunan. Hal ini penting, karena cinta dalam persaudaraan dan persahabatan sejati terletak pada kekuatan aqidah hamba-hamba Allah yang beriman. ‘Abdurrahman bin Auf dipersaudarakan dengan Sa’ad bin Rabi’. Sa’ad berkata, “Wahai saudaraku, aku adalah orang terkaya di Madinah. Karena itu, ambilah sebagian hartaku dan aku juga punya dua istri, pilihlah salah satu yang kamu senangi untuk aku kawinkan denganmu setelah aku ceraikan.” Jawab Abdurrahman, “Semoga Allah memberikan berkah hartamu dan istrimu, cukup tunjukan padaku dimanakah pasar di kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas ra. Katanya bahwa muhajirin berkata, “Ya Rasulullah, kami tidak pernah melihat suatu kaum yang lebih mulia dan lebih dermaan dari orang Anshar, mereka berkebun sendirian tapi hasilnya dibagikan kepada kami sampai kami takut bahwa hal demikian akan menghilangkan pahala kami.” Nabi menjawab, “Janganlah kamu memuji, sebaiknya kamu do’akan saja mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenang hijrah yang penuh perjuangan dan cinta, terasa rindu kembali untuk bertemu denganmu ya Rasulullah. Semoga kami dapat bertemu denganmu, berkumpul dibelakangmu saat semua manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar. Engkau memberi syafaat kepada kami, kami ridha dengan agamamu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu kami padamu ya Rasul..&lt;br /&gt;Rindu tiada terperi…&lt;br /&gt;Berabad jarak darimu ya Rasul..&lt;br /&gt;Serasa engkau disini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Tahun Baru 1431 H, semoga hari-hari baru ditahun ini menjadi lebih bermakna disisi Allah dan senantiasa dalam ridhaNya. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disarikan dari kitab: Hayatusshahabah (Kehidupan para Sahabat Rasulullah Saw) karya Muhammad Yusuf Al Kandahlawy &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-6072786861337670005?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/6072786861337670005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/refleksi-tahun-baru-1431-h-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6072786861337670005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6072786861337670005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/refleksi-tahun-baru-1431-h-cinta.html' title='Refleksi Tahun Baru (1431 H): Cinta Perjuangan - Perjuangan Cinta'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-94178715499486007</id><published>2009-12-17T03:52:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T04:05:48.735-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>KEUTAMAAN BERPUASA DIBULAN MUHARRAM</title><content type='html'>&lt;i&gt;Ditulis oleh Al-Ustadz Abu karimah Askari bin Jamal Hafidzahulloh&lt;/i&gt;    &lt;br /&gt;Kamis, 10 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bulan muharram, merupakan salah satu bulan yang dimuliakan didalam islam. Sebelum diwajibkan berpuasa pada bulan ramadhan, tanggal 10 muharram atau yang disebut hari Asyura' merupakan puasa yang diwajibkan bagi kaum muslimin.&lt;br /&gt;Berkata Aisyah radhiallahu anha:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"hari Asyura' adalah puasa yang dilakukan kaum Qurays pada masa jahiliyyah,dan Nabi Shallallahu alaihi wa-aalihi wasallam berpuasa.Tatkala Beliau tiba di Madinah beliau tetap berpuasa, dan Beliau memerintahkan untuk berpuasa padanya.Maka tatkala turun (kewajiban puasa) ramadhan, maka ramadhan menjadi wajib, dan ditinggalkan (kewajiban) puasa Asyura', maka siapa yang ingin silahkan dia berpuasa, dan siapa yang ingin boleh untuk tidak berpuasa."&lt;/i&gt;(Muttafaq alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dari Abu Musa Al-Asy'ari radhiallahu anhu bahwa Beliau berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hari Asyura' adalah merupakan hari yang bangsa Yahudi menganggap itu sebagai hari raya. Maka Rasulullah Shallallahu alaihi wa aalihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"berpuasalah kalian padanya."&lt;/i&gt;(HR.Bukhari:2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, berpuasa pada bulan muharram merupakan amalan yang disunnahkan oleh Nabi kita Shallallahu Alaihi wasallam, pada waktu dan tanggal yang mana saja dibulan muharram, dianjurkan berpuasa. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"puasa yang paling afdhal setelah ramadhan adalah puasa dibulan Allah "Muharram", dan shalat yang paling afdhal setelah shalat wajib adalah shalat lail".&lt;/i&gt;(HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini menunjukkan bahwa bulan muharram secara umum, disunnahkan untuk berpuasa dihari yang mana saja, tanpa tertentu waktu dan tanggalnya.Namun lebih dianjurkan dan ditekankan berpuasa pada tanggal 10 muharram, yang disebut hari Asyura'. disebut Asyura' dari kata 'aasyirah, yang berarti malam kesepuluh. Lalu kemudian menjadi satu nama bagi hari kesepuluh tersebut. Meskipun terjadi silang pendapat dikalangan para ulama tentang apa yang dimaksud hari asyura', namun mayoritas para ulama menetapkan bahwa yang dimaksud adalah hari kesepuluh dibulan muharram.&lt;br /&gt;(Fathul bari, Ibnu Hajar:6/280, maktabah syamilah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Muslim, Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam ditanya tentang berpuasa asyura', maka Beliau menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"menghapus kesalahan setahun yang lalu."&lt;/i&gt;(HR.Muslim:2804)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain, Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Berpuasa pada hari Asyura' , aku berharap Allah Azza wajalla menghapus kesalahan setahun yang lalu."&lt;/i&gt;(HR.Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam senantiasa menjaga untuk memelihara puasanya pada hari Asyura', dan Beliau berusaha untuk tidak meninggalkannya. Berkata Ibnu Abbas Radhiallahu anhuma:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Aku tidak pernah melihat Nabi Shallallahu alaihi wasallam menjaga satu puasa yang Beliau lebih mengutamakan diatas yang lainnya, kecuali hari ini yaitu hari Asyura', dan bulan ini yaitu bulan ramadhan."&lt;/i&gt;(muttafaq alaihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula pada tanggal Sembilan dari bulan muharram ditekankan pula untuk berpuasa padanya, berdasarkan hadits dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"jika aku masih hidup dimasa mendatang,aku akan berpuasa pada hari kesembilan."&lt;/i&gt;(HR.Muslim:1134)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain dengan lafazh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Jika aku insya Allah masih hidup dimasa mendatang, aku akan berpuasa pada hari kesembilan, karena khawatir aku tertinggal berpuasa pada hari asyura'."&lt;/i&gt;(HR.Thabarani dari hadits Ibnu Abbas radhiallahu anhuma,dishahihkan Al-Albani dalam Ash-Shahihah:350)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian juga ada yang menyebutkan anjuran berpuasa pada tanggal sebelas, berdasarkan hadits Ibnu Abbas radhiallahu anhuma bahwa RAsulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"berpuasalah pada hri asyura',dan selisihilah bangsa yahudi, berpuasalah sebelumnya satu hari dan setelahnya satu hari."&lt;/i&gt;(HR.Ahmad (5/217),Ibnu Khuzaimah (3039),Al-Baihaqi (2/443)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hadits ini sanadnya lemah,dalam sanadnya ada seorang perawi yang bernama Muhammad bin Abdurrahman bin Abi Laila Al-Anshari, dia sangat buruk hafalannya. Demikian pula Dawud bin Ali Al-Qurasyi Al-Hasyimi, terdapat kelemahan padanya. Sehingga hadits ini tidak dapat dijadikan sebagai hujjah. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hal ini maka berpuasa hari asyura' ada tiga tingkatan: yang terendah adalah berpuasa hanya pada hari kesepuluh, kemudian diatasnya adalah berpuasa pada hari kesembilan bersamanya,dan diatasnya adalah berpuasa pada hari kesembilan dan kesebelas, wallahu a'lam.(fathul bari:6/280)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebagaimana yang telah kita jelaskan, bahwa hadits yang menyebutkan sehari setelahnya adalah hadits yang lemah.Namun tetap dibolehkan berpuasa pada hari tersebut berdasarkan keumuman hadits tentang anjuran berpuasa pada bulan muharram.&lt;br /&gt;Hanya saja, puasa muharram sama seperti puasa sunnah lainnya, yang tidak diperbolehkan menyendirikan satu puasa pada hari jum'at, namun hendaknya dibarengi dengan puasa sehari sebelum atau sesudahnya. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"jangan sekali-kali salah seorang kalian berpuasa pada hari jum'at,kecuali jika dia berpuasa sehari sebelumnya atau setelahnya."&lt;/i&gt;(HR.Bukhari dari Abu Hurairah radhiallahu anhu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kecuali puasa Dawud Alaihis salaam,karena adanya riwayat-riwayat yang shahih yang menjelaskan bahwa puasa Dawud adalah puasa yang paling utama. Wallahul Muwaffiq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-94178715499486007?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/94178715499486007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/keutamaan-berpuasa-dibulan-muharram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/94178715499486007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/94178715499486007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/keutamaan-berpuasa-dibulan-muharram.html' title='KEUTAMAAN BERPUASA DIBULAN MUHARRAM'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-7103793541005655007</id><published>2009-12-15T23:38:00.001-08:00</published><updated>2009-12-15T23:57:35.962-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Hakikat Pergantian Tahun Baru (Mengenang "Sang Murobbi")</title><content type='html'>K.H. Rahmat 'Abdullah (Ketua Yayasan IQRO Bekasi)&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jika kita merenungi peristiwa pergantian tahun dan perhitungan waktu, terdapat perbedaan sangat mencolok antara manusia dan makhluk lainnya. Dengan akal yang Allah berikan mereka menghitung pergerakan benda-benda angkasa yang tertib dan pasti. Dengan naluri ingin tahu yang Allah tanamkan, mereka menjelajah tanpa lelah. Kepastian gerak dan ketertiban pola edar tata surya mengilhami mereka untuk dapat membuat catatan waktu, sejarah, dan peristiwa. Muncullah kalender atau almanak (Arab: almanakh, almunakh, artinya musim, iklim, cuaca). Ada kronometer, dari jam pasir, jam bayang-bayang sampai jam quartz dan kinetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sesuatu berubah. Mereka membanggakan catatan prasejarah yang mereka bikin-bikin sampai zaman kini. Orang berbangga dengan apa yang mereka sebut pertambahan umur dalam ulang tahun, walaupun sebenarnya yang terjadi adalah pengurangan umur. Secara umum orang merayakan tahun baru Masehi, 1 Januari - sebuah kebiasaan kaum Nasrani yang di abad-abad lalu menjajah negeri-negeri Muslim. Bahkan secara resmi juga presiden mengumumkan pergantian tahun (orang Jayakarta (Jakarta) menyebutnya Tahun Baru Blande).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang Muslim yang baik, bukan pergantian tahun itu yang penting, tetapi per-gantian malam dan siang. Allah menjadikannya sebagai tanda kekuasaannya. Me-renunginya berarti memenuhi sebagian sifat ulil albab dan hamba yang bersyukur (QS. 3;190-191/25;62). "Ia yang menjadikan malam dan siang silih berganti, bagi orang-orang yang ingin mengambil pelajaran atau ingin bersyukur".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu orang membanggakan kaum sufi sebagai 'putra harinya'. Sudah seharusnya tiap orang menjadi putra harinya, bahkan putra jamnya, menit, dan detiknya. Artinya ia selalu mengaktualisasi dirinya bukan pada musim-musim tahunan atau momentum-momentum, tetapi pada setiap saat dalam kehidupannya serta menjalaninya dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita sukar memahami gaya hidup orang lain, sebagaimana mereka pun susah memahami gaya hidup kita. Kita tidak mengerti mengapa mereka memakai busana minim, yang dalam sejarahnya adalah busana perempuan nakal. Mereka pergi ke pesta-pesta pekanan atau ulang tahun dengan wangian kelas mahal dan mobil mewah tanpa merasa minder bahwa semua itu pinjaman dari ortu. Bagaimana kalau itu hasil KKN? Siapa sih yang nyuruh tiup lilin? Kalau tidak, bagaimana akibatnya? Mengapa harus pergi berpasang-pasangan? Mengapa itu disebut modern? Apakah dengan pesta liar yang dianggap modern itu mereka langsung bisa bikin satelit, komputer, robot, dan memecahkan masalah-masalah iptek?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="4"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Evaluasi diri tahun yang lalu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, di antara bahan 'penyesalan' orang-orang saleh di hari kiamat adalah adanya waktu kosong dalam kehidupan mereka. Tentu saja, mereka tidak mengisinya dengan maksiat. Namun, melihat betapa keberuntungan besar yang disediakan bagi mereka yang memanfaatkan seluruh hidup untuk kepentingan ibadah, jelas 'penyesalan' itu menjadi wajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Rasulullah SAW. memanfaatkan waktunya secara efisien? Bayangkan, sepanjang sembilan tahun di Madinah, kaum Quraisy melancarkan tak kurang dari 62 kali gempuran besar dan kecil. 27 ghazwah, pertempuran menghadapi mereka yang dipimpinnya langsung. 35 kali sariyah, yang dipimpin para kader sahabat. Artinya, bila ada kata jeda mungkin hanya satu sampai satu setengah bulan. Banyak hadis sahih menginformasikan Rasulullah masih sempat berlomba jalan dengan istrinya. Ada saatnya beliau merangkak dengan anak-anak bermain ceria dipunggungnya. Ada saatnya beliau bercengkerama dengan rakyat jelata. Ini di luar aktivitas memimpin persidangan politik, persidangan kasus-kasus rumah tangga, kriminal, perdata, menyiapkan para calon hakim, diplomat, guru, ulama, tentara, ahli syura, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang hidup dengan usia panjang, kadang seratus tahun. Namun, biografinya ditulis cukup dalam tiga baris: "Bapak Fulan, lahir tanggal sekian, wafat tanggal se-kian". Terukir apik di batu nisan. Sebaliknya Rasulullah SAW dengan usia 63 tahun qamariyah, sampai sekarang kajian tentang beliau masih terus berlanjut, dari berbagai aspek kehidupan dan kepemimpinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan ini menuntut kita untuk mengaudit diri setiap hari: bagaimana caranya agar modal usia yang sudah dijatah tidak terjadi defisit, bahkan sebaliknya, dan keuntungan besar yang selalu diperoleh. Ini memang sulit, karena hal yang sering kali dihindari adalah menghitung diri sendiri. Memang getir rasanya melihat kesalahan-kesalahan diri, tetapi semua ini harus dilakukan. Dan camkanlah dalam hati untuk satu hal ini: bahwa dalam pesta ulang tahun atau dalam perhitungan usia, ada pengelabuan setan. Sesungguhnya bukan umur yang bertambah, melainkan jumlah yang sudah dilewati. Jatah sisa-nya semakin berkurang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="4"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Menyikapi hedonisme remaja masa kini&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah jika menganggap remaja saja yang doyan hura-hura. Semua dimulai dari biangnya: bapak dan ibu. Kondisi semacam ini tampaknya sudah terkonsep, dari sikap keseharian sampai cara penyambutan tahun baru, semua mencerminkan dangkalnya nilai-nilai akidah sebagian besar umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini memang telah didesain dengan rapi. Dengarlah khotbah sanjungan dan ucapan terima kasih atas nama gereja yang disampaikan oleh pendeta Dr. Zwemmer di bukit Zaitun tahun 1935. Ia menekankan hal yang lebih penting daripada menyebarkan Bibel, yaitu memunculkan generasi umat Islam yang:&lt;br /&gt;a. tak mengenal Islam&lt;br /&gt;b. tidak bangga dengan Islam&lt;br /&gt;c. terputus dengan sejarah dan keagungan masa lalu pendahulu mereka&lt;br /&gt;d. hidup santai, hura-hura, serba boleh&lt;br /&gt;e. kalau tidak pindah agama, juga tidak bermutu dalam Islam&lt;br /&gt;f. lemah dan akhirnya mudah dikuasai dan didikte&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama bisa kita lihat dalam dokumen Protokolat Hukama' Yahudi yang berisi sejumlah rencana busuk mereka terhadap umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="4"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Menjadi remaja seutuhnya&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak adil menyalahkan remaja secara keseluruhan. Mereka hanyalah produk yang lahir dan tumbuh dalam suatu iklim. Generasi yang lemah, manja dan punya ketergantungan tinggi, lahir dan dibesarkan dalam gelimang utang luar negeri yang mencekik leher, mengundang korupsi dan menjerat umat pada jaring-jaring rentenir mancane-gara. Sejarah telah membuktikan bahwa lingkungan dan keluarga adalah tempat terbaik pulangnya remaja mengadukan keluh dan mencari jawaban bagi persoalan-persoalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remaja yang bertanggung jawab akan sangat prihatin melihat angka empat juta dalam kasus narkoba. Ia akan menjaga dengan sungguh-sungguh dirinya dan rekan-rekannya untuk tidak menambah jumlah itu. Ia tahu di bahunya dipercayakan nasib umat dan bangsa ini. Ia sadar memegang amanah kepercayaan, harapan, biaya pendidikan dan tunjangan orang tuanya. Ia memilih pahit daripada berkhianat kepada akidahnya. Di era kebangkitan ia harus punya target mengenal Islam secara benar, ikut dakwah secara proporsional, dan berprestasi sebagaimana layaknya seorang remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="4"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Target-target setahun ke depan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sangat klise untuk mengatakan: tampil ke depan meraih sukses. Coba duduklah dengan tenang, bayangkan ratusan ribu kader dari kelompok pemikiran yang tidak punya komitmen dengan Islam dan dakwah Islam, bahkan tidak dengan kepentingan bangsanya. Dengan terjun bebas atau dengan beasiswa, mereka berhasil mereguk ilmu sepuas-puasnya dan menduduki posisi-posisi kunci di negeri ini. Kepada siapa tanah air ini akan diserahkan? Sukses tidak selalu ditandai dengan NEM tinggi, karena remaja mungkin berprofesi sebagai pelajar atau putus sekolah karena sebab-sebab tertentu. Intinya kemandirian dan kesiapan menghadapi hari esok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila duduk di kelas tertinggi, konsentrasinya pada sukses belajar. Itu cukup sebagai bahasa fakta bagi dakwah yang cerdas dan memberdayakan, agar tidak ada lagi orang berceloteh tentang aktivis yang selalu gagal dalam studi. Bila berada di kelas pertama atau kedua, harus dirancang agar menghasilkan kontribusi yang jelas, terencana, dan terproyeksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-7103793541005655007?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/7103793541005655007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/hakikat-pergantian-tahun-baru-mengenang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/7103793541005655007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/7103793541005655007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/hakikat-pergantian-tahun-baru-mengenang.html' title='Hakikat Pergantian Tahun Baru (Mengenang &quot;Sang Murobbi&quot;)'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-1073747894724428942</id><published>2009-12-14T20:55:00.000-08:00</published><updated>2009-12-14T21:41:23.089-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Gairah Cinta dan Kelesuan Ukhuwwah (mengenang "sang murobbi"</title><content type='html'>K.H. Rahmat 'Abdullah (Ketua Yayasan IQRO Bekasi)&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;font face="calibri"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin terjadi seseorang yang dahulunya saling mencintai akhirnya saling memusuhi dan sebaliknya yang sebelumnya saling bermusuhan akhirnya saling berkasih sayang. Sangat dalam pesan yang disampaikan Kanjeng Nabi SAW : "Cintailah saudaramu secara proporsional, mungkin suatu masa ia akan menjadi orang yang kau benci. Bencilah orang yang kau benci secara proporsional, mungkin suatu masa ia akan menjadi kekasih yang kau cintai." (HSR Tirmidzi, Baihaqi, Thabrani, Daruquthni, Ibn Adi, Bukhari). Ini dalam kaitan interpersonal. Dalam hubungan kejamaahan, jangan ada reserve kecuali reserve syar'i yang menggariskan aqidah "La tha’ata limakhluqin fi ma’shiati’l Khaliq". Tidak boleh ada ketaatan kepada makhluq dalam berma'siat kepada Alkhaliq. (HR Bukhari, Muslim, Ahmad dan Hakim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doktrin ukhuwah dengan bingkai yang jelas telah menjadikan dirinya pengikat dalam senang dan susah, dalam rela dan marah. Bingkai itu adalah : "Level terendah ukhuwah (lower), jangan sampai merosot ke bawah garis rahabatus’ shadr (lapang hati) dan batas tertinggi tidak (upper) tidak melampaui batas itsar (memprioritaskan saudara diatas kepentingan diri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kesejatian ukhuwah berlaku pesan mulia yang tak asing di telinga dan hati setiap ikhwah : "Innahu in lam takun bihim falan yakuna bighoirihim, wa in lam yakunu bihi fasayakununa bighoirihi" (Jika ia tidak bersama mereka, ia tak akan bersama selain mereka. Dan mereka bila tidak bersamanya, akan bersama selain dia). Karenanya itu semua akan terpenuhi bila ‘hati saling bertaut dalam ikatan aqidah’, ikatan yang paling kokoh dan mahal. Dan ukhuwah adalah saudara iman sedang perpecahan adalah saudara kekafiran (Risalah Ta'lim, rukun Ukhuwah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="comic sans MS"&gt;Gairah Cinta dan Kelesuan Ukhuwah&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena bersaudara di jalan ALLAH telah menjadi kepentingan dakwah-Nya, maka "kerugian apapun" yang diderita saudara-saudara dalam iman dan da'wah, yang ditimbulkan oleh kelesuan, permusuhan ataupun pengkhianatan oleh mereka yang tak tahan beramal jama'i, akan mendapatkan ganti yang lebih baik. "Dan jika kamu berpaling, maka ALLAH akan gantikan dengan kaum yang lain dan mereka tidak akan jadi seperti kamu" (Qs. 47: 38).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing kita punya pengalaman pribadi dalam da'wah ini. Ada yang sejak 20 tahun terakhir dalam kesibukan yang tinggi, tidak pernah terganggu oleh kunjungan yang berbenturan dengan jadwal da'wah atau oleh urusan yang merugikan da'wah. Mengapa ? Karena sejak awal yang bersangkutan telah tegar dalam mengutamakan kepentingan da'-wah dan menepiskan kepentingan lainnya. Ini jauh dari fikiran nekad yang membuat seorang melarikan diri dari tanggungjawab keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang ikhwah sekarang sudah masuk jajaran masyaikh. Dia bercerita, ketika menikah langsung berpisah dari kedua orang tua masing-masing, untuk belajar hidup mandiri atau alasan lain, seperti mencari suasana yang kondusif bagi pemeliharaan iman menurut persepsi mereka waktu itu. Mereka mengontrak rumah petak sederhana. "Begitu harus berangkat (berdakwah-red) mendung menggantung di wajah pengantinku tercinta", tuturnya. Dia tidak keluar melepas sang suami tetapi menangis sedih dan bingung, seakan doktrin da’wah telah mengelupas. Kala itu jarang da’i dan murabbi yang pulang malam apalagi petang hari, karena mereka biasa pulang pagi hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangpun mulai berkecamuk dihati, seperti Juraij sang abid yang kebingungan karena kekhususan ibadah (sunnah) nya terusik panggilan ibu. "Ummi au shalati : Ibuku atau shalatku?" Sekarang yang membingungkan justru "Zauji au da’wati" : Isteriku atau da’wahku ?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mulai gundah, kalau berangkat istri cemberut, padahal sudah tahu nikah dengannya risikonya tidak dapat pulang malam tapi biasanya pulang pagi, menurut bahasa Indonesia kontemporer untuk jam diatas 24.00. Dia katakan pada istrinya : "Kita ini dipertemukan oleh Allah dan kita menemukan cinta dalam da’wah. Apa pantas sesudah da’wah mempertemukan kita lalu kita meninggalkan da’wah. Saya cinta kamu dan kamu cinta saya tapi kita pun cinta Allah". Dia pergi menerobos segala hambatan dan pulang masih menemukan sang permaisuri dengan wajah masih mendung, namun membaik setelah beberapa hari. Beberapa tahun kemudian setelah beranak tiga atau empat, saat kelesuan menerpanya, justru istri dan anak-anaknyalah yang mengingatkan, mengapa tidak berangkat dan tetap tinggal dirumah? Sekarang ini keluarga da’wah tersebut sudah menikmati berkah da’wah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi kisah sepasang suami istri yang juga dari masyarakat da’wah. Kisahnya mirip, penyikapannya yang berbeda. Pengantinnya tidak siap ditinggalkan untuk da’wah. Perang bathin terjadi dan malam itu ia absen dalam pertemuan kader (liqa’). Dilakukan muhasabah terhadapnya sampai menangis-menangis, ia sudah kalah oleh penyakit "syaghalatna amwaluna waahluna : kami telah dilalaikan oleh harta dan keluarga" (Qs. 48:11). Ia berjanji pada dirinya : "Meskipun terjadi hujan, petir dan gempa saya harus hadir dalam tugas-tugas da’wah". Pada giliran berangkat keesokan harinya ada ketukan kecil dipintu, ternyata mertua datang. "Wah ia yang sudah memberikan putrinya kepadaku, bagaimana mungkin kutinggalkan?". Maka ia pun absen lagi dan dimuhasabah lagi sampai dan menangis-nangis lagi. Saat tugas da'wah besok apapun yang terjadi, mau hujan, badai, mertua datang dll pokoknya saya harus datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan begitu pula ketika harus berangkat ternyata ujian dan cobaan datang kembali dan iapun tak hadir lagi dalam tugas-tugas dak-wah. Sampai hari ini pun saya melihat jenis akh tersebut belum memiliki komitmen dan disiplin yang baik. Tidak pernah merasakan memiliki kelezatan duduk cukup lama dalam forum da’wah, baik halaqah atau pun musyawarah yang keseluruhannya penuh berkah. Sebenarnya adakah pertemuan-pertemuan yang lebih lezat selain pertemuan-pertemuan yang dihadiri oleh ikhwah berwajah jernih berhati ikhlas ? Saya tak tahu apakah mereka menemukan sesuatu yang lain, "in lam takun bihim falan takuna bighoirihim".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="comic sans MS"&gt;Di Titik Lemah Ujian Datang&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dari beberapa kisah ini saya temukan jawabannya dalam satu simpul. Simpul ini ada dalam kajian tematik ayat QS Al-A’raf Ayat 163 : "Tanyakan pada mereka tentang negeri di tepi pantai, ketika mereka melampaui batas aturan Allah di (tentang) hari Sabtu, ketika ikan-ikan buruan mereka datang melimpah-limpah pada Sabtu dan di hari mereka tidak bersabtu ikan-ikan itu tiada datang. Demikianlah kami uji mereka karena kefasikan mereka". Secara langsung tema ayat tentang sikap dan kewajiban amar ma’ruf nahyi munkar. Tetapi ada nuansa lain yang menambah kekayaan wawasan kita. Ini terkait dengan ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ujian itu tidak pernah lebih panjang daripada waktu hari belajar, tetapi banyak orang tak sabar menghadapi ujian, seakan sepanjang hanya ujian dan sedikit hari untuk belajar. Ujian kesabaran, keikhlasan, keteguhan dalam berda’wah lebih sedikit waktunya dibanding berbagai kenikmatan hidup yang kita rasakan. Kalau ada sekolah yang waktu ujiannya lebih banyak dari hari belajarnya, maka sekolah tersebut dianggap sekolah gila. Selebih dari ujian-ujian kesulitan, kenikmatan itu sendiri adalah ujian. Bahkan, alhamdulillah rata-rata kader da’wah sekarang secara ekonomi semakin lebih baik. Ini tidak menafikan (sedikit) mereka yang roda ekonominya sedang dibawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seorang masyaikh da’wah ketika selesai menamatkan pendidikannya di Madinah, mengajak rekannya untuk mulai aktif berda’wah. Diajak menolak, dengan alasan ingin kaya dulu, karena orang kaya suaranya didengar orang dan kalau berda’wah, da’wahnya diterima. Beberapa tahun kemudian mereka bertemu. "Ternyata kayanya kaya begitu saja", ujar Syaikh tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kita temukan kuncinya, "Demikianlah kami uji mereka karena sebab kefasikan mereka". Nampaknya Allah hanya menguji kita mulai pada titik yang paling lemah. Mereka malas karena pada hari Sabtu yang seharusnya dipakai ibadah justru ikan datang, pada hari Jum’at jam 11.50 datang pelanggan ke toko. Pada saat-saat jam da’wah datang orang menyibukkan mereka dengan berbagai cara. Tapi kalau mereka bisa melewatinya dengan azam yang kuat, akan seperti kapal pemecah es. Bila diam salju itu tak akan me-nyingkir, tetapi ketika kapal itu maju, sang salju membiarkannya berlalu. Kita harus menerobos segala hal yang pahit seperti anak kecil yang belajar puasa, mau minum tahan dulu sampai maghrib. Kelezatan, kesenangan dan kepuasan yang tiada tara, karena sudah berhasil melewati ujian dan cobaan sepanjang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="comic sans MS"&gt;Iman dan Pengendalian Kesadaran Ma’iyatullah&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aqidah kita mengajarkan, tak satupun terjadi di langit dan di bumi tanpa kehendak ALLAH. ALLAH berkuasa menahan keinginan datangnya tamu-tamu yang akan menghalangi kewajiban da’wah. Apa mereka fikir orang-orang itu bergerak sendiri dan ALLAH lemah untuk mencegah mereka dan mengalihkan mereka ke waktu lain yang tidak menghalangi aktifitas utama dalam da’wah? Tanyakan kepada pakarnya, aqidah macam apa yang dianut seseorang yang tidak meyakini ALLAH menguasai segalanya? Mengapa mereka yang melalaikan tugas da’wahnya tidak berfikir perasaan sang isteri yang keberatan ditinggalkan beberapa saat, juga sebenarnya batu ujian yang dikirim ALLAH, apakah ia akan mengutamakan tugas da’wahnya atau keluarganya yang sudah punya alokasi waktu ? Yang ia beri mereka makanan dari kekayaan ALLAH ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu mari melihat dimana titik lemah kita. Yang lemah dalam berukhuwah, yang gerah dan segera ingin pergi meninggalkan kewajiban liqa’, syuro atau jaulah. Bila mereka bersabar melawan rasa gerah itu, pertarungan mungkin hanya satu dua kali, sesudah itu tinggal hari-hari kenikmatan yang luar biasa yang tak tergantikan. Bahkan orang-orang salih dimasa dahulu mengatakan "Seandainya para raja dan anak-anak raja mengetahui kelezatan yang kita rasakan dalam dzikir dan majlis ilmu, niscaya mereka akan merampasnya dan memerangi kita dengan pedang". Sayang hal ini tidak bisa dirampas, melainkan diikuti, dihayati dan diperjuangkan. Berda’wah adalah nikmat, berukhuwah adalah nikmat, saling menopang dan memecahkan problematika da’wah bersama ikhwah adalah nikmat, andai saja bisa dikhayalkan oleh mereka menelantarkan modal usia yang ALLAH berikan dalam kemilau dunia yang menipu dan impian yang tak kunjung putus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini mengajarkan kita, ujian datang di titik lemah. Siapa yang lemah di bidang lawan jenis, seks dan segala yang sensual tidak diuji di bidang keuangan, kecuali ia juga lemah disitu. Yang lemah dibidang keuangan, jangan berani-berani memegang amanah keuangan kalau kamu lemah di uang hati-hati dengan uang. Yang lemah dalam gengsi, hobi popularitas, riya’ mungkin– dimasa ujian – akan menemukan orang yang terkesan tidak menghormatinya. Yang lidahnya tajam dan berbisa mungkin diuji dengan jebakan-jebakan berkomentar sebelum tabayun.Yang lemah dalam kejujuran mungkin selalu terjebak perkara yang membuat dia hanya ‘selamat’ dengan berdusta lagi. Dan itu arti pembesaran bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja Abdullah bin Ubay bin Salul, nominator pemimpin Madinah (d/h Yatsrib) ikhlas menerima Islam sepenuh hati dan realistis bahwa dia tidak sekaliber Rasulullah SAW, niscaya tidak semalang itu nasibnya. Bukankah tokoh-tokoh Madinah makin tinggi dan terhormat, dunia dan akhirat dengan meletakkan diri mereka dibawah kepemimpinan Rasulullah SAW ? Ternyata banyak orang yang bukan hanya bakhil dengan harta yang ALLAH berikan, tetapi juga bakhil dengan ilmu, waktu, gagasan dan kesehatan yang seluruhnya akan menjadi beban tanggungjawab dan penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="comic sans MS"&gt;Seni Membuat Alasan&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kehati-hatian – sesudah syukur – karena kita hidup di masyarakat Da’wah dengan tingkat husnuzzhan yang sangat tinggi. Mereka yang cerdas tidak akan membodohi diri mereka sendiri dengan percaya kepada sangkaan baik orang kepada dirinya, sementara sang diri sangat faham bahwa ia tak berhak atas kemuliaan itu. Gemetar tubuh Abu Bakar RA bila disanjung. "Ya ALLAH, jadikan daku lebih baik dari yang mereka sangka, jangan hukum daku lantaran ucapan mereka dan ampuni daku karena ketidaktahuan mereka", demikian ujarnya lirih. Dimana posisi kita dari kebajikan Abu Bakr Shiddiq RA ? "Alangkah bodoh kamu, percaya kepada sangka baik orang kepadamu, padahal engkau tahu betapa diri jauh dari kebaikan itu", demikian kecaman Syaikh Harits Almuhasibi dan Ibnu Athai'Llah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara nikmat ALLAH ialah sitr (penutup) yang ALLAH berikan para hamba-Nya, sehingga aibnya tak dilihat orang. Namun pelamun selalu mengkhayal tanpa mau merubah diri. Demikian mereka yang memanfaatkan lapang hati komunitas da’wah tumbuh dan menjadi tua sebagai seniman maaf, "Afwan ya Akhi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font face="comic sans MS"&gt;Tetapi ALLAH-lah Yang Memberi Mereka Karunia Besar&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelengkapan Amal Jama’i tempat kita ‘menyumbangkan’ karya kecil kita, memberikan arti bagi eksistensi ini. Kebersamaan ini telah melahirkan kebesaran bersama. Jangan kecilkan makna kesertaan amal jama’i kita, tanpa harus mengklaim telah berjasa kepada Islam dan da’wah. "Mereka membangkit-bangkitkan (jasa) keislaman mereka kepadamu. Katakan : ‘Janganlah bangkit-bangkitkan keislamanmu (sebagai sumbangan bagi kekuatan Islam, (sebaliknya hayatilah) bahwa ALLAH telah memberi kamu karunia besar dengan membimbing kamu ke arah Iman, jika kamu memang jujur" (Qs. 49;17).&lt;br /&gt;ALLAH telah menggiring kita kepada keimanan dan da’wah. Ini adalah karunia besar. Sebaliknya, mereka yang merasa telah berjasa, lalu – karena ketidakpuasan yang lahir dari konsekwensi bergaul dengan manusia yang tidak maksum dan sempurna – menunggu musibah dan kegagalan, untuk kemudian mengatakan : "Nah, rasain !" Sepantasnya bayangkan, bagaimana rasanya bila saya tidak bersama kafilah kebahagiaan ini?.&lt;br /&gt;Saling mendo’akan sesama ikhwah telah menjadi ciri kemuliaan pribadi mereka, terlebih doa dari jauh. Selain ikhlas dan cinta tak nampak motivasi lain bagi saudara yang berdoa itu. ALLAH akan mengabulkannya dan malaikat akan mengamininya, seraya berkata : "Untukmu pun hak seperti itu", seperti pesan Rasulullah SAW. Cukuplah kemuliaan ukhuwah dan jamaah bahwa para nabi dan syuhada iri kepada mereka yang saling mencintai, bukan didasari hubungan kekerabatan, semata-mata iman dan cinta fi'Llah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, kami memohon cinta-Mu, cinta orang-orang yang mencintai-Mu dan cinta kepada segala yang akan mendekatkan kami kepada cinta-Mu.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALHAMDULILLAH....Waallahu a'lam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-1073747894724428942?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/1073747894724428942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/gairah-cinta-dan-kelesuan-ukhuwwah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/1073747894724428942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/1073747894724428942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/gairah-cinta-dan-kelesuan-ukhuwwah.html' title='Gairah Cinta dan Kelesuan Ukhuwwah (mengenang &quot;sang murobbi&quot;'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-2133892966376787339</id><published>2009-12-13T23:45:00.000-08:00</published><updated>2009-12-13T23:55:09.164-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kematian Hati ( mengenang "sang murobbi" )</title><content type='html'>K.H. Rahmat 'Abdullah (Ketua Yayasan IQRO Bekasi)&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama.&lt;br /&gt;Dingin, kering dan hampa,tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri. Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri. Asshiddiq Abu Bakar Ra. Selalu gemetar saat dipuji orang. "Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidak tahuan mereka", ucapnya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana,lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim amalnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidak-sesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka telah menukar kerja dengan kata. Dimana kau letakkan dirimu?&lt;br /&gt;Saat kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan takut. Sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, engkaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat ma'siat menggodamu dan engkau meni'matinya? Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar sana rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung. Ini potret negerimu : 228.000 remaja mengidap putau. Dari 1.500 responden usia SMP &amp; SMU, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separohnya setuju remaja berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin engkau mulai berfikir "Jamaklah, bila aku main mata dengan aktifis perempuan bila engkau laki-laki atau sebaliknya di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat atau bertelepon dengan menambah waktu yang tak kauperlukan sekedar melepas kejenuhan dengan canda jarak jauh" Betapa jamaknya 'dosa kecil' itu dalam hatimu. Kemana getarannya yang gelisah dan terluka dulu, saat "TV Thaghut" menyiarkan segala "kesombongan jahiliyah dan maksiat"? Saat engkau muntah melihat laki-laki (banci) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustadzmu yang mengatakan "Jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton akting mereka tidak dilaknat?" Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang "Ini tidak islami" berarti ia paling islami, sesudah itu urusan tinggallah antara engkau dengan dirimu, tak ada ALLAH disana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kau telah jadi kader hebat. Tidak lagi malu-malu tampil. Justeru engkau akan dihadang tantangan : sangat malu untuk menahan tanganmu dari jabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa. Semua gerak harus ditakar dan jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupakah engkau, jika bidikanmu ke sasaran tembak meleset 1 milimeter, maka pada jarak 300 meter dia tidak melenceng 1 milimeter lagi? Begitu jauhnya inhiraf di kalangan awam, sedikit banyak karena para elitenya telah salah melangkah lebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang mau menghormati ummat yang "kiayi"nya membayar beberapa ratus ribu kepada seorang perempuan yang beberapa menit sebelumnya ia setubuhi di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan enteng mengatakan "Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku" dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah?&lt;br /&gt;Siapa yang akan memandang ummat yang da'inya berpose lekat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan "Ini anakku, karena kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai 'alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rekan perempuan dalam aktifitas da'wahnya? Akankah kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena statusmu lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir? Bila demikian, koruptor macam apa engkau ini? Pernah kau lihat sepasang mami dan papi dengan anak remaja mereka. Tengoklah langkah mereka di mal. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyak-banyak mengkonsumsi produk junk food, semata-mata karena nuansa "westernnya". Engkau akan menjadi faqih pendebat yang tangguh saat engkau tenggak minuman halal itu, dengan perasaan "lihatlah, betapa Amerikanya aku". Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah engkau punya harga diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-2133892966376787339?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/2133892966376787339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/kematian-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2133892966376787339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2133892966376787339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/kematian-hati.html' title='Kematian Hati ( mengenang &quot;sang murobbi&quot; )'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-4797619532764622994</id><published>2009-12-09T01:19:00.000-08:00</published><updated>2009-12-09T01:36:16.249-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Mengelola Konflik Keluarga Menjadi Daya Rekat</title><content type='html'>2/11/2009 | 14 Zulqaedah 1430 H | Hits: 1.129&lt;br /&gt;Oleh: Dr. Setiawan Budi Utomo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2009/mengelola-konflik-keluarga-menjadi-daya-rekat-bagian-ke-1/"target="_blank"&gt;dakwatuna.com&lt;/a&gt; – Hubungan sosial dan dinamika keluarga merupakan suatu keniscayaan fitrah bagi umat manusia. Hubungan dan dinamika ini tidak terlepas dari suasana harmoni maupun disharmoni yang semuanya itu bertolak dari pengelolaan konflik dan sumber-sumbernya secara baik sehingga apapun yang ada, situasi, gejala dan reaksi yang timbul akan menjadi sebuah potensi kebaikan dan kebahagiaan dan bukan sebaliknya. Seni pergaulan inilah sebenarnya substansi ajaran Nabi bahwa berjamaah, berkumpul, bersatu dan bermasyarakat itu dengan dilandasi kesabaran dalam arti luas lebih disukai daripada kepribadian kuper yang isolatif apalagi antisosial. Seni pergaulan untuk mengatasi berbagai perbedaan, perselisihan, kontradiksi, pluralitas, heterogenitas, dan berbagai variabel ketegangan hubungan membutuhkan manajemen konflik yang baik bagaikan sebuah sajian orkestra yang membutuhkan gerakan dan permainan bunyi yang harmonis dari berbagai instrumen yang kontradiktif sehingga menimbulkan suara yang merdu dan bukan bunyi yang fals yang memuakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik yang ada dalam pergaulan sosial dan kehidupan keluarga bagaikan garam yang menjadikan masakan lezat dalam kadarnya yang proporsional dan merupakan garam bagi bahtera rumah tangga yang membantu pelayaran kapal mengarungi samudera menuju cita-cita keluarga yang bahagia. Konflik tidak selalu negatif dan yang membuat konflik berdampak negatif adalah cara menyikapi dan memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen konflik ini dimaksudkan untuk menjadikan variabel konflik menjadi kontrol dan bahan evaluasi, mencari cara untuk menekan ketegangan, meredam letupan maupun ledakan dan menghindari sebab-sebab pemicunya, mengatasi konflik yang timbul dengan memprioritaskan keutuhan dan persatuan demi maslahat dan kebaikan yang lebih luas dan panjang serta mengingat kebaikan yang ada (QS. Al-Baqarah:237). Di samping itu berusaha membangun sistem dan budaya komunikasi keluarga yang baik, lancar dan terbuka agar hubungan selalu harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik dalam keluarga yang hampir menjadi perbincangan sehari-hari sebenarnya dapat dihindari paling tidak dapat diminimalisasi bisa setelah perkawinan masing-masing pasangan menjaga komitmen untuk selalu menjadikan perlakuan baik, sopan santun dan etika pergaulan dengan pasangan hidup menjadi perhatian utama, sebagaimana mencurahkan perhatian kepada kawan baru. Sebab bila pengantin muda mencurahkan perhatiannya sama banyak kepada pasangannya sebagaimana kepada kawan baru maka niscaya pasangan akan berhenti mengecam dan mencari kesalahan, bukankah suami istri itu sudah menjadi satu melebihi saudara yang di situ terdapat hak dan kewajiban ukhuwah. Samuel Vauclain direktur Baldwin Locomotive Work: “Anda bisa mendapatkan apa saja dari setiap orang asal Anda menghormati orang lain, dan menunjukkan bahwa Anda menghargai kecakapan-kecakapannya.” Shakespeare: “Bersikaplah seolah-olah Anda sudah mempunyai sikap baik itu, meskipun Anda belum mempunyainya.” (QS. An-Nisa:19, QS. Al-Hujurat:10-12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilangnya etika pergaulan suami-istri dan sopan santun merupakan bibit kanker yang menggerogoti benih-benih rasa cinta dan simpati. Semua orang mengatakan hal ini, namun aneh sekali bahwa kita ini lebih sopan terhadap orang-orang lain daripada terhadap anggota keluarga sendiri. Bahkan ironisnya justru anggota-anggota keluarga kita sendiri yang paling dekat dan kita sayangi, kita berani dan sering menghina serta menyakitinya dengan mengecam kesalahan-kesalahan kecil mereka. Memang aneh tapi nyata bahwa sesungguhnya orang-orang yang paling kita hina dan sakiti hatinya biasanya adalah orang-orang terdekat yang tinggal serumah dengan kita sebab, seperti kata psikolog Prof. Henry James bahwa kita ini semua buta dan tidak peka terhadap perasaan-perasaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sopan santun dan etika pergaulan keluarga dalam manajemen konflik keluarga adalah sangat vital sama pentingnya dengan minyak dalam mobil. Namun begitu banyak orang yang di benaknya sama sekali tidak punya pikiran untuk melemparkan hinaan dan hal-hal yang menyakitkan kepada rekan kerja atau pelanggan, dengan seenaknya membentak-bentak pasangan hidupnya. Padahal bagi kebahagiaan sendiri tentunya perkawinan adalah jauh lebih penting dan berarti daripada usaha ataupun karir kerjanya. Dan sulit dipahami mengapa seseorang tidak berusaha sama kerasnya mensukseskan perkawinannya, seperti ia berusaha mensukseskan usaha, karir dan perjuangan moral-sosialnya. Kita juga tidak habis pikir dan sulit memahami sikap para pasangan yang kurang diplomatis dalam berkomunikasi, apalagi bahwa perlakuan yang sopan dan manis sebenarnya jauh lebih murah dan menguntungkan daripada sebaliknya, yakni kasar dan kurang sopan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang tahu bahwa seseorang yang puas dan gembira akan bersedia melaksanakan apa saja dan mengalah dalam banyak hal. Demikian pula beberapa pujian dan penghargaan yang sederhana sudah cukup efektif meredam pemicu konflik serta mendorong untuk memberikan pelayanan dan perhatian balik yang sangat besar dengan biaya yang hemat. Selanjutnya setiap pasangan juga tahu bahwa ciuman di mata pasangannya dengan penuh kasih akan menutupinya untuk melihat kekurangan-kekurangannya, dan bahwa ciuman yang mesra di bibirnya akan membuat kata-katanya yang tajam dan pahit menjadi manis seperti madu. Pantaslah psikolog kondang Alfred Adler pernah mengatakan dalam bukunya Arti Hidup Ini Bagi Anda : “Siapa yang tak ada perhatian kepada sesamanya, tidak saja akan mengalami banyak sekali masalah dalam hidupnya sendiri, akan tetapi juga akan mendatangkan masalah bagi lingkungannya. Mereka itulah orang-orang yang gagal di dunia ini.” Hal ini sesuai dengan Hadits Nabi SAW.: “Barang siapa yang tidak mempedulikan saudaranya muslim yang lain, maka ia keluar dari komunitas mereka.” Artinya orang yang egois akan berpotensi masalah dengan membentangkan jarak dan memicu konflik horizontal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Islam sangat mengecam konflik liar tanpa kendali yang mengakibatkan perpecahan. (QS Al-An’am: 65.Al An-aam:159.) Nabi saw selalu menyerukan kepada kehidupan berjamaah dan persatuan, mengecam sikap konfrontatif, disintegratif, perpecahan, serta mengajak ukhuwah dan mahabbah. Rasulullah saw bersabda:”tangan Allah bersama Jamaah”. “Seorang Muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Barang siapa membantu keperluan saudaranya maka Allah akan membantu keperluannya.” “Tidaklah beriman salah seorang di antara kalian sehingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya.” “Tidak boleh seorang muslim menghindari saudaranya di atas tiga hari. Keduanya bertemu kemudian saling menghindar. Orang yang paling baik di antara keduanya ialah yang memulai salam”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis, kemudian diberikan ampunan kepada setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatupun, kecuali seseorang yang sedang bermusuhan; lalu dikatakan (kepada Malaikat):Tangguhkan dua orang ini sampai keduanya akur, tangguhkan dua orang ini sampai keduanya akur, tangguhkan kedua orang ini sampai keduanya akur.” “Tiga orang shalatnya tidak akan terangkat walaupun sejengkal di atas kepalanya: orang yang mengimami suatu kaum tetapi kaum itu belum datang tetapi kaum itu membencinya, wanita yang dibenci oleh suaminya dan dua saudara yang saling bermusuhan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memang telah menciptakan manusia beraneka ragam kecenderungan, watak dan pembawaannya. Setiap orang mempunyai kepribadian, pemikiran dan tabiat tersendiri. Hal ini terlihat dari penampilan lahiriyahnya dan sikap mentalnya. Namun perbedaan ini hanyalah merupakan perbedaan yang bersifat variatif dan bukan perbedaan paradoksal yang bertentangan dan konfrontatif, melainkan ia merupakan kekayaan. Sebagaimana Allah menciptakan beraneka ragam tanaman dan buahnya walaupun disiram dengan air yang sama. Tabiat alam adalah memiliki beraneka bentuk, iklim dan warna. Namun perbedaan itu hanyalah sebagai perbedaan variatif saja dan tidak menimbulkan pertentangan antara satu dan yang lainnya. Oleh karenanya, konflik yang dikelola secara positif dan menjadi kekuatan dinamis, konstruktif, evaluatif, check and balance, dan kontrol merupakan keniscayaan sebagai rahmat yang Nabi saw tekankan sisi positifnya : “Perbedaan ummatku adalah rahmat”. Akan tetapi perbedaan pendapat atau konflik yang kontra produktif dan destruktif yang mengakibatkan perpecahan, perceraian dan permusuhan dicela dalam Islam. Konflik inilah yang sangat dikecam oleh Al-Qur’an dan sunnah Nabi saw. (QS. Ali Imran:103, 105, Al-Anfal:46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah tangga yang bahagia merupakan impian setiap manusia. Kadar kebahagiaan tersebut sangat dipengaruhi berbagai faktor di antaranya: Faktor pertama berhubungan dengan masalah ciri-ciri kepribadian, kondisi perasaan dan hubungan timbal balik antara individu dalam keluarga. Masalah ini merupakan faktor yang paling dominan. Faktor kedua, meliputi hal-hal yang berkaitan dengan masalah ekonomi dan manajemen keuangan keluarga. Faktor ketiga berkaitan dengan pemikiran-pemikiran umum untuk mencemerlangkan kehidupan rumah tangga. Terutama dalam usaha mencapai idealisasi luhur dan mewujudkan akhlaq dan agama yang luhur. Faktor keempat berhubungan dengan masalah sosial, hubungan eksternal keluarga, serta yang bersifat pemanfaatan waktu senggang atau hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang sosiolog mengadakan penelitian tentang standar adaptasi suami-istri sebagai modal manajemen konflik rumah tangga untuk mencapai kebahagiaan suami-istri yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rasa cinta suami-istri harus terpatri erat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. suami-istri harus mau mengembangkan cara yang benar dan baik dalam bergaul, saling menolong, membantu serta berusaha menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan keretakan rumah tangga karena perbedaan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. suami-istri harus mau bekerja sama, mengenang memori bersama-sama, membangun benang kasih sayang dalam setiap kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Suami-istri harus saling menjamin agar tercapai kepuasan masing-masing. Terutama dalam hubungan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Suami-istri wajib berusaha bersungguh-sungguh memecahkan setiap problem rumah tangga yang muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Suami-istri harus saling memberikan kebebasan mengekspresikan hal yang mungkin dilakukan. Bekerja untuk mengembangkan potensi yang dimiliki selama tidak bertentangan dan mengganggu kehidupan suami-istri dan keluarga. Masing-masing pihak harus berusaha saling mengenal dengan baik agar kesesuaian antara mereka dapat tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lock berhasil menyimpulkan dalam penelitiannya yang berkenaan dengan masalah urgensi adaptasi suami istri untuk meredam konflik. Yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. adaptasi merupakan faktor penting dalam kehidupan rumah tangga yang bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Saling pengertian berlandaskan pada benih-benih cinta dan emosi. Serta tumbuhnya semangat dan keinginan untuk beraktivitas bersama. Juga rasa saling menghormati dan saling pengertian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Adaptasi bertumpu pada kemampuan masing-masing pihak menerima perasaan dan merespon emosi pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Zakaria Ibrahim mengkonfirmasikan bahwa kehidupan suami istri itu harus diisi dengan rasa kebersamaan, saling mengisi dan merasa senasib sepenanggungan. Suami istri hendaklah bersama-sama bersumpah untuk saling setia. Masing-masing harus merasa sebagai bagian yang lain. Ketulusan dalam berhubungan amat diperlukan. Perasaan, emosi, pemikiran dan tujuan kehidupan harus merupakan satu kesatuan yang utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Dale Carnegie merumuskan enam cara untuk membangkitkan kebersamaan dan persatuan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memberikan perhatian, simpati dan empati yang tulus kepada orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memberikan senyuman yang jujur bagaikan mekarnya bunga di taman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menyapa dengan panggilan yang menyejukkan hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menjadi pendengar yang baik dan doronglah orang lain untuk mengungkapkan isi hati dan mengalirkan gumpalan pikirannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Berbicara mengenai hal-hal yang mengasyikkan orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berusaha membuat orang lain itu merasa bangga dan penting serta mengaguminya dengan ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadangkala tidak dipungkiri bahwa suami istri memiliki pandangan yang berbeda dan salah satu harus dapat meyakinkan dan menjelaskan alasannya. Di antara metode komunikasi dan dialog yang sejuk serta meyakinkan orang lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Satu-satunya cara yang benar dalam mengatasi konflik, jangan emosi dan bertengkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hormatilah pendapat orang lain dan jangan cepat memvonisnya salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika Anda yang salah cepat-cepat dengan kesatria mengakuinya dan mohon maaf secara ikhlas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memulai segalanya dengan cara yang ramah tamah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mencoba merubah orang dalam pendekatan persuasif bukan konfrontatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Biarlah orang yang Anda hadapi itulah yang banyak berbicara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Biarlah dia mengira bahwa gagasan terpilih itu datangnya dari dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Coba melihat persoalan melalui kacamata orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Bersikaplah simpatik terhadap gagasan dan pemikiran orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Sentuhlah perasaan orang lain dengan cara yang baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Jelaskan maksud dan pikiran Anda dengan jelas dan menarik (QS. Fushilat:34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2009/mengelola-konflik-keluarga-menjadi-daya-rekat-bagian-ke-2/"target="_blank"&gt;dakwatuna.com&lt;/a&gt; – Di antara langkah manajemen konflik adalah rasionalisasi antara idealisme dan realisme sehingga tercapai titik temu kompromis yang positif sebagaimana dikatakan oleh Syeikh Musthafa Masyhur: “Kita kompromi untuk mengambil pilihan yang maslahat lebih baik daripada bercerai untuk pilihan yang paling maslahat (ashlah) dan kita kompromi untuk mengambil pilihan yang benar lebih baik daripada kita bertengkar untuk pilihan yang paling benar”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara metode efektif untuk menunjukkan dan merubah kebiasaan, sikap, persepsi, pikiran dan pendirian orang lain yang salah tanpa menimbulkan kejengkelan, kedongkolan dan ketegangan yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. dengan lebih dahulu menunjukkan kebaikan dengan pujian dengan tulus ikhlas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. dengan menunjukkan kesalahan orang secara tidak langsung sebab banyak orang yang tidak suka digurui dan dikuliahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dengan membicarakan lebih dahulu kesalahan dan cacat sendiri, sebelum melancarkan kecaman kepada orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memberi perintah dalam bentuk dan nada suatu usulan sebab tidak ada orang yang suka diperintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mencoba tidak menyinggung perasaan dan titik sensitif orang lain, sebab setiap orang menginginkan tetap terpeliharanya rasa harga dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Memberikan dorongan dengan memuji perbaikan yang telah diusahakan betapapun kecilnya, dan pujian ini dilakukan dengan senang hati dan penuh semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. memberikan reputasi baik kepada orang lain sebagai kekuatan moral sehingga ia harus mempertahankannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Memuji, membesarkan hati dan menyikapi seolah kesalahan orang lain itu mudah dibetulkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Usahakan agar orang lain suka melakukan apa yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah tangga ibarat tanaman memerlukan siraman, pupuk dan sinar di samping penjagaan dan perawatan dari yang mengganggu pertumbuhannya, maka rasa cinta, perhatian dan simpati merupakan kebutuhannya. Semuanya itu dapat didukung dengan beberapa kiat untuk menambah simpati orang lain dan meningkatkan kebahagiaan rumah tangga di antaranya yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan sering dan cepat merengek. Menurut laporan Boston Post bahwa banyak wanita dunia yang merusak kebahagiaan rumah tangganya dengan rengekan-rengekannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Cintailah dan biarkanlah hidup dengan cara sendiri menurut kecenderungan fitrinya dan jangan mencoba merubah hidup pasangan Anda. Psikolog L.F. Wood dalam Growing Together in the Family menyatakan bahwa sukses dalam perkawinan tidak bisa dicapai dengan menemukan pandangan yang serasi dan hebat, melainkan dicapai dengan menjadi sendiri pasangan yang serasi dan hebat. Demikian pula Prof. Henry James menegaskan bahwa yang pertama-tama diperlukan dalam pergaulan ialah tidak mencampuri cara khusus orang lain dalam mencari dan menemukan kebahagiaannya, asal caranya tidak bertentangan dengan norma dan caranya sendiri dalam menemukan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menjauhkan perceraian dengan menghindari banyak cerewet, mengomel dan mengumpat karena berharap yang terlalu banyak pada pasangan secara tidak proporsional dan realistis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berilah secara spontan pujian, terima kasih dan penghargaan terhadap hasil usaha orang lain betapapun kekurangannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Memberikan attensi-attensi kecil kondisional yang dapat meredam potensi konflik. Menurut cerita, George M. Cohan, raja teater di New York sesibuk apapun masih menyempatkan waktu untuk menelpon dua kali sehari kepada keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal seperti itu juga terjadi pada seorang ulama fiqih di Madinah Dr. Abdullah Az-Zahim yang selalu menelpon istrinya setibanya di kampus untuk menanyakan kabarnya dan memberitahukan kesampaiannya di kampus. Tujuan semua itu ialah untuk membuktikan bahwa Anda ingin menggembirakan pasangan Anda, dan bahwa kebahagiaan, kondisi dan hidupnya sangat berarti bagi Anda dan menjadi perhatian Anda selalu. Para pasangan khususnya kaum wanita sangat memperhatikan hari-hari penting dalam kehidupannya seperti hari kelahiran dan perkawinannya yang sensitif bila dilupakan oleh pasangan. Rayakan bersama secara islami atau minimal berikanlah hadiah atau ucapkanlah selamat ataupun sekadar percakapan kenangan. J. Sabbath, seorang hakim kondang di Chicago telah menyidangkan 40.000 kasus proses perceraian, dan berhasil mendamaikan 200 suami istri. Katanya: “Di antara peredam konflik dalam perkawinan yang paling banyak justru hal-hal remeh. Suatu hal kecil misalnya, jika sang istri melambaikan tangannya ketika suaminya pergi bekerja bisa mencegah perceraian.”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bersikaplah hormat dan sopan-santun kepada orang lain terlebih pasangan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Berusaha mempelajari dan memperbaiki penampilan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. G.V. Hamilton dalam What is wrong with marriage menyatakan bahwa kebanyakan problem-problem dalam perkawinan timbul karena konflik seksual dan kesesuaian syahwati yang kurang baik. Pendeknya banyak kesukaran dalam perkawinan karena faktor lain yang bisa diabaikan asal hubungan syahwatinya memuaskan. Dr. P. Popenoe, konsultan ahli Lembaga Masalah Perkawinan di Los Angeles menyimpulkan penyebab utama kandasnya perkawinan ialah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. tidak ada keserasian syahwati,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. kurang kompak penggunaan waktu luang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. kesulitan keuangan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. cacat rohani, jasmani dan perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengharuskan setiap muslim agar bersikap adil, baik terhadap orang yang dicintai maupun yang tidak disukai. “Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Maidah:8) Implementasi sikap adil ini merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam manajemen konflik untuk mengikis gejala fanatisme dan egoisme serta meredam ketegangan komunikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup: Evaluasi dan Introspeksi Bersama dalam Manajemen Konflik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen konflik ini sangat penting bagi setiap pasangan yang masih peduli arti penting keutuhan rumah tangga dan melanjutkan bahtera keluarga sampai ke tempat tujuan serta menganggap bahwa tiada harta yang paling berharga selain keluarga dan tiada mutiara seindah keluarga sebagaimana pesan theme song sinetron Keluarga Cemara di televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen konflik ini penting untuk dipelajari dan dibiasakan terutama bagi pasangan yang masih peduli arti kesalehan bukan hanya kesalehan pribadi melainkan juga kesalehan keluarga artinya baik terhadap keluarga dan membawa keluarga kepada yang lebih baik secara lahir dan batin, sebagaimana sabda Nabi saw. : “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik sikapnya terhadap keluarganya dan saya adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini penting bagi pasangan yang bukan penganut trend keblinger wajarisasi perceraian dan trend single parent sebagaimana yang dialami oleh sederetan artis, kaum selebritis, orang terkenal dan figur publik seolah perceraian merupakan hal yang wajar meskipun bagaimanapun juga sebenarnya sebuah tragedi perjalanan hidup manusia. Yaitu pasangan yang terlibat konflik rumah tangga dan tetap berusaha mencari jalan kompromi, rujuk, berhenti bertengkar dan berselisih serta kembali bekerja sama dengan memaklumi kekurangan dan memaafkan kesalahan masing-masing demi melanjutkan bersama perjalanan bahtera rumah tangga dan masa depan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai latihan praktis dalam manajemen konflik rumah tangga ada baiknya menggunakan evaluasi di antaranya pertanyaan-pertanyaan kecil ini yang merupakan saduran dari tulisan Emmet Crozier di American Magazine dengan beberapa penyesuaian dan editing mengenai faktor penyebab mengapa perkawinan bisa gagal dan kandas di tengah jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda masih mencumbu pasangan Anda, dan kadang-kadang membawakan makanan atau bunga kepadanya? Apakah Anda memberinya hadiah pada hari lahirnya dan pada hari ulang tahun perkawinan (Hadits Nabi saw. tahadauw tahabbu: Saling memberikan hadiahlah kalian niscaya akan saling mencintai) Apakah Anda memberi attensi yang tak terduga-duga kepadanya atau menunjukkan bukti kasih-sayang Anda? Apakah Anda berusaha tidak mengecam pasangan Anda terutama di depan orang lain? Apakah Anda berusaha memahami berbagai perasaan pasangan Anda dan komit untuk membantunya dalam mengatasi sat-sat kesulitan, keletihan, kegelisahan dan cepat marah? Apakah sedikitnya setengah dari waktu luang Anda gunakan untuk berdekatan dengan pasangan Anda? Apakah Anda sedemikian arif dan bijaksana untuk tidak membanding-bandingkan pasangan Anda dengan orang lain baik dari segi penampilan fisik, pemenuhan kewajiban, pelayanan dan attensi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda sungguh-sungguh memperhatikan kehidupan intelektual, interaksi sosial, pergaulan perkumpulan dan bacaan pasangan Anda maupun pemikirannya (fikrahnya) tentang berbagai masalah sehingga bisa diskusi dan nyambung? Apakah Anda berusaha mencari alasan untuk memuji dia dan menunjukkan rasa kagum kepadanya? Apakah Anda telah membiasakan diri mengucapkan terima kasih atas hal-hal kecil yang ia lakukan untuk Anda dan juga mengucapkan permohonan maaf untuk setiap kesalahan yang Anda lakukan? Apakah Anda sudah memberikan kemerdekaan penuh kepada pasangan Anda untuk menjalani aktivitas, karier, kehidupan, pilihan-pilihan dalam hidup? Apakah Anda berusaha untuk selalu bersikap sebaik-baiknya, seriang-riangnya, seceria-cerianya bila sedang berkumpul bersama supaya ia ikut riang dan senang? Apakah Anda berusaha menjadikan pelayanan Anda kepadanya bervariatif dan bahkan mengejutkan untuk menghindari kejenuhan dan kebosanan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda memiliki pengertian tentang pekerjaan yang dilakukan oleh pasangan Anda sehingga dapat membahasnya bersama? Apakah Anda bisa memikul bersama segala kesulitan-kesulitan pasangan Anda dalam menunaikan kewajiban-kewajibannya? Apakah Anda berusaha untuk bisa bergaul sebaik-baiknya dengan keluarga pasangan Anda? Apakah Anda berpakaian dan berpenampilan sesuai dengan selera dan keinginan pasangan Anda? Apakah Anda mengabaikan perbedaan dan perselisihan kecil yang tidak prinsipil demi memelihara keutuhan dan kedamaian rumah tangga? Apakah Anda berusaha mempelajari olahraga, permainan dan hiburan yang disukai oleh pasangan Anda, sehingga Anda pun bisa melakukannya dalam waktu senggang dan bermanfaat bagi semuanya? Wallahu A’lam Wabillahit taufiq wal Hidayah. []&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-4797619532764622994?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/4797619532764622994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/mengelola-konflik-keluarga-menjadi-daya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/4797619532764622994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/4797619532764622994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/mengelola-konflik-keluarga-menjadi-daya.html' title='Mengelola Konflik Keluarga Menjadi Daya Rekat'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-2754621441267973949</id><published>2009-12-07T22:30:00.000-08:00</published><updated>2009-12-08T04:51:51.082-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Tiga Perawat Akan Dipecat karena Berjilbab</title><content type='html'>8/12/2009 | 20 Zulhijjah 1430 H | Hits: 468&lt;br /&gt;Oleh: Tim dakwatuna.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2009/12/208732.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 466px; height: 300px;" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2009/12/208732.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2009/tiga-perawat-akan-dipecat-karena-berjilbab/"&gt;dakwatuna.com&lt;/a&gt; – Wajah tiga perempuan ini begitu tenang. Ada keyakinan yang sedang mereka perjuangkan. Meski, untuk itu mereka harus membayar mahal: dipecat setelah 15 tahun mengabdi. Suharti, Sutiyem dan Wiwin Winarti tak banyak bicara. Senin siang (7/11), ketiga wanita ini mendatangi Komnas HAM. Mereka sedang memperjuangkan keyakinannya: jilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga wanita ini adalah perawat di Rumah Sakit Mitra Internasional, Jatinegara, Jakarta Timur. Saat ini, mereka sedang menunggu proses pemecatan resmi dari tempat dimana mereka sudah 15 tahun mengabdi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suharti, 42 tahun, Sutiyem, 36 tahun dan Wiwin Winarti, 40 tahun terpaksa menuntut keadilan lewat Komnas HAM. Ketiganya mengaku telah dizalimi keyakinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya masih ingin tetap bekerja di RS Mitra Internasional. Saya merasa ini cubitan dari Allah, teguran dari Tuhan karena kelalaian saya di masa lalu. Saya harus tabah menghadapi cobaan ini,” kata Suharti, perempuan yang mulai berjihad mengenakan jilbab sejak 2000 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Suharti dan dua temannya, sudah mendapatkan Surat Peringatan 1, 2 dan 3 dari RS Mitra Internasional. Artinya, secara administratif ketiganya sudah layak untuk diproses PHK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ditanya, kenapa mereka di-PHK? Jawabannya sama: jilbab!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M Luthfie Hakiem, pengacara dari ketiga perawat ini mengatakan, ada prosedur yang tidak sesuai di RS Mitra Internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pertama, soal dikeluarkannya SP-1 sampai SP-3. Dalam perjanjian kerja, tiap SP baru bisa dikeluarkan dalam waktu 6 bulan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kenyataannya SP-1 sampai SP-3 keluar hanya dalam waktu dua minggu. Selain itu, ada masalah prinsip. Yaitu, tentang alasan pemecatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hanya karena ketiga perawat ini tidak memasukkan jilbab mereka. Padahal, di SOP perusahaan, tidak ada aturan itu,” kata Luthfie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suharti mengangguk. Juga kedua temannya, Wiwin dan Sutiyem. Mereka bercerita, sejak bulan Januari 2009, RS Mitra Internasional mengeluarkan izin bagi karyawatinya untuk mengenakan jilbab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijin pemakaian jilbab itu sendiri baru dikeluarkan setelah ada tuntutan dari karyawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saat itu Suharti dan beberapa temannya sempat mengajukan usulan disain untuk seragam bagi mereka yang berjilbab, yang sedang dirancang oleh seorang disainer dari Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, pihak manajemen rumah sakit sudah mempunyai disain sendiri. Kemudian, disain itu menjadi aturan pemakaian jilbab bagi karyawati RS Mitra Internasional. Yaitu, jilbab dimasukkan ke dalam kerah dan baju yang tidak sampai ke pergelangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau, dalam sebutan mereka, itu adalah jilbab gaul karena masih memperlihatkan lekukan bentuk bagian dada. Di sinilah masalah muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, disain itu dinilai tidak sesuai dengan aqidah yang diyakini. Beberapa perawat dan karyawati RS Mitra Internasional tidak sepakat dengan disain itu. Akhirnya, mereka memilih untuk tetap mengenakan jilbab yang mereka yakini benar secara syariah. Yaitu, jilbab longgar yang justru harus menutupi lekukan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apa yang kami lakukan dan kenakan ini, yaitu jilbab yang lebar hinga menutup dada, adalah sesuai dengan tuntutan syariah seperti yang ada dalam Al-Quran,” kata Suharti, dan diiyakan oleh dua temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan ini beresiko. Tiga perawat ini diintimidasi. “Sepuluh kali dipanggil HRD, diintimidasi dengan pertanyaan: Kamu nggak takut digeser? Saya dilarang menggunakan jilbab yang benar menurut keyakinan saya. Semua disertai dengan ancaman,” kata Suharti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah, ketiga perawat ini memakai jilbab yang tidak terlalu longgar. Mereka memakai jilbab bandana dan jilbab yang dimasukkan ke dalam baju. Tapi, mereka ingat syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami sudah ikuti aturan itu, termasuk kewajiban memakai bandana dan pakaian ketat. Tapi menurut keyakinan kami, berjilbab yang sesuai syariah adalah jilbab yang menutup dada hingga tak terlihat lekukan tubuh, seperti tercantum dalam Al-Quran,” kata Suharti, bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga mengenakan seragam berkerudung lebar menutup hingga sebatas punggung. Juga mengenakan kaos kaki untuk menutup telapak kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alasan pihak perusahaan terlalu dibuat-buat, yaotu menuntut agar kerudung mereka dimasukkan ke dalam baju. Jadi, tidak ada persoalan dalam performance atau keluhan dari pasien,” kata M Luthfie Hakim, pengacara dari tiga perawat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, model kerudung yang dikeluarkan di baju atau dimasukkan ke dalam baju, tidak diatur dalam SOP perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, peraturan jilbab itu telah disertifikasi oleh MUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami mengira ada manipulasi sertifikasi halal berpakaian versi MUI oleh RS Mitra Internasional,” tegas Luthfie, yang pernah menjadi pengacara mantan Danjen Kopassus Muchdi PR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komisioner Komnas HAM, Johny Nelson Simanjuntak yang menerima pengaduan tiga perawat ini, berjanji akan menindaklanjuti kasus ini. Dia menjanjikan tiga hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, akan menegur RS Mitra Internasional untuk lebih menghargai keyakinan karyawana. Kedua, menegur Disnaker Jakarta Timur untuk tidak memperantarai dan melanjutkan proses pemecatan terhadap ketiga perawat ini. Ketiga, menegur Serikat Pekerja RS Mitra Internasional karena gagal menjalankan fungsinya dalam membela hak anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita berharap mereka mendapat keadilan dan meminta sertifikasi halal pakaian RS Mitra Internasional ditinjau kembali. Karena sertifikasi itu telah dimanipulasi untuk memecat karyawannya,” kata Luthfie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya dari mana mereka bisa meyakini bahwa jilbab yang mereka kenakan itu sesuai syariah, Suharti menjawab:”Saya dan Mbak Wiwin rutin ikut liqo (kajian agama yang rutin diselenggara oleh PKS). Tapi kami berbeda murabbi,” Ujar Suharti sambil melirik Wiwin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengatakan bahwa mereka adalah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, mereka mengaku sebelumnya mereka tidak berteman. Mereka baru berteman dekat ketika dipersatukan oleh kasus pemecatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebetulnya kami berhasil menggalang sekitar sebalas orang, namun yang tersisa hanya tinggal kami bertiga. Seperti seleksi alam,” ujar Suharti kepada INILAH.COM di Komnas HAM, Jakarta, Senin (7/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai berita ini diturunkan, pihak manajemen RS Mitra Internasional masih tidak mau dikonfirmasi. INILAH.COM hanya diberi jawaban bahwa direksi dan HRD sedang tidak ada di tempat oleh staf di resepsionis. (inilah/ims)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-2754621441267973949?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/2754621441267973949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/tiga-perawat-akan-dipecat-karena.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2754621441267973949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2754621441267973949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/tiga-perawat-akan-dipecat-karena.html' title='Tiga Perawat Akan Dipecat karena Berjilbab'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-5718611502581255549</id><published>2009-12-06T23:28:00.000-08:00</published><updated>2009-12-08T04:53:37.255-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Rahasia Sukses Tarbiyah</title><content type='html'>&lt;b&gt;Apa yang menjadi rahasia kesuksesan tarbiyah? &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Yang pertama dan paling utama, adalah istiqamah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Yang menghiasi jiwa para murobbi dan mad'u atau mutarobbi dalam melewati putaran roda da'wah adalah istiqamah dalam hidayah, istiqamah dalam keikhlasan, istiqamah dalam kesabaran. Inilah hal terberat bagi setiap da'i dan bahkan nabi. Ayat yang membuat nabiyullah Muhammad SAW beruban rambutnya, adalah perintah untuk istiqamah. "Maka istiqamahlah (kamu) sebagaimana yang Aku perintahkan…" (Qs. Hud: 112). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan inti dari istiqamah adalah kesabaran.&lt;/i&gt; "Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Rabb-Nya di pagi dan senja hari, dengan mengharap keridhaan-Nya. Dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini. Dan jangan-lah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas." (Qs. Al-Kahfi: 28). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan panjang da'wah dan tarbiyah ini, istiqamah dibangun melalui tarbiyah imaniyah yang terus-menerus, baik secara jama'i (bersama) maupun dzati (mandiri). Liqo tarbawi sangat dipenuhi dengan suasana ruhiyah dan peribadahan, dan berbagai aktifitas jama'i untuk peningkatan sensitivitas ruhiyyah dan tazkiyatun-nafs (pembersihan jiwa) dilakukan secara periodik dan konsisten. Kemudian, ditopang oleh suasana saling menasehati dalam kebenaran, dalam kesabaran dan dalam kasih-sayang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Rahasia sukses kedua adalah disiplin dalam tanggung-jawab (indibath bil-mas'uliyah)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Pada masa-masa lalu kita akan menemukan seorang mutarobbi yang sangat menyesal dan memiliki rasa bersalah yang dalam, ketika datang terlambat ke liqo. Atau ketika ia udzur (berhalangan), esok harinya ia sibuk mendatangi saudaranya yang lain hanya untuk menyalin materi yang diberikan. Juga begitu banyak para Murabbi yang meninggalkan berbagai urusan pribadi dan keluarganya, karena ia harus mengisi liqo yang secara rutin dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah: jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." (Qs. At-Taubah: 24). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membolos bagi seorang murabbi, sepertinya melemparkan sebuah amanah sebesar gunung Uhud. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul, dan janganlah kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui." (Qs. Al-Anfal: 27). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita menemukan ada Mutarabbi yang punya ongkos pas-pasan untuk hadir dalam liqo atau halaqah, tidak sedikit kita temukan, Murabbi yang harus pulang berjalan kaki – karena tidak tersisa lagi uang satu sen pun. Bukan karena para Mutarabbi tidak membantu, tetapi bahkan sang Murabbi tidak pernah menampilkan wajah dirinya sedang mengalami kesulitan di hadapan para mutarabbinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"… orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena (mereka) memelihara diri dari meminta-minta…" (Qs. Al-Baqarah: 272). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggungjawab yang berangkat dari kesadaran akan amanah da'wah ini, menjadi tradisi yang diwariskan para Murabbi kepada mutarabbinya. Nyatanya, semakin mereka disiplin pada tanggung-jawab da'wah dan tarbiyah, semakin Allah memudahkan semua urusan mereka. Dan bahkan, seringkali Allah menganugerahkan jalan keluar yang tidak disangka-sangka atas berbagai kesulitan yang dihadapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan bersabarlah, karena Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang orang yang berbuat kebaikan." (Qs. Huud: 115). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Rahasia ketiga, adalah kemenyeluruhan dalam peran tarbiyah (at-takamuliyah fi daur at-tarbawi)&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Seorang Murabbi atau Murabbiyah – ketika mentarbiyah mutarabbinya – tidak hanya memerankan diri sebagai seorang guru ( muwajjih) yang menyampaikan ilmu-ilmu Islam. Tetapi pada saat bersamaan, ia menjadi seorang syaikh/ustadz dalam memelihara dan meningkatkan ruhiyah dan ma'nawiyah mutarabbi-nya. Ketika menghadapi masalah-masalah yang dialami sang mutarabbi, ia menjadi bapak atau ibu (walid) bagi mutarabbi-nya. Dengan penuh kasih-sayang dan kesabaran, ia membimbing sang anak untuk mampu menyelesaikan persoalan-persoalannya. Memuji keberhasilannya dan memotivasi untuk bangkit dari kegagalannya. Ketika berada di medan da'wah dan amal jama'i, ia berperan sebagai pemimpin yang ikhlas, bijak dan juga tegas. Ia tahu kapan harus berdiskusi dan kapan harus instruksi. Ia buka ruang partisipasi dan syura (musyawarah) untuk menghasilkan yang terbaik. Ia senantiasa mengambil keputusan setelah memohon taufiq dan hidayah dari Allah Swt. Dan ketika ia sedang rihlah (jalan-jalan/tamasya) atau dalam suasana santai dengan para mutarabbi-nya, ia menjadi teman bicara dan bermain yang mengasyikkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenyeluruhan peran-peran tarbiyah inilah yang telah menghasilkan kader-kader terbaik dari kalangan sahabat-sahabat Rasul Saw (as-sabiqunal awalun) dan juga generasi berikutnya. Dengan ini, setiap mad'u atau Mutarabbi merasa nyaman dalam rumah tarbiyah mereka, memiliki semangat penerimaan ( ruhul-istijabah) yang kuat terhadap segala arahan dan bimbingan dari sang Murabbi tercinta. Sehingga, sebentar saja ada di rumah tarbiyah, mereka mengalami perubahan kepribadian yang cepat (qabil lit-taghyir ) dan selanjutnya mereka keluar dari rumah tarbiyah sebagai penyeru perubahan ke arah kebaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, liqo/halaqoh tarbiyah menjadi sarana efektif untuk membangkitkan kesadaran umat dan membalikkan orientasi hidup mereka. Halaqah ammah (umum) dan halaqah khashshah (khusus/liqo) menghiasi malam-malam dan siang, di mana ribuan spidol whiteboard menuliskan kalimat-kalimat Islam setiap harinya. Sebuah irama yang terus bergema tak pernah henti. Persis ungkapan nabi Nuh as: "Ya Rabbi, sesungguhnya aku telah menda'wahi kaumku malam dan siang." (Qs. Nuh: 5). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat liqo tarbawi merupakan yang paling dirindukan. Rasa haus akan ilmu, kerinduan bertemu sesama ikhwan atau akhwat, berbagi masalah dan pengalaman dengan sang Murabbi atau murabbiyah, dan pulang kembali ke rumah dengan dada yang penuh dengan keindahan iman dan kesempurnaan tawakal kepada Allah Swt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam hari berikutnya, adalah hari-hari da'wah dan tarbiyah. Sang Mutarabbi pada sisa enam hari berikutnya menjelma sebagai Murabbi dan da'i bagi umat. Ilmu dan pemahaman yang didapatkan dalam liqo tarbawi kemarin, telah menjadi terna berbagai liqa'at tarbawi pada keesokan harinya. Merekalah sosok-sosok Rabbaniyyun. "Hendaklah kamu menjadi orang-orang Rabbani. Karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya." (Qs. Ali Imran: 79). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada keraguan sedikit pun untuk menyampaikan ilmu Islam kepada mad'u (obyek da'wah). Meski usia mereka muda, bukan lulusan pesantren dan sebagian besar belum menguasai bahasa Arab, namun ada " izzah" (keyakinan dan kebanggaan) akan fikrah Islam yang mereka miliki. Ada "hamasah" (semangat menggelora) untuk mengamalkan Islam dan menyerukannya kepada orang lain. Dan ada "ghirah " (kecemburuan dan semangat pembelaan) terhadap Islam yang diabaikan oleh ummat-nya sendiri. Inilah tiga unsur yang menghiasi militansi tarbiyah dan da'wah mereka pada tingkat individu. Izzah, hamasah dan ghirah Islamiyah. Ketiga hal ini tidak lahir kecuali dari mata air keimanan yang jernih, lautan pemahaman yang luas dan gelombang keikhlasan yang tidak pernah surut. Militansi individu semakin diperkokoh dengan semangat keterikatan ( ruhul-irtibath) antar anggota dalam sebuah halaqah, semangat persaudaraan (ruhul-ukhuwah) yang terpancar dari cahaya wajah-wajah yang mudah saling mengenali, walaupun belum pernah berjumpa sebelumnya. Serta semangat kerjasama ( ruhul amal-jama'i) untuk menopang berbagai tanggungjawab dan beban da'wah melalui semangat saling memberi dan berkorban. Semua ini menjadikan himpunan mereka sebagai bangunan yang kokoh dan saling menopang (al-bunyan al-marshush ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur rapi, seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh". (Qs. As-Shaf: 4). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu'alam bishowab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari buku 'Tarbiyah Menjawab Tantangan'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-5718611502581255549?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/5718611502581255549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/rahasia-sukses-tarbiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/5718611502581255549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/5718611502581255549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/rahasia-sukses-tarbiyah.html' title='Rahasia Sukses Tarbiyah'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-6374596773972782487</id><published>2009-12-06T03:31:00.000-08:00</published><updated>2009-12-08T04:54:20.687-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Manipulasi Iblis</title><content type='html'>Badri wrote 23 hours ago&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”. Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. "Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua. (QS. Al-A’rof: 20-21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini adalah kisah yang telah lama diketahui oleh manusia, yaitu kisah antara Adam, Hawa dan iblis. Kisah yang diabadikan dalam Al-Quran dengan pengambaran yang sangat gamblang dan jelas, yang diceritakan langkah demi langkah, tentu memberikan sebuah gambaran kepada kita bahwa ketika Bapak dan Ibu dari seluruh manusia itu digoda oleh iblis, maka anak keturunannyapun tidak luput dari godaan itu. Seperti itulah ikrar iblis kepada Allah ketika diusir dari surga.&lt;br /&gt;“Sungguh saya benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus”. (QS. Al-A’rof: 16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah yang ternyata telah berhasil membuat Adam dan Hawa tertipu akan selalu digunakan oleh iblis untuk menggoda anak keturunan Adam. Namun jurus-jurus yang sudah diketahui itu kadangkala sering tidak disadari, sehingga kembali membuat manusia tertipu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia telah dimuliakan Allah, diumumkan kelahirannya kepada makhluk tertinggi dalam majelis para malaikat, para malaikat diperintahkan sujud kepada Adam. Manusia diberikan dua potensi berupa kebaikan dan keburukan, petunjuk dan kesesatan. Pada dirinya terdapat kelemahan tertentu, kalau ia tidak konsisten pada perintah Allah maka dari titik-titik kelemahan itulah ia dapat dimasuki oleh setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisikan setan ini tidak diketahui bagaimana caranya, akan tetapi kita dapat mengetahui sasarannya berdasarkan informasi yang benar dari Al-Quran, sasaran penyesatan itu adalah titik kelemahan pada diri manusia. Setan mempermainkan kecenderungan manusia yang tersembunyi, manusia ingin kekal, diberi umur yang panjang sehingga sepertinya kekal, manusia juga ingin memiliki kepemilikan yang tak terbatas padahal usia mereka pendek dan terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat ini diketahui bahwa manipulasi yang digunakan iblis adalah:&lt;br /&gt;“An takuunaa malakaini au takuunaa minal khalidin.”&lt;br /&gt;Dalam penjelasan qiroah malakaini ada dua bacaan yang dapat dijadikan pengertian untuk memahamai maksud dari ayat ini. Bacaan pertama adalah: malikaini yaitu huruf lam dibaca kasroh yang berarti dua orang raja, yakni raja dan ratu, bacaan ini dikuatkan oleh nash lain dalam surat Thaaha: “Maukah aku tunjukan kepada kalian berdua, kepada pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan punah”. (QS. Thaha: 120)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar bacaan ini, maka manipulasi ini adalah kekuasaan yang abadi dan umur yang kekal. Keduanya merupakan syahwat atau kecenderungan yang paling kuat dalam diri manusia.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bacaan kedua adalah malakaini, huruf lam dibaca fathah yang berarti dua malaikat, maka manupulasi setan itu adalah dengan melepaskan manusia dari ikatan-ikatan fisik seperti malaikat yang kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Iblis ini mengetahui bahwa Allah melarang Adam dan Hawa memakan buah ini, dan larangan ini terasa berat dalam jiwa mereka, maka untuk menggoyang hati mereka, iblis menimbulkan khayalan dan angan-angan kepada mereka, di samping juga mempermainkan syahwat dan keinginan mereka. Bahkan iblis memperkuat dengan sumpah bahwa ia adalah pemberi nasehat yang berlaku jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam dan istrinya lupa karena pengaruh dorongan syahwat dan sumpah setan yang penuh tipu daya bahwa setan adalah musuh mereka yang tidak mungkin menunjukkan mereka kepada kabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyid Qutb dalam tafsirnya menjelaskan bahwa, “Sesungguhnya iblis hanya mendatangi mereka dari titik kelemahan mereka dan tempat masuknya syahwat. Tidak ada yang dapat melindungi manusia dari godaan setan itu kecuali dengan memperkuat iman dan zikir, memperkuat pertahanan dari penyesatan dan bisikan jahatnya, mengalahkan syahwat dan menundukan hawa nafsu kepada petunjuk Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia dapat saja berbuat keliru dan lupa. Pada dirinya terdapat kelemahan yang dapat dimasuki setan, ia tidak selamanya patuh dan tidak selamanya istiqomah. Akan tetapi ia dapat mengejar kekeliruannya, mengakui kesalahannya, menyesali perbuatan, dan memohon pertolongan dan ampunan kepada Tuhannya. Karena manusia mempunyai potensi untuk kembali ke jalan yang benar dan bertaubat , tidak keterusan dalam maksiat sebagaimana halnya setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia menyadari akan kekeliruannya dan terjatuh dalam kemaksiatan maka ucapan yang keluar adalah seperti ucapan yang keluar dari dari bibir Adam dan Hawa:&lt;br /&gt;رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ&lt;br /&gt;"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al-A’rof: 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengetahui manipulasi iblis tersebut, diharapkan kita menjadi waspada terhadap hal-hal serupa yang menjadi tempat sasaran iblis dalam menggoda dan menyesatkan manusia. Wallahu a’lam bisshowab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Zulhamdi M. Saad, Lc&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-6374596773972782487?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/6374596773972782487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/manipulasi-iblis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6374596773972782487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6374596773972782487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/manipulasi-iblis.html' title='Manipulasi Iblis'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-102550475828401415</id><published>2009-12-04T00:30:00.000-08:00</published><updated>2009-12-08T05:00:45.680-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>UKHUWAH ISLAMIYAH</title><content type='html'>&lt;font size="4"&gt; Muqadimah&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt; Ukhuwah merupakan anugrah Allah yang tiada terhingga yang Allah limpahkan hanya kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya saja. Ukhuwah juga merupakan kenikmatan yang tidak dapat diukur oleh materi apapun yang ada di dunia ini. Bahkan kendatipun seluruh manusia sepakat untuk mengumpulkan semua kekayaan mereka, namun itu semua tidak dapat digunakan untuk membeli ‘ukhuwah’. Karena ukhuwah tumbuh dan lahir dari cahaya keimanan yang membara dalam sanubari seorang hamba. Allah SWT mengatakan dalam Al-Qur’an (QS. 8 : 63) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan (Allahlah) Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman).  Walaupun kamu  membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. &lt;br /&gt;Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah ukhuwah Islamiyah, yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Dan banyak pula diamalkan oleh generasi berikutnya hingga pada masa kita sekarang ini. Walaupun seolah dengan berlalunya zaman, berlalu pula ruh ukhuwah dari dalam jiwa kaum muslimin. Bahkan jika kita perhatikan kondisi kontemporer kaum muslimin, kita mendapatkan terjadinya perpecahan yang tiada berkesudahan. Padahal, perpecahan merupakan sesuatu yang sangat dilarang dalam Islam. Allah SWT berfirman (QS. 3 : 103) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan berpegang teguhlah kalian pada tali Allah (Al-Islam) dan janganlah kalian berpecah belah. Dan ingatlah oleh kalian akan nikmat Allah yang diberikan pada kalian, ketika dahulu kalian saling bermusuhan lalu Allah satukan diantara hati kalian. Dan jadilah kalian atas kenikmatan Allah tersebut menjadi bersaudara…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menjalin persaudaraan yang demikian eratnya, bahkan lebih erat dari persaudaraan yang terlahir karena adanya garis nasab. Oleh karena itulah, Allah menggambarkan hal ini sebagai suatu kenikmatan yang tidak dapat diukur dengan ukuran materiil, sebesar apapun materi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="4"&gt;Makna Ukhuwah&lt;/font&gt;&lt;br /&gt; Dari segi bahasa, ukhuwah merupakan bentuk mashdar (baca; infinitif) dari kata ‘Akha’ yang berarti bersaudara. Sedangkan ukhuwah berarti persaudaraan. Adapun dari segi istilahnya, para ulama memiliki definisi yang beragam. Diantaranya adalah sebagaimana yang dikemukakan oleh Dr. Abdullah Nasih Ulwan : (1997 : 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwah merupakan kekuatan iman yang melahirkan perasaan kasih sayang yang mendalam, cinta, penghormatan dan rasa saling tisqah (baca; salinng percaya), terhadap seluruh insan yang memiliki ikatan aqidah Islamiyah yang sama dan juga yang memiliki cahaya keimanan dan ketaqwaan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ukhuwah merupakan sesuatu yang terlahir dari keimanan yang mendalam, dan juga merupakan buah dari ketaqwaan kepada Allah SWT. Oleh karena itulah, ulama mengatakan, bahwa tidak ada iman tanpa ukhuwah, sebagaimana tidak ada ukhuwah tanpa adanya pondasi iman. Membenarkan hal tersebut, firman Allah SWT (QS. 49 : 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang mu'min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun mengenai ukhuwah sebagai buah dari ketaqwaan, sekaligus menafikan tentang persahabatan tanpa adanya ketaqwaan (QS. 43 : 67) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain &lt;br /&gt;kecuali orang-orang yang bertakwa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita juga dapat mengambil kesimpulan, bahwa seorang yang beriman apabila tidak memiliki rasa ukhuwah terhadap sesama muslim lainnya, hal ini menunjukkan bahwa imannya belum sempurna. Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Qatadah ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak beriman salah seorang diantara kalian, hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.’ (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="4"&gt;Keutamaan Ukhuwah&lt;/font&gt;&lt;br /&gt; Di luar keutamaan yang terkandung dalam ukhuwah, sesungguhnya sebelum segala-galanya, ukhuwah merupakan perintah Allah SWT. Perhatikan firman Allah berikut (QS. 3 : 103)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni`mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni`mat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas melarang kita untuk bercerai berai. Sedangkan bercerai berai merupakan lawan dari persatuan, yang menjadi salah satu komponen mendasar ukhuwah islamiyah. Namun demikian, disamping sebagai kewajiban, ukhuwah memiliki keutamaan yang cukup banyak, diantaranya adalah:&lt;br /&gt;1. Wajah orang yang berukhuwah akan bersinar.&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Umar bin Khatab ra, Rasulullah SAW mengatakan kepadaku, ‘sesungguhnya diantara hamba-hamba Allah terdapat sekelompok orang yang mereka ini bukan para nabi dan bukan pula orang yang mati syahid, namun posisi mereka di sisi Allah membuat para nabi dan orang yang mati syahid menjadi iri. Para sahabat bertanya, beritahukan kepada kami, siapakah mereka itu ya Rasulullah ?  Beliau menjawab, ‘mereka adalah sekelompok orang yang saling mencintai karena Allah SWT, meskipun diantara mereka tiada ikatan persaudaraan dan tiada pula kepentingan materi yang memotivasi mereka. Demi Allah, wajah mereka bercahaya, dan mereka berada di atas cahaya. Mereka tidak takut manakala manusia takut, dan mereka tidak bersedih hati manakala manusia bersdih hati.’ Lalu Rasulullah SAW membacakan ayat ‘Sesungguhnya wali-wali Allah itu, mereka tidak takut dan tidak pula bersedih hati.” (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tidak takut dan tidak bersedih hati.&lt;br /&gt;(sebagaimana di gambarkan dalam hadits di atas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Akan diampuni dosa-dosanya.&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Salman al-Farisi ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya seorang muslim, apabila ia bertemu dengan saudaranya muslim yang lainnya, kemudian ia menjabat tangannya, maka akan berguguranlah dosa keduanya sebagaimana bergugurannya dedaunan dari sebuah pohon yang telah kering di hari angin bertiup sangat kencang. Atau kalau tidak, dosa keduanya akan diampuni, meskipun sebanyak buih di lautan. (HR. Imam Tabrani dalam Al-Mu’jam al-Kabir VI/ 256, dan Imam Baihaqi dalam syu’ab al-Iman VI/ 437)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mendapatkan ‘naungan’ Allah, di hari tiada naungan selain naungan-Nya.&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, bahwa Allah berfirman pada hari kiamat. ‘Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku.? Pada hari ini Aku akan menaungi mereka di hari tiada naungan selain naungan-Ku. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mendapatkan cinta Allah.&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra, bahwa seorang pemuda mengunjungi saudaranya di kota lain. Di tengah perjalanannya, Allah mengutuskan padanya seorang malaikat (yang menyamar). Ketika malaikat tiba padanya, berkata, ‘Wahai pemuda, engkau hendak kemana?’ Ia menjawab, ‘aku ingin bersilaturahim ke tempat saudaraku di kota ini.’ Malaikat bertanya lagi, ‘Apakah maksud kedatanganmu ada kepentingan duniawi yang ingin kau cari?’ Ia menjawab, ‘Tidak, selain hanya karena aku mencintainya karena Allah SWT.’ Kemudian malaikat berkata, ‘sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, diperintahkan untuk menyampaikan kepadamu bahwa Allah telah mencintaimu, sebagaimana kamu mencintai saudaramu tersebut. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;6. Dapat merasakan manisnya iman.&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Anas bin Malik ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘ada tiga hal, yang apabila ketiganya terdapat dalam diri seseorang, maka ia akan dapat merasakan manisnnya iman. (1) Lebih mencintai Allah dan rasul-Nya dari pada apapun selain keduanya. (2) Mencintai seseorang semata-mata hanya karena Allah SWT. (3) Tidak menyukai kembali pada kekafiran, sebagaimana ia benci jika dilemparkan ke dalam api neraka. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="4"&gt;Syarat Dalam Berukhuwah&lt;/font&gt;&lt;br /&gt; Untuk melaksanakan kewajiban dalam berukhuwah dan juga untuk dapat menggapai seluruh keutamaan yang terkandung dalam ukhuwah, seroang muslim harus dapat merealisasikan syarat-syarat dalam berukhuwah. Diantara syarat-syaratnya adalah:&lt;br /&gt;1. Ikhlas.&lt;br /&gt;Ukhuwah seorang muslim terhadap muslim lainnya, haruslah dilandasi dengan keikhlasan kepada Allah SWT. Ukuhwah yang terlahir bukan karena sesuatu yang bersifat keduniaan, atau karena termotivasi oleh kepentingan tertentu. Karena apabila ukhuwah telah tercampur dengan ketidak ikhlasan, maka sudah menjadi hak Allah apabila tidak menerima ukhuwah yang seperti itu. Kisah yang terdapat dalam hadits, yang menceritakan seorang pemuda yang ingin mengunjungi ‘saudara seimannya’ (lihat hadits keutamaan ukhuwah no. 5 dalam makalah ini) menunjukkan bahwa ukhuwah itu harus ikhlas semata-mata cintanya hanya karena Allah. Dan ukhuwah seperti inilah yang akan membuahkan mendapatkan cinta dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dilandasi dengan iman dan ketaqwaan.&lt;br /&gt;Karena hanya iman dan ketaqwaan sajalah, yang mampu menjadikan ukhuwah tetap bersih, sebagaimana yang diinginkan oleh Islam. Allah menggambarkan dalam Al-Qur’an (QS. 43 : 67):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain &lt;br /&gt;kecuali orang-orang yang bertakwa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Komitmen dengan adab Islam.&lt;br /&gt;Ukhuwah tidak akan pernah terajut, apabila kedua orang yang saling berukhuwah tidak mengimplementasikan adab dan perilaku islami. Dan hal seperti inilah, yang maknanya terkandung dalam salah satu sabda Rasulullah SAW :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…dan dua orang pemuda, yang saling mencintai karena Allah. Mereka bertemu karena Allah dan merekapun berpisah karena Allah SWT… (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berlandaskan pada prinsip saling menasehati kerena Allah.&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW mengatakan bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘Seorang mu’min merupakan cermin bagi mu’min lainnya, yang apabila ia melihat pada aib pada diri saudaranya, ia memperbaikinya. (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Saling tolong menolong dalam kesenangan dan kesusahan.&lt;br /&gt;Hal ini digambarkan Allah dalam Al-Qur’an (QS. 5 : 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketaqwaan, dan janganlah kalian saling tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong menolong dalam kebaikan dan ketaqwaan merupakan perintah Allah SWT, baik dalam kondisi suka maupun duka. Bahkan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW mengungkapkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Nu’man bin Basyir ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘Perumpamaan orang-orang mu’min dalam hal kecintaan dan kasih sayang diantara mereka adalah laksana satu tubuh, yang apabila terdapat salah satu anggota tubuhnya yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan merasakan sakit, dengan tidak dapat tidur dan demam.’ (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="4"&gt;Cara untuk mempererat tali ukhuwah&lt;/font&gt;&lt;br /&gt; Terdapat beberapa cara untuk dapat menumbuhkan serta mempererat jalinan tali ukhuwah yang terajut diantara kaum muslimin. Diantara caranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memberitahukan rasa ‘cinta’nya kepada saudaranya.&lt;br /&gt;Hal ini sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Al-Miqdam bin Ma’di Karib, Rasulullah SAW bersabda, ‘Apabila seorang mu’min mencintai saudaranya sesama mu’min, maka beritahukanlah bahwa ia mencintainya (karena Allah SWT) (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain, dikisahkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Anas bin Malik ra, bahwa seorang pemuda ada di samping Rasulullah SAW, kemudian tidak lama kemudian, lewatlah seseorang melalui mereka. Kemudian pemuda ini mengatakan, ‘Ya Rasulullah, sungguh aku mencintai orang itu (karena Allah).’ Kemudian Rasulullah SAW bertanya, ‘sudahkah engkau memberitahukan padanya?’  Ia menjawab, ‘belum.’ Rasulullah SAW mengatakan, kalau demikian beritahukalah padanya.’ Lalu pemuda ini mengikuti orang tersebut dan mengatakan padanya, ‘aku mencintaimu karena Allah.’ Orang tersebut menjawab, ‘Semoga Allah mencintaimu seperti engkau mencintaiku karena-Nya.’ (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mendoakan saudaranya&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat dikisahkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Umar bin Khattab ra, aku meminta izin kepada Rasulullah SAW untuk pergi umrah. Kemudian Rasulullah SAW mengizinka aku dan berkata, ‘jangan lupa wahai saudaraku doanya. Beliau mengucapkan sebuah kalimat yang teramat membahagiakan, seakan aku memiliki dunia. (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Memberikan senyuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Dzar ra, Rasulullah SAW mengatakan kepadaku, ‘janganlah kalian menganggap remeh satu perbuatan baik sedikitpun, meskipun hanya memberikan senyuman (wajah yang ramah) kepada kepada saudaramu. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menjabat tangan.&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW  mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Salman al-Farisi ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya seorang muslim, apabila ia bertemu dengan saudaranya muslim yang lainnya, kemudian ia menjabat tangannya, maka akan berguguranlah dosa keduanya sebagaimana bergugurannya dedaunan dari sebuah pohon yang telah kering di hari angin bertiup sangat kencang. Atau kalau tidak, dosa keduanya akan diampuni, meskipun sebanyak buih di lautan. (HR. Imam Tabrani dalam Al-Mu’jam al-Kabir VI/ 256, dan Imam Baihaqi dalam syu’ab al-Iman VI/ 437)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Bersilaturahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda, bahwa Allah berfirman, ‘Cinta-Ku wajib diberikan kepada orang yang saling mencintai karena-Ku, kepada yang saling duduk karena-Ku, kepada yang saling mengunjungi (bersilaturahim) karena-Ku, dan yang saling berlomba untuk berkorban karena-Ku.” (HR. Ahmad bin Hambal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mengucapkan selamat pada moment tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Anas bin Malik ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa yang bertemu dengan saudaranya yang muslim dengan sesuatu yang menyenangkannya untuk membahagiakannya, maka sungguh Allah akan membahagiakannya pada hari kiamat. (HR. Tabrani dalam Mu’jam Shaghir, II/288)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Memberikan hadiah.&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW mengemukakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saling mencintai dan saling memberi hadiahlah kalian (HR. Baihaqi &amp; Tabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Memberikan perhatian penuh pada kebutuhan saudaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa yang melapangkan kesempitan dunia seorang mu’min, maka Alla akan melapangkan baginya kesempitan pada hari kiamat. Dan barang siapa yang mempermudah kesulitan seseorang, maka Allah akan mempermudahnya dalam kehidupan dunia dan akhirat. Barang siapa yang menutupi sela seorang muslim, maka Allah akan menutupi celanya di dunia dan di akhirat. Dan Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selagi hamba-Nya tersebut menolong saudaranya. &lt;br /&gt;(HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Melaksanakan semua hak-hak ukhuwah.&lt;br /&gt;Terdapat beberapa hal, yang menjadi hak seorang muslim dengan muslim lainnya dalam berukhuwah yang harus ditunaikan oleh setiap muslim. Hak-hak tersebut akan dibahas dalam pembahasan berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="4"&gt;Hak-Hak Dalam Berukhuwah&lt;/font&gt;&lt;br /&gt; Dalam ukhuwah terdapat hak-hak yang mesti dilaksanakan oleh sesama muslim yang saling bersaudara karena Allah SWT. Diantara hak-hak tersebut adalah sebagaimana yang dikemukakan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah haditsnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘Hak seorang muslim dengan muslim lainnya ada eman. Para sahabat bertanya, ‘Apa itu wahai Rasulullah SAW? Beliau menjwab, ‘apabila engkau bertemu dengannya ucapkanlah salam, apabila ia mengundangmu penuhilah, apabila ia minta nasehat darimu nasehatilah, apabila ia bersin doakanlah, apabila ia sakit tengoklah, dan apabila ia meninggal dunia maka ikutilah jenazahnya.”  (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hadits di atas, dapat kita petik kesimpulan, bahwa diantara hak ukhuwah seorang muslim terhadap muslim lainnya adalah:&lt;br /&gt;1. Mengucapkan salam.&lt;br /&gt;2. Memenuhi undangannya.&lt;br /&gt;3. Memberikan nasehat.&lt;br /&gt;4. Mendoakan ketika bersin.&lt;br /&gt;5. Menengok ketika sakit.&lt;br /&gt;6. Mengikuti jenazahnya ketika meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain keenam hak ini, juga masih terdapat hak lainnya, yaitu sebagaimana yang terdapat dalam sebuah hadits:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa yang melapangkan kesempitan dunia seorang mu’min, maka Alla akan melapangkan baginya kesempitan pada hari kiamat. Dan barang siapa yang mempermudah kesulitan seseorang, maka Allah akan mempermudahnya dalam kehidupan dunia dan akhirat. Barang siapa yang menutupi sela seorang muslim, maka Allah akan menutupi celanya di dunia dan di akhirat. Dan Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selagi hamba-Nya tersebut menolong saudaranya. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hadits ini dapat di ambil beberapa poin penting, bahwa hak seorang muslim terhadap muslim lainnya adalah :&lt;br /&gt;7. Memperhatikan dan peduli terhadap kebutuhan dan kesusahannya.&lt;br /&gt;8. Menutupi aib atau kekurangan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah Lain Dari Ukhuwah&lt;br /&gt; Selain berbagai keistimewaan yang telah digambarkan di atas, ukhuwah memilki nilai positif lain yang sangat luas, yaitu akan dapat mewujudkan al-wihdah al-islamiyah (baca; persatuan umat). Karena dengan adanya ukhuwah, setiap muslim tidak akan memandang seseorang dari sukunya, bahasanya, negaranya, warna kulitnya, warna rambutnya, organisasinya, partainya dan lain sebagainya. Namun ia akan melihat seseorang dari segi aqidahnya. Siapapun ia, jika ia mentauhidkan Allah, beragamakan Islam, bermanhajkan Al-Qur’an, berkiblatkan ka’bah, bersunahkan sunah Rasulullah SAW, maka ia adalah saudaranya. Sehingga ia akan memandang bahwa di setiap daerah, setiap wilayah atau bahkan di negara manapun yang di sana terdapat orang-orang yang memperjuangkan kalimatullah, maka itu adalah negrinya. Dan setiap muslim memiliki kewajiban untuk senantiasa menolong saudaranya di jalan Allah SWT. Atau paling tidak, harus memiliki kepedulian terhadap kebutuhan dan kesusahan yang dialami saudaranya. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Hudzaifah bin Yaman ra, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang tidak peduli terhadap urusan kaum muslimin, maka bukanlah ia termasuk golongan mereka (kaum muslimin).” (HR. Tabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Adapun pada zaman sekarang ini, berangkat dari ketiadaan ukhuwah, maka seolah tiada pula persatuan dan kesatuan di kalangan umat Islam. Hampir setiap organisasi, kelompok, partai berpecah belah satu dengan yang lainnya. Ini masih dalam satu negara, maka apatah lagi jika sudah berbeda negara, berbeda warna kulit dan lain sebagainya. Kondisi seperti ini diperparah lagi dengan adanya konspirasi kaum barat yang berusaha untuk memecah belah kaum muslimin. Sehingga saat ini dapat dikatakan tidak ada satu negara muslim pun yang secara politiknya mencoba untuk merealisasikan ukhuwah dalam politik luar negrinya terhadap negara muslim lainnya. Padahal ukhuwah merupakan bagian terpenting dari keimanan. Karena tiada kesempurnaan iman tanpa adanya ukhuwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font size="4"&gt;Penutup&lt;/font&gt;&lt;br /&gt; Inilah sekelumit bahasan tentang ukhuwah, yang tentunya kita semua harus berusaha untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam skala individu, sosial, nasional, bahkan internasional. Karena kita akan lemah tanpa adanya ukhuwah, sebaliknya kita akan dapat kuat dan besar dengan merealisasikan ukhuwah dalam jiwa kita. Sementara, ukhuwah merupakan buah dan konsekwensi logis dari keimanan kepada Allah SWT. Dalam artian, bahwa ukhuwah mustahil direalisasikan tanpa memperdalam dan memperkokoh keimanan.&lt;br /&gt; Jadi, jalan yang harus ditempuh oleh setiap muslim adalah memperkokoh keimanan dan mempertebal ketakwaan kepada Allah SWT. Karena hal tersebut merupakan ‘pondasi’ dari ukhuwah, untuk kemudian mencoba mengamalkan kiat-kiat Rasulullah SAW dalam mempertebal rasa ukhuwah dalam diri kita masing-masing. Dan akhirnya, semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai orang-orang yang senantiasa dikuatkan keimanannya, dipererat ukhuwahnya dan dijadikan sebagai hamba-hamba yang berhak mendapatkan sorga dari-Nya. Amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Wallahu A’lam Bis Shawab.&lt;br /&gt; By. Rikza Maulan, Lc., M.Ag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan Bacaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamid, Muhammad Abdul Halim. Sifat wa Sulukiyat Tarbawiyah. 1998 – 1419 H. Kairo – Mesir : Dar al-Tauzi’ wa al-Nasyr al-islamiyah.&lt;br /&gt;Jarror, Husni Adham. Bercinta dan Bersaudara Karena Allah. 1993 – 1413 H. Cet. VIII. Jakarta – Indonesia : Gema Insani Press.&lt;br /&gt;Ulwan, Abdullah Nasih. Al-Ukhuwah Al-Islamiyah. 1997 – 1417 H. Cet. VI. Kairo – Mesir : Dar Al-Salam li al-Thaba’ah wa al-Nasyr wa al-Tauzi’.&lt;br /&gt;Al-Wakil, Abdul Wahid. Buyutuna fi Ramadhan. 1997. Kairo – Mesir : Dar al-Tauzi wa al-Nasyr al-Islamiyah.&lt;br /&gt;CD. ROM. Maushu’ah al-Hadits al-Syarif. Versi 2.00 : Syirkah al-Baramij al-Islamiyah al-Dauliyah (Global Islamic Software Company)&lt;br /&gt;CD. ROM. Al-Qur’an Al-Karim. Versi 6.50 : Syirkah Sakhr Li Baramij al-Hasib (1991 – 1997).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-102550475828401415?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/102550475828401415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/ukhuwah-islamiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/102550475828401415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/102550475828401415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/ukhuwah-islamiyah.html' title='UKHUWAH ISLAMIYAH'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-7469123253287942790</id><published>2009-12-01T05:24:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T05:30:27.599-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>JADILAH IKAN SEGAR!!!</title><content type='html'>Ayyuhal Ikhwah, kalau saja Ki Dalang tidak membuka kotak surat elektronik kemarin sore, bisa saja Ki Dalang tidak tahu bahwa pada hari ini adalah waktunya Ki Dalang kasih itu yang namanya taujih. Terimakasih kepada Kang Mas Sukeri yang telah mengingatkan Ki Dalang untuk nanggap pertunjukkan di Shalahuddin.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Ki Dalang semalaman tidak tahu lakon apa yang kudu dimainkan untuk taujih ini. Buka-buka buku selemari tak mampu memberikan cahaya pada ujung terowongan gagasan. Kemampuan Ki Dalang untuk nanggap semakin menurun karena jarang diasah. Masalahnya pada waktu yang dimiliki Ki Dalang—sebenarnya ini cuma alasan yang dibuat-buat, karena betapa banyak orang yang mampu untuk menuliskan ide di kepalanya dalam waktu sempit yang dipunyainya.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Tapi pada akhirnya Ki Dalang tahu ketika berkecimpung langsung di masyarakat, energi seakan tercurah dan tersedot untuk memikirkan dan mempersiapkan lahirnya prajurit-prajurit atau kader-kader yang mampu menegakkan syari’at Allah tegak di tengah-tengahnya. Dan mengesampingkan untuk sementara menuangkan kreatifitas di atas kertas.&lt;br /&gt;Ayyuhal Ikhwah inilah yang membedakan Al-Banna dengan Al-Albani. Al-Albani, ahli hadits itu banyak melahirkan karya tulis tetapi tidak melahirkan kader. Sebaliknya Al-Banna sebagaimana pengakuannya ia tidak menulis buku tapi menulis laki-laki. Artinya ia tidak ingin terfokus melahirkan buku-buku yang berisikan pikiran, gagasan, dan seluruh pengalamannya. Tetapi yang lebih ia perhatikan adalah bagaimana melahirkan kader-kader yang akan meneruskan perjuangan yang telah ia rintis; perjuangan yang sesungguhnya tak akan pernah redup.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Ki Dalang yakin Al-Albani dengan melahirkan banyak buku tidak serta merta lalu ia meninggalkan diri dari medan laga perjuangan pembentukan kader-kadernya. Tidak. Begitupula dengan Hasan Al-Banna meskipun pernah mengatakan bahwa ia tidak menulis buku, tapi bukan berarti ia sama sekali tidak menulis. Ia juga menulis buku untuk mengabadikan pemikiran dan pengalamannya. Beberapa buku yang menjadi warisan untuk Islam khususnya kader Ikhwan, adalah buku hasil dari kumpulan ceramah dan khutbahnya. Diantaranya adalah: Ahâdîtsul Jum’ah, Da’watunâ, Ilâ asy-Syabâb, Da’watunâ fî Thaurin Jadîd dan masih banyak yang lainnya. 1)&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Nah, Ki Dalang mau berada di tengah-tengah dari mereka berdua. Mampu untuk melahirkan karya dan laki-laki. Dan pada hari ini adalah hari di mana Ki Dalang menjadi sosok produktif ulama hadits tersebut. Dengan demikian beberapa paragraf di atas adalah baru pengantar, bukan isi dari lakon yang Ki Dalang mau mainkan. Sekarang dengarkanlah, atau bacalah, terserah Anda, cerita dari lakon ini.&lt;br /&gt;Lagi, Ki dalang mendapatkan cerita hebat ini dari teman Ki Dalang yang mengirimkan surat elektroniknya kemarin. Cerita ini sebenarnya sudah banyak tersebar di dunia maya. Tetapi Ki Dalang mau membaginya kepada Anda yang sudah mengetahui ataupun yang belum mengetahuinya sama sekali. Oh ya, cerita yang dikirimkan oleh teman Ki Dalang itu cuma mengaitkannya dengan motivasi kita untuk mendahsyatkan potensi diri. Tapi Ki Dalang ingin semuanya dikatikan dengan nilai-nilai dakwah yang menjadi senyawa apik dari kehidupan kita di setiap hari dan malamnya.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Begini ceritanya…&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KISAH NELAYAN JEPANG 2)&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah cerita tentang nelayan Jepang yang insaya Allah bisa kita ambil hikmahnya. Orang Jepang sejak lama menyukai Ikan yang segar. Tetapi tidak banyak ikan yang tersedia di perairan sekitar Jepan dalam beberapa dekade ini.&lt;br /&gt;Jadi untuk memberi makan populasi Jepang, kapal-kapal penangkap ikan bertambah lebih besar dari sebelumnya. Semakin jauh nelayan pergi, maka waktu yang dibutuhkan pun semakin lama untuk membawa hasil tangkapannya ke daratan. Jadi, ikan yang dibawanya tersebut sudah tidak lagi segar. Orang Jepang tidak menyukai rasanya. Untuk mengatasi permasalahan ini, perusahaan memasang freezerdalam kapal mereka.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan menangkap ikan dan langsung membekukannya di laut. Freezer memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk pergi senakin jauh dan lama, namun, orang Jepang dapat merasakan perbedaan rasa antara ikan beku dan ikan segar, dan mereka tidak menyukai ikan beku. Kemudian sebuah gagasan baru kembali dipakai oleh perusahaan penangkap ikan, yaitu dengan cara memasang tangki-tangki penyimpan ikan dalam kapal mereka. Setelah menangkap ikan para nelayan langsung memasukkan ikan tersebut ke dalam tangki hingga berdempet-dempetan.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Setelah selama beberapa saat saling bertabrakan, ikan-ikan tersebut berhenti bergerak. Mereka kelelahan dan lemas kendatipun tetap hidup. Namun orang Jepang masih tetap dapat merasakan perbedaannya. Karena ikan tadi tidak bergerak selama berhari-hari, mereka kehilangan rasa segar ikannya. Orang segar menghendaki ikan segar yang lincah, bukan ikan segar yang lemas.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya cara apa lagi yang dilakukan oleh para nelayan untuk menjaga agar ikannya tetap segar, sehingga diminati oleh masyarakat Jepang? Solusi terbaiknya ternyata sederhana, sangat sederhana!&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan perikanan Jepang tetap menyimpan ikan tersebut di dalam tangki, tetapi kini mereka memasukkan ikan hiu kecil ke dalam masing-masing tangki. Memang ikan hiu memakan sedikit ikan, tetapi kebanyakan ikan sampai dalam kondisi hidup dan sangat segar. Ikan-ikan tersebut ternyata tertantang untuk bertahan hidup dari ancaman.&lt;br /&gt;***&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Ya Ayyuhal Ikhwah, dari cerita ini Ki Dalang tidak membahas pada kreatifitas nelayan-nelayan Jepang tapi menitikberatkan pada kalimat ini: orang segar menghendaki ikan segar yang lincah, bukan ikan segar yang lemas.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Artinya apa wahai saudara-saudaraku? Orang segar membutuhkan ikan yang segar, ikan yang masih aktif bergerak. Sehingga ketika tiba waktunya untuk disayat dengan pisau masih terasa kesegarannya, masih terasa kaya nutrisinya, dan sudah barang tentu rendah kalorinya.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Orang segar tidak butuh dengan ikan yang tidak segar, lemas, atau mati bahkan busuk.&lt;br /&gt;Begitupula dengan masyarakat kita. Masyarakat yang segar butuh kader-kader dakwah yang segar. Bukan untuk disembelih ataupun disayat dengan pisau. Tapi untuk memberikan tambahan kesegaran yang lebih kepada mereka. Mereka butuh kader-kader dakwah yang senantiasa enerjik, yang tetap semangat dalam kondisi apapun, dan tentunya mampu memberikan kesegaran kepada mereka di tengah himpitan hidup yang membelenggu. Kesegaran yang bagaimana?&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Kesegaran yang berupa semangat membina yang tak pernah padam, keluasan ilmu, tawadhu’, jujur, dermawan, bersih, peduli, itqon (profesional), dan terus menerus beramal nyata yang benar-benar dirasakan oleh mereka. Kedatangan kita ditunggu sampai-sampai mereka bernyanyi seperti lirik lagu ini: datanglah, kedatanganmu kutunggu, telah lama, telah lama ’ku menunggu…3)&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Setiap pekannya kesegaran kita ditunggu oleh mereka. Koreksi kita pada tilawah mereka, ilmu tajwid yang menuntun mereka, hadits-hadits Arba’in yang kita bacakan kepada mereka, taujih yang kita sampaikan kepada mereka, bahkan telinga tebal dan kesediaan kita untuk mendengarkan keluhan mereka.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Ayyuhal ikhwah, itu semua butuh kreatifitas kita sebagai refleksi kesegaran itu. Jangan sampai kreatifitas itu baru muncul pada saat kita memang terdesak atau ketika malaikat maut sudah muncul di depan hidung kita. Selagi masih ada suasana kondusif di negeri kita tercinta ini yang memungkinkan kita dengan nyaman dan aman untuk melakukan syiar-syiar kebaikan maka manfaatkanlah itu. Mumpung kesempatan itu masih ada. Suasana aman kiranya lebih baik daripada suasana chaos.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Dus, ketika suasana politik sudah akan menurun desibel hiruk pikuknya, maka sudah saatnya Anda semua sebagai kader dakwah mengasah kembali pedangnya yang tumpul, tapal kudanya yang sudah aus, rentangan busur panahnya yang sudah kendor untuk kembali dibina dan membina, untuk kembali memikirkan sejatinya asholah dakwah itu. “Kembali ke barak!!!”, kata teman Ki Dalang.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Teruslah bergerak, teruslah beramal, karena itu membuat Anda semua para kader dakwah senantiasa segar.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Bergeraklah, sungguh air yang diam itu akan menjadi bibit penyakit. Jadilah air yang mengalir yang senantiasa memberikan manfaat pada jalan yang dilewatinya.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Bergeraklah, karena diam berarti kematian. 4)&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Bergeraklah, karena diam itu adalah busuk.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Bergeraklah, maka Allah akan menggerakkan hati manusia. Taharaku wallahu sayuhariku qulubannas.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Bergeraklah engkau.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Jadilah ikan segar!&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Wallahua’lam bishshowab.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Catatan Kaki:&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;1. http://arifinbits.wordpress.com/2008/02/20/hasan-al-banna-sang-revolusioner/&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;2. Email motivator Febriya Fajri&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;3. Ridho Rhoma feat Sonet 2 Band&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;4. http://nisrinamumtaz.wordpress.com/2009/01/01/lko-itsar-akhir-2008/&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Riza Almanfaluthi&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;dedaunan di ranting cemara&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;9:12 03 Mei 2009&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-7469123253287942790?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/7469123253287942790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/jadilah-ikan-segar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/7469123253287942790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/7469123253287942790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/12/jadilah-ikan-segar.html' title='JADILAH IKAN SEGAR!!!'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-6549030851531827453</id><published>2009-11-30T03:02:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T03:20:12.561-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan DPR Sukahati'/><title type='text'>Tebar Qurban Ahad, 29 November 2009 (12 Dzulhijjah 1430H)</title><content type='html'>Ass....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah DPRa Sukahati Cibinong Bogor telah melaksanakan Qurban pada hari Ahad tanggal 29 November 2009 (12 Dzulhijjah 1430 H) bertempat di belakang Masjid AlBarokah dengan 11 kambing/domba dan dibagikan ke warga sekitar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut hasil dokumentasinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/txN_9nhbeYbSViLo2Nr4vA?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxTwCjPO_wI/AAAAAAAAAM4/ip16x6gmfsI/s400/IMAG0037.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketua DPRa Sukahati Chabib Harisi secara simbolis memberikan&lt;br /&gt;daging qurban kepada tokoh masyarakat setempat untuk dibagikan&lt;br /&gt;kepada warganya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/8i7hDE9N-tE9BMNaS7hoyQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh3.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxTwCec5NEI/AAAAAAAAAM0/vhwshbDBcaM/s400/IMAG0041.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/tnAZ-6egQTeDAmIk17bSOg?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh6.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxOUCRzVAaI/AAAAAAAAALU/RtNzU-9byYI/s500/IMAG0003.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/fmdqL6TEE-vbZTFRwBxD7g?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxOVW2dy1kI/AAAAAAAAALc/Jcy-G1Pi8g4/s400/IMAG0002.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Farul Rozy bersama anak dan hewan qurbanya ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/MhFYflJ_C1DYZYVFdIF1Jw?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh3.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxOVXG53OcI/AAAAAAAAALg/bWHNj2DjeNk/s400/IMAG0012.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah disembelih mulai dikuliti.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/BDjp9BdISmbug_N1ab1RKg?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh6.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxOVXaalPZI/AAAAAAAAALk/MIq0bfHB3uQ/s400/IMAG0013.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rumah warga yang digunakan tempat pemotongan qurban...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/Yk7CAxeCeFhG4oaiDjWEyQ?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh6.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxOVXcthwDI/AAAAAAAAALo/XvbW2gZO8Gw/s400/IMAG0017.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah dikuliti... siap dipotong kecil-kecil...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/qKFXwk4GnjhgQYsYamTOnw?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxOVXhQiLLI/AAAAAAAAALs/Lc6gq75xp_Q/s400/IMAG0018.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kader, simpatisan dan warga saling membatu proses pemotongan&lt;br /&gt;hewan qurban...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/AiWcin5zHfjGVWhcI5kmhw?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxTwCa8-mSI/AAAAAAAAAMw/09bXqkCWGQc/s400/IMAG0042.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Chabib sedang berdiskusi dengan Fahrul Rozy....&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/3SCZ-Pu9KgX8LhwKRqZfvA?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxTwCxAJSPI/AAAAAAAAAM8/o3B-sUO_OzA/s400/IMAG0035.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warga sekitar yang siap membantu proses pemotongan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/HitaHUPdfLHEzDtTHVSS_w?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxTwC5TEkWI/AAAAAAAAANA/u6wPfaOzjes/s400/IMAG0033.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pak Hadi, Chabib sedang memprhatikan pembagian daging&lt;br /&gt;untuk dimasukan ke kantong plastik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/YYSO0dRqwdzXKDybvK3f6Q?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxTyn4vV84I/AAAAAAAAANI/tavIS4NEyiw/s400/IMAG0031.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Daging Qurban sudah siap dibagikan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/RcI_WTg9LXq02792UKGgTw?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh3.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxTyoYaZP7I/AAAAAAAAANQ/ZT3rhesQKUo/s400/IMAG0028.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alumni SMK milenium juga ikut membantu proses pemotongan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/wy24CwSQgJMnWe9zHrl_uw?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh3.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxTyoaO17NI/AAAAAAAAANU/2Wn0ZGaLRic/s400/IMAG0027.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Daging Qurban dibagi-bagi menjadi 135 Bungkus yang siap&lt;br /&gt;dibagikan ke warga....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.co.id/lh/photo/H2Mv_tgCKqjyCUq7Ld0NTA?feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh3.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxTyokZwVsI/AAAAAAAAANY/7tpqi70_QX0/s400/IMAG0025.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dengan 11 hewan qurban dapat dibungkus menjadi 135 bungkud&lt;br /&gt;dengan berat masing-masing +/- 2 Kg....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian hasil dokumentasinya......&lt;br /&gt;DPRa Sukahati siap melakukan program kegiatan berikutnya&lt;br /&gt;SONGSONG TAHUN BARU HIJRIYAH .... 1 Muharram 1431 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-6549030851531827453?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/6549030851531827453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/11/tebar-qurban-ahad-29-november-2009-12.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6549030851531827453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6549030851531827453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/11/tebar-qurban-ahad-29-november-2009-12.html' title='Tebar Qurban Ahad, 29 November 2009 (12 Dzulhijjah 1430H)'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxTwCjPO_wI/AAAAAAAAAM4/ip16x6gmfsI/s72-c/IMAG0037.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-937695209161693097</id><published>2009-11-30T02:56:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T03:07:25.829-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Struktur Organisasi'/><title type='text'>Susunan Dewan Pengurus Ranting yang baru</title><content type='html'>&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/VtkVTt04o7rtMfVh7wjaZw?authkey=Gv1sRgCICItreos4Oi_AE&amp;feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxOiLklbaUI/AAAAAAAAAL0/pKnJuVnxpag/s400/Slide1.JPG"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/SctQqjf3vj94UOwTNS3NPg?authkey=Gv1sRgCICItreos4Oi_AE&amp;feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxOiLgcnKcI/AAAAAAAAAL4/1AUIDyq6p30/s400/Slide2.JPG"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/NEZhMgBhx-ZzVc9Hhe7c6A?authkey=Gv1sRgCICItreos4Oi_AE&amp;feat=embedwebsite"&gt;&lt;img src="http://lh5.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxOiL0eO3AI/AAAAAAAAAL8/ZCOHSa4iCfE/s400/Slide3.JPG"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-937695209161693097?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/937695209161693097/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/11/susunan-dewan-pengurus-ranting-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/937695209161693097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/937695209161693097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/11/susunan-dewan-pengurus-ranting-yang.html' title='Susunan Dewan Pengurus Ranting yang baru'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/_qRYx48M0Epg/SxOiLklbaUI/AAAAAAAAAL0/pKnJuVnxpag/s72-c/Slide1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-8782742932661407863</id><published>2009-04-28T03:15:00.000-07:00</published><updated>2009-04-28T03:17:37.162-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Ketika kejujuran mengawal tapak-tapak langkah kakiku, yakinlah bahwa langkah ini akan tetap terjaga..</title><content type='html'>Yusuf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://warnaislam.com/ragam/amerika/2009/4/11/25380/Pak_kalau_PKS_nomor_berapa_.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak, kalau PKS nomor berapa ?&lt;br /&gt;Sabtu, 11 April 2009 07:03&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada suatu hal yang cukup membuat gembira hati ini, ketika menjadi saksi dari PKS di TPS San Francisco Amerika. Menjadi saksi adalah pekerjaan yang cukup melelahkan. Saksi harus full time mengawasi jalannya pemilu di TPS yang menjadi tanggung jawabnya. PKS Amerika dan Kanada mengerahkan kader-kader terbaiknya untuk ditempatkan di 9 TPS di Amerika dan Kanada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PKS adalah satu-satunya partai politik di Amerika yang menyebarkan kader-kadernya untuk turut membantu secara langsung kelancaran dan kesuksesan PEMILU 2009 ini. Chicago, Washinton DC, Houston, Los Angeles, New York, Ottawa-Kanada, San Francisco, Toronto-Kanada dan VanCouver-Kanada adalah kota-kota besar yang diserbu oleh saksi PKS. Tanggal 9 April, Kamis adalah hari kerja yang mengharuskan mereka untuk mengambil cuti kerja demi tugas yang mulia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi saksi adalah suatu kesempatan langka yang tidak sembarang orang akan merasakannya. Kenikmatan tersendiri ketika dapat bersinggungan dengan pemilih-pemilih yang tidak kita ketahui dalam kondisi kampanye. Baik pemilih partai lain atau pun pemilih PKS itu sendiri. Sebagai manusia biasa adalah maklum, ketika melakukan penghitungan suara yang muncul adalah dari partai yang lain. Akan tetapi sungguh kekecewaan itu akan hilang, manakala ada satu suara sekalipun yang memilih partai nomor delapan, yaitu PKS. Sungguh satu suara itu tidak akan ada bandingannya dengan berpuluh-puluh suara yang terakumulasi di salah satu partai. Masih ada orang yang memperhatikan partai dakwah ini adalah suatu bentuk kesayangan Allah kepada partai dakwah ini, walaupun itu adalah satu suara sekalipun. Konyol memang, tapi dari peristiwa ini kita dapat memahami apa yang dirasakan oleh Rasulullah, Nuh alaihisalam. 950 tahun berdakwah, hanya mendapatkan segelintir pemilih. Bisa jadi Nabi Nuh saat itu juga bersyukur luar biasa dengan jejak langkahnya yang masih ditapaki oleh segelintir ummat terbaiknya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada satu pengalaman yang menarik yang ingin penulis sampaikan dalam tulisan ini. Pengalaman menarik yang akan menghilangkan rasa kecewa dan lelah saat-saat menghitung hasil suara di TPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang nenek sendirian dengan kerudung putihnya memasuki ruangan TPS San Francisco. Kelihatan wajahnya yang tua dan badannya yang kurus, menandakan kalau usia sudah diatas sekitar 70 tahunan. Jaket tebal yang basah oleh air, menyadarkan aku akan udara San Francisco saat itu, dingan dan hujan rintik-rintik. Udara San Francisco yang mirip puncak di malam hari, memang terasa dingin bagi orang Indonesia yang terbiasa hidup dengan udara tropis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek yang tidakku kenal ini kemudian memperlihatkan pasport yang masih&lt;br /&gt;berlaku untuk menunjukkan bahwa dia adalah warga negara Indonesia yang&lt;br /&gt;mempunyai hak pilih. Setelah diskusi dengan petugas TPS, maka aku&lt;br /&gt;nyatakan bahwa memang nenek ini mempunyai hak pilih dalam pemilu kali&lt;br /&gt;ini, dan perlu mendapatkan surat suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersirat rasa gembira di wajah nenek ini setelah yakin bahwa dia dapat memilih di TPS San Francisco. Aku lanjutkan pekerjaanku, sibuk melihat para pemilih lain yang ingin mendapatkan surat suara. Tiba-tiba, nenek yang duduk tadi itu bertanya kepada salah seorang petugas TPS,"Pak, kalau PKS nomor berapa ?". Pertanyaan itu memudarkan konsentrasiku melihat email-email yang masuk di Lenovo X61s, notebook kesayanganku. Nenek yang sudah lanjut ini mungkin sudah lupa dengan wajahku, dan aku pun benar-benar lupa dengan wajah nenek ini. Pertanyaan ini membuat pikiran yang cukup terekam kuat di ingatanku. Siapa gerangan nenek ini ? Memoriku pun aku aduk-aduk mencari secercah ingatan yang mungkin masih ada. Akan tetapi tidak juga kutemukan memori tentang nenek ini dalam ingatanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sampai di rumah, peristiwa ini aku sampaikan kepada satu-satunya istriku tercinta, plus tercantik. "Mi, ada seorang nenek yang datang di TPS, abi yakin dia memilih PKS karena sebelum memilih minta dikasih tahu nomor berapa PKS itu, tapi sayang abi tidak tahu....siapa gerangan nenek itu...dan sudah tentu tidak bisa bercakap-cakap dengan kesibukan di TPS waktu itu...siapa ya ...". Istri ku pun tidak bisa menjawabnya, karena memang memori yang terekam kuat di ingatanku hanyalah, sedikit ciri wajah dan postur badan nenek itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang teman yang memberitahukan bahwa photoku terpampang di detik.com. Cepat-cepat aku lihat photo itu. Alhamdulilah !!, batinku. Nenek tua itu ada di salah satu photo itu!!! Aku perlihatkan kepada istriku. "Mi, nenek yang abi ceritakan kemarin ada di detik.com!!" Aku perlihatkan link photo itu lewat Yahoo Messanger, salah satu software penyambung komunikasi rumah dan kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istriku memberitahu bahwa nenek itu adalah yang dulu datang ke San Francisco airport bersama dengan Ibu mertua. Yang dulu kita temani sebentar di air port, karena anaknya belum datang untuk menjemputnya. Waktu menemani yang terasa pendek waktu itu dengan obrolan ringan, sedikit membuka memori lamaku. Kecemasan nenek itu ketika menunggu anaknya yang akan menjemputnya kembali teringat dalam memoriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak disangka, nenek waktu itu adalah PKSer!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah !!! Aku tahu jarak tempat tinggal nenek itu, kota Oakland, tidaklah dekat untuk menuju TPS San Francisco. Kota Oakland dan kota San Francisco dipisahkan oleh jembatan besar dan panjang, yaitu jembatan BayBridge. Dan Akses sampai ke tempat TPS pun tidak mudah, walau pun dengan kendaraan pribadi sekalipun. Luar biasa nenek ini, batinku. Ingin rasanya semangat suara hati ini aku suarakan kepada teman-temanku di tanah air, tapi apa daya suara tak sampai. Aku tuliskan sepenggal puisi semangat perjuangan, semoga puisi ini sampai di hati teman-teman di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai pengemban amanah keabaikan!&lt;br /&gt;Masihkah engkau ragu dalam langkah ini ?&lt;br /&gt;Wahai pengemban amanah keadilan!&lt;br /&gt;Masihkah engkau beritirahat dalam derapan barisan ini ?&lt;br /&gt;Wahai pengemban amanat kesejahteraan !&lt;br /&gt;Masihkah engkau menikmati rihlah di waktu-waktumu yang senggang ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah di sini, di bumi San Francisco !!!&lt;br /&gt;Seorang nenek PKSer yang berjalan demi hanya satu suara, yang mungkin tidak akan dia nikmati hasilnya kelak selama hidupnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjuang dalam terpaan rintik hujan dan rasa dingin yang menusuk ....&lt;br /&gt;Menuju TPS San Francisco hanya demi keinginan untuk hidup lebih baik bagi anak cucunya nanti ...&lt;br /&gt;Masihkah diri ini harus menatap pesimis dengan hasil dakwah ini ?&lt;br /&gt;Sedangkan masih ada seorang nenek yang tidak kita kenal, ikhlas dan jujur mendukung kekuatan dakwah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hatiku timbul suatu keyakinan, harapan itu akan masih tetap ada, manakala orang-orang yang ikhlas seperti nenek ini, mendukung dan bersama-sama dengan pejuang-pejuang militan keadilan. Bangkitlah Negeriku, Harapan itu masih tetap ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-8782742932661407863?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/8782742932661407863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/04/ketika-kejujuran-mengawal-tapak-tapak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/8782742932661407863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/8782742932661407863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/04/ketika-kejujuran-mengawal-tapak-tapak.html' title='Ketika kejujuran mengawal tapak-tapak langkah kakiku, yakinlah bahwa langkah ini akan tetap terjaga..'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-4632623995098921505</id><published>2009-04-15T01:42:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T02:45:56.392-07:00</updated><title type='text'>Saya masih bangga Berapapun Hasil PKS</title><content type='html'>Ah lagi-lagi saya miris... bukan apa.. miris kepada tulisan para anggota&lt;br /&gt;milis.. yang bekerja layaknya komentator, ups bahkan lebih...&lt;br /&gt;kritik-kritik yang (Ok-lah katakan membangun) pedas, atas tidak&lt;br /&gt;didapatnya suara PKS. Menyalahkan pencitraan politik yang gagal-lah,&lt;br /&gt;yang PKS semakin ke tengah-lah.. khas dengan syubhat-syubhat... dll...&lt;br /&gt;Antum mau kecewa pada PKS gara-gara hasilnya tak sesuai dengan harapan&lt;br /&gt;antum? Tafadhal.. bagi ana, bersyukur dan terus bekerja, membangun...&lt;br /&gt;adalah hal yang semestinya dilakukan oleh kita bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah sudahlah.... bagi ana, dengan perolehan suara seperti itu.. Ana&lt;br /&gt;sungguh sangat masih tersimpan kebanggaan. Setdaknya, kini PKS pada&lt;br /&gt;urutan ke 4. APa artinya? kini PKS menjadi partai ISLAM terbesar di&lt;br /&gt;Indonesia.. mengalahkan partai-partai nasionalis namun berbasis massa&lt;br /&gt;Islam di Indonesia (macam PAN dan PKB). Suara kita tidak turun seperti&lt;br /&gt;partai-partai besar lainnya.. Toh, terlebih pendidikan politik masyakat&lt;br /&gt;kita masih minim.. Coba deh tanya apa alasan utama mereka memilih&lt;br /&gt;demokrat? lalu bandingkan dengan alasan orang2 yang memilih PKS...&lt;br /&gt;tafadhal bandingkan...&lt;br /&gt;=========&lt;br /&gt;30% hasil demokrat, adalah hasil popularitas SBY&lt;br /&gt;sedangkan 8% hasil PKS (kalau tetep 8% lho) adalah hasil kerja keras&lt;br /&gt;kader...&lt;br /&gt;=========&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apalagi hasil sementara ini, masihlah quick count. kemungkinan berubah,&lt;br /&gt;dll.. boleh jadi masih bisa terjadi. Setiap ana melihat perolehan PKS di&lt;br /&gt;tabulasi versi PKS http://pemilu.pks.or.id . saya senantiasa menyimpan&lt;br /&gt;harapan... bahwa itulah hasil yang akan kita dapat... bahkan bisa lebih&lt;br /&gt;banyak lagi. Suara lebih dari 10% insya Allah bisa dan harus kita&lt;br /&gt;dapatkan..&lt;br /&gt;Kalaupun itu disebut sebagai kekalahan.... maka jadikan Pemilu kali ini&lt;br /&gt;adalah Uhud bagi kita... dan akan ada saatnya kita akan menghadapi Fathu&lt;br /&gt;Indonesia.. insya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak ingin kehilangan harapan.. 2%, 5%, atau berapapun!!! itu adalah&lt;br /&gt;sebuah amanah bagi kita...&lt;br /&gt;Andai bukan pemilu kali ni... masih ada pemilu 2014, pemilu 2019 dst..&lt;br /&gt;Itu jika masih ada pemilu :)&lt;br /&gt;Berapapun suara PKS nantinya.. saya masih akan bangga menjadi dan&lt;br /&gt;mengatakan, bahwa saya adalah seorang kader PKS..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sesungguhnya kebanggan kita, bukan pada suara yang besar, bukan&lt;br /&gt;pada jumlah yang banyak, bukan pada banyak yang milih kita, bukan karena&lt;br /&gt;pada kita bisa mencalonkan presiden sendiri..&lt;br /&gt;Semata-mata bukan!!!&lt;br /&gt;namun kebanggaan bahwa dengan berapapun dan apapun yang kita punya...&lt;br /&gt;kita masih bisa memberikan dan menjadi yang terbaik di Negeri kita...&lt;br /&gt;Indonesia....&lt;br /&gt;ketika kita masih bisa menjaga kebersihan, membawa nilai-nilai Islam&lt;br /&gt;bagi Indonesia.. ketika kita masih istiqamah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini bukan saatnya mencela kegelapan.. namun saatnya kita mengatakan..&lt;br /&gt;Wahai kegelapan... sudah satnya kau pergi.. kami akan menghadirkan cahaya...&lt;br /&gt;meski kami bukan berupa api unggun, kami hanya lilin...&lt;br /&gt;namun kami akan terus mengusir kegelapan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada kami..&lt;br /&gt;Doakan kami, dengan secuil tenaga yang kami miliki..&lt;br /&gt;bisa membawa warna baru bagi Indonesia.. warna kebaikan Islam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebenaran bukan terletak pada berapa sedikit/banyak pengikutnya...&lt;br /&gt;Tapi kepada seberapa besar/kecil pengaruhnya... :)&lt;br /&gt;Dan insya ALlah 8% kader kita di parlemen, akan sebanding dengan 80%&lt;br /&gt;kader partai lain di parlemen...&lt;br /&gt;Insya Allah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toni Tegar Sahidi&lt;br /&gt;Koordinator tim rekap data IT Dapil 7 Kabupaten Malang&lt;br /&gt;Jawa Timur INdonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-4632623995098921505?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/4632623995098921505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/04/saya-masih-bangga-berapapun-hasil-pks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/4632623995098921505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/4632623995098921505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/04/saya-masih-bangga-berapapun-hasil-pks.html' title='Saya masih bangga Berapapun Hasil PKS'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-7336462609234889538</id><published>2009-04-02T05:40:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T06:05:14.811-07:00</updated><title type='text'>Golput Bukan Jawaban</title><content type='html'>1/4/2009 | 06 Rabbi al-Thanni 1430 H &lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Tim dakwatuna.com&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dakwatuna.com"&gt;dakwatuna.com&lt;/a&gt; - Satu hal yang sangat berguna bagi kita adalah pemahaman yang baik tentang undang-undang pemilu kita. Kalau kita baca Pasal 200 dan seterusnya dalam undang-undang tersebut, maka sebenarnya tidak ada ruang bagi Gol-Put untuk menyebut diri sebagai bentuk perlawanan.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pasal-pasal tersebut diterangkan bahwa seberapa persen pun suara yang masuk maka jumlah kursi di DPR akan tetap terisi penuh. Hal ini dilakukan dengan cara membagi jumlah kursi yang tersisa pada partai-partai yang lolos electoral threshold, menurut prosentase perolehan suara mereka.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, walaupun hanya 10% dari pemilih potensial yang memberikan suara dalam pemilu, kursi DPR tetap saja akan terisi penuh dan tidak akan kosong. Kalau yang menang dari 10% tersebut adalah orang-orang yang korup, maka merekalah yang bakal memegang tongkat komando kebijakan negara ini. Kalau yang menang dari 10% tersebut adalah orang-orang yang anti terhadap Islam, maka sudah tentu semua kebijakan akan menjadi musibah bagi umat Islam negeri ini.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dalam pemilihan Presiden, yang berhak mencalonkan adalah mereka yang memiliki 20% perolehan suara pemilu. Jadi yang dapat 20% suara dari 10% orang yang ikut pemilu tetap berhak mengajukan capresnya. Dan capres yang memenangkan 51% suara dari 10% orang yang ikut pemilu tetap berhak menjadi Presiden RI walaupun 90% lainnya Golput.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah romantika demokrasi, preview nya adalah Mesir, Hosni Mubarak memenangkan pemilu yang hanya diikuti tidak lebih dari 30% pemilih potensial karena calon-calon legislatif dari oposisi seperti kelompok Ikhwanul Muslimin habis ditangkapi dan dipenjarakan, selain itu para pendukung kelompok ini juga dipersulit bahkan dilarang ikut mencoblos di banyak TPS negeri itu. Al-hasil Hosni Mubarak tetap jadi presiden seluruh Mesir walau cuma beberapa persen dimenangkan.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Itulah demokrasi dan kita dituntut harus tetap cerdik menyikapi sistem demokrasi ini, kalau dulu Ust. Anis Matta membuat buku Menikmati Demokrasi mungkin sekarang sudah saatnya kita membuat Modul Bagaimana Menjadi Matador Demokrasi yang Sukses.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke pokok permasalahan, pilihan Gol-Put sebagai perlawanan saat ini menunjukkan masih rendahnya PQ (Political Quotient) umat ini. Dan dalam Islam dijelaskan bahwa setiap sikap (pilihan) akan dimintai pertanggungjawaban termasuk memilih untuk merelakan kepemimpinan umat ke tangan para durjana.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi alih-alih melakukan perlawanan, mereka yang Gol-Put malah harus mengikuti apapun kebijakan dari orang-orang yang mereka biarkan untuk menang dalam pemilu walaupun yang mereka biarkan menang itu adalah orang setingkat Fir’aun, raja Namruz  atau pemimpin keji dan anti Islam lainnya sekalipun.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita bisa tertawa dan bisa menangis saat membaca opini para pendukung Gol-Put dari sebuah blog. Si penulis mengatakan bahwa semakin banyak orang yang Gol-Put maka Indonesia akan segera hancur, lalu saat itulah Khilafah Islamiyah akan didirikan. Dari situ saja kita bisa menebak-nebak seberapa baik dan canggih PQ  dari saudara-saudara kita.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Gol-Put akan menghasilkan perbaikan? Dalam perspektif terbatas, bisa saja itu terjadi tapi pada kondisi Indonesia sekarang ini, sudah seharusnya berfikir berkali-kali. Karena boleh jadi Gol-Put malah menguntungkan partai-partai curang. Mengapa demikian? Karena  dengan Gol-Put parpol culas bisa:&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengurangi biaya pembelian suara. Kelompok yang Gol-Put bisa jadi menguntungkan parpol yang terbiasa tebar uang dan hadiah. Daerah-daerah yang dipetakan kurang prospektif dari segi potensi atau tidak lebih menguntungkan dalam jangka panjang, tidak akan terlalu serius diurus karena keterbatasan dana. Bisa jadi ada, namun tidak terlalu signifikan. Biarlah daerah yang kurang potensial tersebut dininabobokan dengan pasukan Gol-Put saja, agar tidak banyak memberi pengaruh pada perolehan suara.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus pada daerah-daerah strategis dan potensial. Karena alasan budget juga, parpol cenderung memfokuskan pada daerah-daerah kaya potensi. Masyarakat daerah tersebut yang masih menengah ke bawah akan menjadi sasaran money politics. Sedangkan yang menengah ke atas didekati dengan rekruting menjadi caleg atau iming-iming proyek di masa kemenangannya.  Intinya jangan sampai ada Gol-Put dan pilihan partai lain di daerah tersebut karena fokus anggaran partai sudah ditetapkan. Oleh karena itu secara umum, parpol yang memiliki budget raksasa adalah mereka yang paling berpotensi memenangkan perang gaya ini.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memudahkan memupuk kekayaan dalam jangka panjang, minimal 5 tahun ke depan. Hasilnya tentu saja kekayaan yang berlimpah dari kesempatan bereksplorasi dalam lima tahun ke depan, menyiapkan pemilu berikutnya.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian kecil bisa saja dibagi agar pemilih merasakan dan mengurangi potensi Gol-Put masa berikutnya serta memupuk loyalitas pemilih, sebagian besar yang lain adalah logistik partai dan kekayaan orang-orangnya.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikir-pikir lebih jauh, akan ada juga keuntungan untuk partai atau kelompok dengan agenda de islamisasi atau Islam phobia. Dengan besarnya Gol-Put terutama dari muslim Indonesia maka dapat:&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Mengurangi keterwakilan muslim dalam pengambilan kebijakan&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;   2. Mengurangi peran-peran muslim dalam kehidupan berbangsa secara umum&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;   3. Mempreteli satu demi satu regulasi bernafaskan syariah&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;   4. Memudahkan jalan untuk mengembalikan Pancasila sebagai asas tunggal&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;   5. Memudahkan jalan melemparkan Islam dari ranah publik&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang perlu diingat adalah TNI dan Polri sudah barang tentu berada pada pihak yang memenangkan pemilu (itu kata undang-undang). Mereka siap  mengamankan apapun kebijakan yang berkuasa. Dan dukungan internasional juga akan mengalir bila lima agenda di atas mulai ter format dan bergerak. Toh yang memilih itu 100% atau cuma 50%, hasilnya akan tetap legitimate untuk menjadi penguasa.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menakar Resiko Muslim Indonesia Bila Gol-Put Sukses&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 222 juta rakyat (menurut sensus 2006) = 170 juta pemilih. Dengan hitung-hitungan bodoh saja, bila persentase muslim Indonesia adalah 86% maka jumlah pemilih muslim adalah 170 juta x 86% = 146 jutaan, sedangkan non muslim adalah 170 juta x 14% = 24 jutaan. Dengan pendekatan pessimistic non scientific, anggap saja 40% dari muslim itu Gol-Put. Dengan data dari persentase Gol-Put Pil-kada lalu, terlihat daerah-daerah yang mayoritas penduduknya muslim ternyata memiliki angka Gol-Put yang tinggi, rata-rata 40%, sedangkan daerah yang mayoritas non muslim seperti Bali, NTT, Maluku, dan Papua malah memiliki angka Gol-Put yang rendah dengan rata-rata 20%.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka prediksi bila Gol-Put sukses dan berdasarkan hasil rata-rata maksimal total suara yang didapat partai Islam dalam beberapa pemilu sebelumnya, sekitar 20%, yang ikut memilih di pemilu mendatang 60% karena selebihnya Gol-Put.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didapat lah perhitungan kotor sebagai berikut: Suara partai Islam = 20% x (60%x146 juta) = 17.52 juta atau hanya 10%. Suara muslim di partai sekuler = 80% x (60%x146 juta) = 70.08 juta atau hanya 40%. Sisa suara adalah mereka yang Gol-Put dan non muslim. Nah, kalau bisa tebak, dalam pemilu legislatif angka Gol-Put non muslim bakal sangat rendah atau bahkan mendekati nol persen. Hal ini terkait dengan isu keterwakilan mereka dan juga agenda-agenda lainnya. Dan kemungkinan besar bahkan bisa jadi pasti mereka tidak akan menjatuhkan hak pilih ke caleg muslim, ini sebuah misteri idealisme. Jadi anggap saja dari 24 juta pemilih itu semua memberikan suaranya pada wakil mereka. Jadi prosentasenya adalah sekitar 14%, melampaui suara gabungan partai Islam.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya memang sungguh mengerikan, partai Islam 10%, partai sekuler (yang di dalamnya sudah pasti ada non) dan partai non Islam 40%+14%, sisanya sekitar 36% adalah suara umat Islam yang tak terpakai. Di dalam 36% itu; ada mereka yang tak kebagian money politik, ada mereka yang katanya protes dan menunjukkan bentuk perlawanan, ada yang katanya pemilu itu haram dan oleh karena itu tak ikut pemilu demi syariat Islam.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang terakhir ini, tak bisa banyak berharap akan hadirnya Syariat, karena kondisinya saat itu sudah semakin membingungkan. Walaupun dengan dalih hasil sebuah survey yang mengatakan 72% orang Indonesia ingin syariah Islam, tetap saja faktanya akan terlihat di pemilu ini.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila afiliasi muslim Indonesia masih pada ideologi-ideologi sekuler dan materialistic sebagaimana sebagian dari mereka memilih partai non Islam dan sebagian lainnya memilih Gol-Put karena alasan materialistis, maka sudah barang tentu hasil survey tersebut hanya kamuflase. Bisa jadi survey dilakukan hanya untuk membesar-besarkan isu hingga terjadi radikalisme yang diharapkan atau bisa jadi sebagai alasan dana asing bisa masuk lebih banyak dengan tujuan de-Islamisasi. Atau bisa jadi ada error di survey tersebut. Siapa tau? Di pemilu 2009 inilah hasil-hasil survey itu akan terbongkar kebenarannya atau kebobrokannya.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana kaum Gol-Put adalah tumbalnya. Bila si baik yang menang, maka mereka ikut menang dan menikmati hasil tanpa perjuangan. Lalu bila si bejat yang menang, maka mereka juga yang terlibat mengantarkannya ke tampuk kemenangan tanpa perlawanan yang katanya melawan.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara seiman…&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang kita serius menginginkan akan adanya perbaikan. Mulailah mendaftar kalau belum terdaftar, urus semua kelengkapan pemilih kita. Lalu mulai cari daftar caleg yang ada.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat-lihat dan kenali mereka dan tawaran serta program mereka. Cari informasi lebih dalam tentang mereka. Kalau memang otak ini sudah mumet, serahkan ke hati kita masing-masing. Bukankah Allah swt. akan selalu mengabulkan doa-doa kita.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa keshalihan lahiriah bisa jadi sebuah parameter. Selain itu kita lihat juga orang-orang yang menawarkannya dan atau di sekitarnya, apakah juga kesalehan itu tampak? Selama kampanye ikutan yang kita sreg dengannya, hitung-hitung wisata 5 tahunan. Yang sangat penting mulailah shalat istikharah sampai hari pemilihan tiba. Insya Allah, Allah swt. akan memberikan yang terbaik atas usaha kita itu. Lalu Pergi ke TPS, contreng saja kalau sudah yakin.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau belum biarkan Allah swt. mengilhami, karena janji Allah swt. bagi mereka yang istikharah pasti terjadi. Kalau belum dapat juga, lihat saja wajah-wajah mereka, pilih yang bisa menyejukkan kita.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, jangan lupa masukan ke kotak suara, dan ucapkan Alhamdulillah dan do’a kepada Allah, semoga yang dipilih adalah pilihan yang tepat dan dapat menghantarkan Indonesia ke gerbang yang lebih baik.&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah ungkapan disebutkan “Hati yang bersih akan memuluskan jalan keluar dari sebuah masalah. Allah swt. menganugerahkan hati sebagai salah satu alat selain kepala yang sering hang ini.” Allahu a’lam []&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-7336462609234889538?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/7336462609234889538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/04/golput-bukan-jawaban.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/7336462609234889538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/7336462609234889538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/04/golput-bukan-jawaban.html' title='Golput Bukan Jawaban'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-5384835679164542234</id><published>2009-03-30T02:37:00.000-07:00</published><updated>2009-03-30T02:57:28.415-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kampanye Sempur 29 Maret 2009</title><content type='html'>Salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampanye akbar PKS di Bogor kemarin (29/3) serasa seperti klimaks dari&lt;br /&gt;kegiatan kampanye selama ini, walaupun sebenarnya masih ada 'jatah'&lt;br /&gt;kampanye non-massa pada tanggal 1 dan 4 April yad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta dari Sukahati, masih didominasi wajah-wajah lama, tapi secara&lt;br /&gt;keseluruhan terlihat semakin banyak 'keluarga baru PKS ' di arena&lt;br /&gt;lapangan Sempur Bogor kemarin. Keluarga baru tersebut -apaboleh buat-&lt;br /&gt;masih ada yang doyan ngerokok, pakai blujin sobek sana-sini, belum&lt;br /&gt;pakai kerudung, atau masih ugal-ugalan di jalanan sambil nyebar&lt;br /&gt;pamflet sembarangan. Perlu kesabaran untuk 'membina' warga baru&lt;br /&gt;tersebut .... (masih mendingan, daripada gak punya warga baru kayak&lt;br /&gt;Sukahati ...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Sukahati, muka-muka lama yang ikut antara lain dari BCE: Bu Yetti&lt;br /&gt;Khafid, Pak Cahyo+Bu Ema, ayah-bunda Pak Dikki, Ust Saiful Ulum, Pak&lt;br /&gt;Yandri, Mas Diki Zul, dan Ust. Mamat Sujai (ketinggalan rombongan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Gaperi, yang terjun al: Pak Mardiono sekeluarga, Pak Habib, Pak&lt;br /&gt;Fahrul+Bu Fitri, Pak Dikki, Pak M. Hidayat, Pak Rizal, Pak Bowo+Bu&lt;br /&gt;Widya, Pak Imron, Mas Alfi,Mas Yandi, Pak Sarwono+Bu Nunun, Pak Wisnu, Pak Arif,&lt;br /&gt;Pak Agus Rasyidi, dan saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Cibinong City ada Pak Haris+Bu Nova. Sedangkan di luar itu ada&lt;br /&gt;Pak Hida yatullah+Bu Tati, Kang Muhammad, Pak Bayu+istri, Pak Ratno,&lt;br /&gt;dan Mas Muhajir cs yang nunggu di tikungan Muaraberes. Tak ketinggalan&lt;br /&gt;beberapa akhwat yang saya gak hafal/ingat siapa saja (maklum saya&lt;br /&gt;bukan 'pengamat akhwat', hehehe ...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk kota Bogor, rombongan mulai tercerai-berai, dan saya (sendirian)&lt;br /&gt;langsung menempati posisi strategis di sebelah panggung sambil nyantap&lt;br /&gt;bakso, maklum belum sempat sarapan pagi. Setelah orasi Pak Tifatul,&lt;br /&gt;langsung ngacir dan nongkrong di pinggir jalan di belakang mobil sound&lt;br /&gt;DPC Cibinong. Pak Arief dan Pak Agus Rasyidi yang tadinya bareng&lt;br /&gt;ngacirnya, gak tahu lagi sudah kemana ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulangnya ikut konvoi rombongan DPC, melewati jalan baru Sukahati, dan&lt;br /&gt;memisahkan diri di pintu gerbang Gaperi3, sendirian ... Alhamdulillah&lt;br /&gt;selamat sampai di rumah. Semoga seluruh peserta pun demikian ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;BDB 2, GC 11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua DPR (Kang Dikki)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan Info&lt;br /&gt;Di Sukahati pun banyak "warga baru". Coba lihat, ketika kita melewati&lt;br /&gt;depan masjid Al Barokah, mereka siap2 berangkat. Walaupun mereka tidak&lt;br /&gt;konvoi bersama kita, tapi mereka ikut konvoi mulai dari Daralon.&lt;br /&gt;Jumlah mereka cukup banyak, 15 motor dan 1 mobil&lt;br /&gt;(35orang/Koordinator:Ilyas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amelia Oktaviani :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum...............&lt;br /&gt;ikut kampanye kemarin, sedikit banyak memberikan masukan untuk ane dan beberapa temen akhwat yang barengan sama ane. tapi jujur koordinasinya masih belum optimal. ane sempet kepencar n kejebak macet di warjam....bete banget...&lt;br /&gt;mudah-mudahan untuk kampanye selanjutnya bisa lebih rapi dan terkoordinir dengan jelas.&lt;br /&gt;jazakallah untuk semuanya....&lt;br /&gt;semoga Allah swt memenangkan PKS tanggal 9 april yad...&lt;br /&gt;wassalam.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fadli Rachman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bravo deh..... hidup no delapan.....yang kaget sih ketika tasiru nyanyi...wah gak nyangka dah secair itu nasyid...... bravo anyway. Tapi sayang sungguh sayang, sepertinya setiap DPRa gak bisa mengorganized lagi ketika di lokasi....semuanya berantakan......banyak juga tuh simpatisan karadenan yang melaju langsung pulang.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BDB2 GC/11:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memang pengorganisasian konvoi kemarin belum optimal. Mobil Pak&lt;br /&gt;Mardiono yang bisa dijadikan 'icon pemersatu ' (karena dihias cukup&lt;br /&gt;ngejreng), ternyata gak sampai Sempur. Mobil sound DPC pun tanpa&lt;br /&gt;atribut Cibinong yang jelas. Saya tahu karena kenal yang nangkring di&lt;br /&gt;situ teman-teman DPC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirul kalam, bagaimana agar kumpulnya keluarga PKS Sukahati dalam&lt;br /&gt;moment kemarin bisa dijadikan modal dalam jihad akbar 9 April yad.&lt;br /&gt;Mari berbagi tugas: saksi, logistik, kurir, donatur, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan ngumpul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fahrur Rozi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahmdullillah... Jadi kekurangan saksi sudah tercukupi nich..bravo....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin nanti ada training saksi sapu jagat oleh DPC... or DPRa sukahati&lt;br /&gt;Mau mengadakan sendiri..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-5384835679164542234?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/5384835679164542234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/03/kampanye-sempur-29-maret-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/5384835679164542234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/5384835679164542234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/03/kampanye-sempur-29-maret-2009.html' title='Kampanye Sempur 29 Maret 2009'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-2802941054927910521</id><published>2009-03-27T23:14:00.000-07:00</published><updated>2009-03-27T23:24:11.278-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>NSP / RBT PKSAyo Berkampanye Lewat NSP / RBT PKS</title><content type='html'>Jumat, 27/03/2009 23:49:39&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PK-Sejahtera Online: Kemajuan teknologi informasi memberi kesempatan kepada kita untuk berkampanye efektif melalui lagu kampanye Partai Keadilan Sejahtera yang diaktifkan menjadi Nada Sambung Pribadi (NSP) atau Ring Back Tone (RBT) di ponsel kita masing-masing. Bahkan masih sangat efektif di detik terakhir masa kampanye terbuka, menjelang hari tenang dan hari Pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asumsikan ada 3,2 juta kader PKS. Sebanyak 3 juta di antaranya mengaktifkan RBT PKS pada ponselnya, dan masing-masing ponsel rata-rata menerima panggilan masuk dari orang lain sebanyak 10 kali per hari, maka kita semua sudah melakukan kampanye kepada 30 Juta orang per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Subhanallah. Insya Allah sangat efektif membantu dan bisa jadi hanya PKS yang bisa menggunakan cara kampanye ini", kata Dr Mardani Ali Sera, Wasekjen DPP PKS Bidang Administrasi dalam surat seruan yang ditujukan kepada semua Ketua DPW seluruh Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah daftar lagu dan kode lagu kampanye PKS serta cara mengaktifkan dan mengirimkanya kepada nomor lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TELKOMSEL&lt;br /&gt;1. Bangkit - Harapan Masih Ada (Shoutul Harokah) 3670321&lt;br /&gt;2. Delapan Yang Kupilih (Ruhul Jadid) 3670317&lt;br /&gt;3. Delapanku (Al-Veoli) 3670318&lt;br /&gt;4. Nomor Delapan (Barakatak M-Prod) 3670319&lt;br /&gt;5. Surak PKS (RRC) 3670320&lt;br /&gt;6. Sambutlah (Ruhul Jadid) 3670315&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;INDOSAT&lt;br /&gt;1. Bangkit - Harapan Masih Ada (Shoutul Harokah) 190369999&lt;br /&gt;2. Nomor Delapan (Barakatak M-Prod) 190373699&lt;br /&gt;3. Surak PKS (RRC) 190373799&lt;br /&gt;4. Semua Pilih PKS (Ababil Voice) 190364599&lt;br /&gt;5. PKS Tangtos (Ababil Voice) 190364799&lt;br /&gt;6. Hayu PKS (Barakatak M-Prod) 190373899&lt;br /&gt;7. Iklan PKS versi Gila Bola (Nugie Al-Afgani) 190364299&lt;br /&gt;8. Iklan PKS versi Susah Milih (Nugie Al-Afgani) 190363899&lt;br /&gt;9. Iklan PKS versi Si Engkoh (Nugie Al-Afgani) 190363799&lt;br /&gt;10. Iklan PKS versi Sagala A (Nugie Al-Afgani) 190363999&lt;br /&gt;11. Iklan PKS versi Petani (Nugie Al-Afgani) 190364199&lt;br /&gt;12. Iklan PKS versi Mesra (Nugie Al-Afgani) 190364099&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;XL&lt;br /&gt;1. Bangkit - Harapan Masih Ada (Shoutul Harokah) 10504721&lt;br /&gt;2. Delapan Yang Kupilih (Ruhul Jadid) 10504717&lt;br /&gt;3. Delapanku (Al-Veoli) 10504718&lt;br /&gt;4. Nomor Delapan (Barakatak M-Prod) 10504719&lt;br /&gt;5. Surak PKS (RRC) 10504720&lt;br /&gt;6. Semua Pilih PKS (Ababil Voice) 12600797&lt;br /&gt;7. PKS Tangtos (Ababil Voice) 12600796&lt;br /&gt;8. Hayu PKS (Barakatak M-Prod) 12600799&lt;br /&gt;9. Pilih-Pilih PKS (Tashiru) 12600801&lt;br /&gt;10. PKS Anti Korupsi (MUPLA) 12600803&lt;br /&gt;11. Iklan PKS versi Gila Bola (Nugie Al-Afgani) 12600805&lt;br /&gt;12. Iklan PKS versi Susah Milih (Nugie Al-Afgani) 12600810&lt;br /&gt;13. Iklan PKS versi Si Engkoh (Nugie Al-Afgani) 12600809&lt;br /&gt;14. Iklan PKS versi Sagala A (Nugie Al-Afgani) 12600808&lt;br /&gt;15. Iklan PKS versi Petani (Nugie Al-Afgani) 12600807&lt;br /&gt;16. Iklan PKS versi Mesra (Nugie Al-Afgani) 12600806&lt;br /&gt;17. Sambutlah (Ruhul Jadid) 12600784&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;FLEXI&lt;br /&gt;1. Bangkit - Harapan Masih Ada (Shoutul Harokah) 5670165&lt;br /&gt;2. Delapan Yang Kupilih (Ruhul Jadid) 5670161&lt;br /&gt;3. Delapanku (Al-Veoli) 5670162&lt;br /&gt;4. Nomor Delapan (Barakatak M-Prod) 5670163&lt;br /&gt;5. Surak PKS (RRC) 5670164&lt;br /&gt;6. Semua Pilih PKS (Ababil Voice) 6752725&lt;br /&gt;7. PKS Tangtos (Ababil Voice) 6752724&lt;br /&gt;8. Hayu PKS (Barakatak M-Prod) 6752727&lt;br /&gt;9. Pilih-Pilih PKS (Tashiru) 6752729&lt;br /&gt;10. PKS Anti Korupsi (MUPLA) 6752730&lt;br /&gt;11. Sambutlah (Ruhul Jadid) 6712768&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;ESIA&lt;br /&gt;1. Bangkit - Harapan Masih Ada (Shoutul Harokah) 3670321&lt;br /&gt;2. Delapan Yang Kupilih (Ruhul Jadid) 3670317&lt;br /&gt;3. Delapanku (Al-Veoli) 3670318&lt;br /&gt;4. Nomor Delapan (Barakatak M-Prod) 3670319&lt;br /&gt;5. Surak PKS (RRC) 3670320&lt;br /&gt;6. Hayu PKS (Barakatak M-Prod) 3512567&lt;br /&gt;7. Pilih-Pilih PKS (Tashiru) 3512569&lt;br /&gt;8. PKS Anti Korupsi (MUPLA) 3512571&lt;br /&gt;9. Iklan PKS versi Gila Bola (Nugie Al-Afgani) 3512559&lt;br /&gt;10. Iklan PKS versi Susah Milih (Nugie Al-Afgani) 3512560&lt;br /&gt;11. Iklan PKS versi Si Engkoh (Nugie Al-Afgani) 3512561&lt;br /&gt;12. Iklan PKS versi Sagala A (Nugie Al-Afgani) 3512562&lt;br /&gt;13. Iklan PKS versi Petani (Nugie Al-Afgani) 3512563&lt;br /&gt;14. Iklan PKS versi Mesra (Nugie Al-Afgani) 3512564&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA DAN CONTOH AKTIVASI&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TELKOMSEL=Kartu HALO / SIMPATI / Kartu AS&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Untuk Mengaktifkan  &lt;br /&gt;Ketik: RINGONKODE RBT kirim ke : 1212  &lt;br /&gt;Contoh : RING ON 3670321 kirim ke : 1212  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Untuk Memberikan RBT ini kepada Orang Lain  &lt;br /&gt;Ketik: RINGGIFTKODE RBTNO.HP TELKOMSEL YANG AKAN DIKIRIM NSP kirim ke : 1212  &lt;br /&gt;Contoh : RING GIFT 3670321 081317755175 kirim ke : 1212  &lt;br /&gt;Biaya = Rp. 9,900 / Bulan  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;INDOSAT = Matrix / Mentari / IM3 / StarOne&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Untuk Mengaktifkan  &lt;br /&gt;Ketik: SETKODE RBT Kirim ke 808  &lt;br /&gt;Contoh: SET 190369999 Kirim ke 808  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Untuk Memberikan kepada Orang Lain  &lt;br /&gt;Ketik: GIFTKODE RBTNO.HP INDOSAT YANG AKAN DIKIRIM I-RING Kirim ke 808  &lt;br /&gt;Contoh: GIFT 190369999 085693222212 Kirim ke 808  &lt;br /&gt;Biaya = Rp. 7,700 / Bulan  &lt;br /&gt;Khusus INDOSAT : bagi anda yang belum pernah berlangganan RBT, minimal sisa pulsa yang tersedia Rp. 14.000,-  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;XL  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Untuk Mengaktifkan  &lt;br /&gt;Ketik: KODE RBT Kirim ke 1818  &lt;br /&gt;Contoh: 10504721 Kirim ke 1818  &lt;br /&gt;Untuk Memberikan kepada Orang Lain  &lt;br /&gt;Ketik: RINGGIFTNo. HP XL YANG AKAN DI KIRIM RBTKODE RBT Kirim ke 1818  &lt;br /&gt;Contoh: RING GIFT 08176823557 10504721 Kirim ke 1818  &lt;br /&gt;Biaya = Rp. 5,500 / bulan  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;FLEXI  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Untuk Mengaktifkan  &lt;br /&gt;Ketik: RINGONKODE RBT Kirim ke 1212  &lt;br /&gt;Contoh: RING ON 5670165 Kirim ke 1212  &lt;br /&gt;Untuk Memberikan kepada Orang Lain  &lt;br /&gt;Ketik: RINGGIFTKODE RBTNO.HP FLEXI YANG AKAN DIKIRIM FLEXITONE Kirim ke 1212  &lt;br /&gt;Contoh: RING GIFT 5670165 02170978649 Kirim ke 1212  &lt;br /&gt;Biaya = Rp. 8,800 / bulan&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;ESIA  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Untuk Mengaktifkan  &lt;br /&gt;Ketik: RINGKODE RBT Kirim ke 888  &lt;br /&gt;Ketik: RING 3670321 Kirim ke 888  &lt;br /&gt;Biaya = Rp.9,900 / Bulan  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Informasi : 085693222212 / 021 - 98778383 ( Ibnu Sina )  &lt;br /&gt;E-mail : ibnu.sina@8-multimedia.com / rbtpks@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-2802941054927910521?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/2802941054927910521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/03/nsp-rbt-pks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2802941054927910521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2802941054927910521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/03/nsp-rbt-pks.html' title='NSP / RBT PKS&lt;br&gt;&lt;/br&gt;Ayo Berkampanye Lewat NSP / RBT PKS'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-4334449482400232013</id><published>2009-03-23T22:04:00.000-07:00</published><updated>2009-03-27T23:27:14.324-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>BAYAN PERKARA SUAP/GRATIFIKASI ABDUL HADI DJAMAL YANG MENYERAT RAMA PRATAMA</title><content type='html'>Bahwa Abdul Hadi Djamal (AHD) tertangkap tangan oleh KPK RI menerima uang suap/gratifikasi sebesar [*] pada tanggal [*] dari pengusaha bernama Hontjo agar dapat diikursertakan dalam proyek dari dana anggaran stimulus  untuk wilayah Indonesia Timur (selanjutnya disebut “Dana Stimulus”).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian AHD usai pemeriksaan di KPK memberikan ucapan-ucapan kepada pers yang pada pokoknya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-  Rama Pratama yang mengusulkan kenaikan Dana Stimulus dari 10,2 triliun menjadi  12 ,2   triliun;&lt;br /&gt;- Rama Pratama ikut menghadiri pertemuan pembahasan kenaikan Dana Stimulus di Ritz  Carlton kemudian dia koreksi  menjadi di four sesason;&lt;br /&gt;-  Mendeskreditkan PKS sebagai partai bersih.&lt;br /&gt;-  Ketika ditanya apakah Rama menerima uang di jawab tidak tahu tapi dia  menyebutkan Joni Alen telah menerima uang 1 milyar.&lt;br /&gt;-    etc&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Bahwa  pernyataan-pernyataan AHD tersebut kemudian menjadi opini publik yang menyudutkan Rama Pratama dan Partai Keadilan Sejahtera, maka bersama ini kami sampaikan bayan sebagai  berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Perkara AHD yang saat ini diperiksa oleh KPK adalah perkara  penerimaan uang suap/gratifikasi bukan perkara tentang penyimpangan  atau  korupsi penggunaan uang anggaran Dana Stimulus.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Jika dirunut kebelakang sebelum terjadinya penangkapan AHD  tersebut, secara logis tentu ada pembicaraan-pembicaraan/pertemuan- pertemuan  sebelumnya  antara AHD, Damayanti, Staf Dephub dan  Kantjo (pengusaha) untuk  mematangkan rencana haram agar Konco  dapat menjadi peserta  tender (“Rencana Haram Konco”). Dengan  demikian perlu ditemukan bukti  tentang apakah Rama  ikut serta  atau  hadir dalam pertemuan-pertemuan antara AHD, Damayanti, dan  Hontjoatau bukti ada keterlibatan Rama MINIMAL KOMUNIKASI PER  TELEPON kepada  mereka yang membahas Rencana Haram Konco.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; UNTUK ITU RAMA BERSEDIA MEMBERIKAN KESAKSIAN DI  LEMBAGA PENYIDIKAN DAN PERADILAN APAPUN TENTANG  KETERLIBATAN  RAMA DENGAN RENCANA HARAM KONCO  TERSEBUT DAN SIAP DIKONFRONTIR.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bahwa kemudian akibat ucapan-ucapan AHD melalui pers yang  menyeret-nyerat Rama dan PKS kedalam perkara suap/gratifikasi  tersebut, terlanjut  terbentuk opini publik dimana  Rama dan PKS  seolah-olah ikut andil atau terlibat dalam perkara suap/gratifikasi  tersebut.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sepanjang pemberitaan yang kami kumpulkan dari berbagai  media massa cetak maupun elektronik  tidak ada pemberitaan hal-hal sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(i) tidak ada satupun pemberitaan yang menjelaskan tentang  keterkaitan/hubungan  antara dana anggaran stimulus yang di bahas di  DPR dengan  kasus  uang suap/gratatifikasi AHD dari Konco. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat  agar tahu lebih rinci bahwa AHD menerima uang bukan berasal dari Dana Anggaran Stimulus tetapi uang dari Hontjo. Dengan demikian tidak terjadi opini public yang menghubungkan Rama atau PKS dengan penggunaan Dana Anggaran Stimulus apalagi kaitannya dengan Rencana Haram Hontjo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ii) tidak ada pemberitaan yang mendalam antara (peran) Rama dengan  uang suap/gratifikasi yang diterima oleh AHD dari Hontjo. Tetapi yang  yang ada adalah AHD meminta Rama untuk beristghfar sehingga seolah- olah public mempunyai persepsi Rama ikut serta menikmati uang  suap/gratifikasi dari Hontjo atau setidak-tidaknya menikmati hasil  pelaksanaan penggunaan  Dana Stimulus. Pers membiarkan ada ruang  diantara potongan-potongan ucapan tendensius AHD tersebut.  Dengan  adanya ruang kosong tersebut public bisa memberikan penilaian  masing-masing. Tentu hal ini sangat merugikan dan mencemarkan  nama  baik Rama dan PKS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pers malah memberitakan ucapan AHD yang menyatakan Rama sebagai inisiator kenaikan dana anggaran stimulus dari 10,2 T menjadi 12,2 T seolah-olah ada kepentingan pribadi Rama atau PKS dibalik usulan kenaikan anggaran tersebut. Padahal yang sebenarnya Rama mengingatkan kepada anggota panitia Anggaran Stimulus untuk tidak dengan mudah menaikan anggaran mengingat hal tersebut bisa menyebabkan defisit. ATAS HAL INI RAMA MEMPUNYAI BUKTI KUAT BERUPA NOTULENSI RAPAT.  DENGAN DEMIKIAN BOHONG DAN FITNAH BESAR APA-APA YANG DIUCAPAKAN  AHD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(iii) tidak ada pemberitaan pers yang berimbang terhadap  ucapan-ucapan  AHD yang mengatakan Rama ikut dalam pertemuan-pertemuan informal   Ritz Carlton tetapi di koreksi menjadi di Four Season dan ada bukti  CCTV. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Publik dengan adanya pemberitaan tersebut di atas bisa berpendapat bahwa Rama atau PKS ikut serta / terlibat dalam pertemuan-pertemuan informal yang mematangkan Rencana Haram Hontjo atau setidak-tidak ikut  serta  dalam pelaksanaan penggunaan anggaran Dana Stimulus diluar  kapasitasnya sebagai anggota DPR. RAMA SELALU HADIR DALAM RAPAT-RAPAT PEMBAHASAN DANA STIMULUS SECARA KOLEKTIF BERSAMA-SAMA DENGAN ANGGOTA DARI SEMUA FRAKSI dan tidak pernah secara parsial membahas permufakatan-permufakatan untuk mencari keuntungan dari pelaksanaan penggunanan Dana Stimulus untuk kepentingan pribadi/partai. Sehingga  tidak ada hubungannya sama sekali antara Rama atau PKS dengan pelaksanaan Dana Stimulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIKA MEMANG AHD INGIN MENGHUBUNG-HUBUNGKANNYA MAKA DIA HARUS MEMPUNYAI BUKTI-BUKTI SEPERTI NOTULENSI ATAU MINIMAL  PERCAKAPAN TELEPON YANG MEMBUKTIKAN ADANYA KEIKUTSERTAAN/KETERLIBATAN  RAMA DILUAR KAPASITASNYA SEBAGAI ANGGOTA DPR DALAM PELAKSANAAN ANGGARAN STIMULUS. BUKAN DENGAN UCAPAN-UCAPAN TENDENSIUS KEPADA PERS TENTANG RAMA HADIR DALAM RAPAT INFORMAL DI RITZ CARLTON  ATAU DI FOUR  SEASON.   JIKA MENGGUNAKAN NALAR YANG SEHAT, RAMA HADIR DI RITZ CARLTON/FOUR SEASON DIBUKTIKAN DENGAN CCTV SEKALIPUN BELUM DAPAT MENYIMPULKAN RAMA IKUT SERTA DALAM PERKARA SUAP/GRATIFIKASI INI ATAU SETIDAK-TIDAKNYA MENCARI KEUNTUNGAN DARI PELAKSANAAN PENGGUNAAN DANA STIMULUS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAMA SAMA SEKALI TIDAK PERNAH IKUT PEMBAHASAN ATAU PERMUFAKATAN BERSAMA-SAMA DENGAN ANGGOTA DPR LAIN ATAU PIHAK-PIHAK LAIN DILUAR KAPASITASNYA SEBAGAI ANGGOTA DPR MENCARI KEUNTUNGAN DARI PELAKSANAAN PENGGUNAAN DANA STIMULUS BAIK DI DALAM MAUPUN LUAR GEDUNG DPR.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kami menyimpulkan dari bayan-bayan di atas bahwa ucapan-ucapan AHD tidak mempunyai dasar sama sekali apalagi bukti yang dapat menyeret-nyeret Rama dan PKS kedalam perkara suap/gratifikasi yang  sedang di sidik KPK. Jika memang AHD atau KPK mendapatkan bukti-bukti yang relevan dengan keterlibatan Rama dalam perkara suap/gratifikasi ini atau setidak-tidaknya bukti keterlibatan Rama diluar kapasitasnya sebagai anggota DPR mencari keuntungan dari pelaksanaan penggunaan Dana Stimulus, maka Rama bersedia di periksa dan mempertanggungjawabkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah Bayan ini kami uriakan untuk diketahui dan dipelajari. Atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terimakasih. &lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_______________&lt;br /&gt;Rama Pratama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-4334449482400232013?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/4334449482400232013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/03/bayan-perkara-suapgratifikasi-abdul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/4334449482400232013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/4334449482400232013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/03/bayan-perkara-suapgratifikasi-abdul.html' title='BAYAN PERKARA SUAP/GRATIFIKASI ABDUL HADI DJAMAL YANG MENYERAT RAMA PRATAMA'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-6819039869256865774</id><published>2009-03-20T00:39:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T00:54:53.613-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan DPR Sukahati'/><title type='text'>Kampanye di Kabupaten, DPRa Sukahati Cibinong</title><content type='html'>Radar Bogor&lt;br /&gt;20-03-2009 13:20 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal kampanye terbuka PKS di Kabupaten Bogor juga dimanfaatkan caleg-calegnya dengan mengerahkan simpatisan di setiap dapil. Kreativitas tampak lebih ditonjolkan beberapa caleg dalam menarik simpati konstituen. Seperti yang dilakukan caleg nomor urut 1 Dapil I Haris Faisal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haris bersama tim suksesnya menghias orkes keliling dengan atribut partai berlambang padi dan kapas dengan alunan musik dangdut. Dia mengelilingi Kampung Pajeleran Gunung Kelurahan Sukahati Kecamatan Cibinong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya, Haris bersama tim suksesnya mengingatkan masyarakat terkait Pileg 9 April mendatang. Tanpa canggung, Haris bersama tim suksesnya mengetuk pintu rumah warga untuk menyampaikan pesan politiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari mengakui, kampanye terbuka yang dilakukannya efektif dibandingkan harus berkampanye terbuka dengan panggung besar dan sound system ribuan watt. Pola kampanye seperti itu dengan sistem pemilu saat ini dianggapnya sudah tidak lagi efektif karena pesan yang akan disampaikan oleh partai tidak akan maksimal. “Apalagi harus mengeluarkan uang jutaan rupiah,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan caleg PKS lainnya Ida Farida Darwi. Perempuan yang juga sebagai Ketua Badan Kontak Majelis Taklim Kabupaten Bogor ini memberikan ceramah tentang keagamaan di Musala Jamilatusakur di Kampung Curug RT 02/04 Kelurahan Pakansari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ceramahnya Ida tidak mengajak ibu-ibu majelis taklim mencontreng namanya dalam surat suara, tapi lebih kepada sikap seorang istri di hadapan suami. “Saya menyadari tidak mungkin menyampaikan pesan politik dan mengajak masyarakat memilih saya di musala. Saya bisa kena semprit Panwaslu,” ujar Ida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parpol lain yang punya jadwal kampanye terbuka di Kabupaten Bogor juga dimanfaatkan mereka. Kampanye perdana Partai Patriot difokuskan memperkenalkan beberapa calegnya di Pamijahan. “Kami ingin memperkenalkan caleg kami ke masyarakat. Ini juga sebagai bukti jika Partai Patriot memiliki kepedulian kepada masyarakat,” tandas Ketua DPC Partai Patriot Kabupaten Bogor Zulkifli Nasution. (roy/sep/dra/miq/dkw)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-6819039869256865774?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/6819039869256865774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/03/kampanye-di-kabupaten-dpra-sukahati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6819039869256865774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6819039869256865774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/03/kampanye-di-kabupaten-dpra-sukahati.html' title='Kampanye di Kabupaten, DPRa Sukahati Cibinong'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-1983234883094717848</id><published>2009-02-24T03:42:00.000-08:00</published><updated>2009-02-24T03:44:19.294-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>DELAPAN KOSA KATA</title><content type='html'>(Taujih kedua Anis Matta dalam acara Kemah Peduli di Cibubur) disarikan&lt;br /&gt;dari buku : INTEGRASI POLITIK DAN DAKWAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah sekalian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin saya telah menyampaikan tiga cita-cita kita.&lt;br /&gt;Pertama : Cita-cita Politik,&lt;br /&gt;yaitu bagaimana kita bisa menembus batas masyumi 20%.&lt;br /&gt;Kedua : Cita-cita dakwah,&lt;br /&gt;yaitu menembus batas 50+1% dari total suara partai-partai islam dengan&lt;br /&gt;kontribusi PKS yang akan kita berikan minimum 30%.&lt;br /&gt;Ketiga : Cita-cita peradaban,&lt;br /&gt;yaitu menjadikan Indonesia sebagai kiblat politik dunia islam, Insya&lt;br /&gt;Allah..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itu, kita akan mengatakan apa yang dikatakan oleh Nabi&lt;br /&gt;Sulaiman kepada Balqis, "innahu min Sulaiman wa innahu&lt;br /&gt;bismilahirrahmanirr ahiim, alla ta'lu alayya wa'tuni muslimin." Kita&lt;br /&gt;juga akan mengatakan apa yang dikatakan Rasulullah SAW kepada raja-raja&lt;br /&gt;yang ada di zamannya, seperti surat beliau kepada Heraklius, "Aslim&lt;br /&gt;taslam walakal ajru marratain." Masuk Islamlah dan kamu akan selarmat&lt;br /&gt;dan kamu akan dapat dua kali lipat pahala. Kita bermimpi pada suatu&lt;br /&gt;waktu kita akan menulis surat-surat semacam itu, Insya Allah. Sehingga&lt;br /&gt;kita tidak hanya membaca dan mengulang-ulanginya lagi. Kita berada pada&lt;br /&gt;periode Mekkah tetapi tidak pernah berada di ujung periode Madinah. Pada&lt;br /&gt;suatu waktunya kita hanya selalu berdoa,"Rabbisysyra h lii shadri&lt;br /&gt;wayassir li amri wahlul uqdatan min lisaani yafqahu qaulii." Itulah doa&lt;br /&gt;nabi Musa ketika beliau berhadapan dengan Fir'aun. Doa-doa ini yang&lt;br /&gt;biasanya kita ucapkan waktu kita berhadapan dengan raja-raja tiran hari&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;Kita juga bermimpi bahwa pada suatu waktu, kita akan berdoa seperti doa&lt;br /&gt;nabi Sulaiman,"Rabbi habli mulkan laa yan baghli li ahadin min ba'di."&lt;br /&gt;Ya Allah berikan aku kerajaan yang tidak akan pernah kau berikan kepada&lt;br /&gt;siapapun yang datang sesudah kami. Mudah-mudahan kita akan mengucapkan&lt;br /&gt;hal itu setelah PKS mendapatkan suara 35% dalam pemilu yang akan datang.&lt;br /&gt;Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah sekalian.&lt;br /&gt;Kita ingin menghadirkan sejarah itu pada hari kita, pada zaman kita,&lt;br /&gt;pada generasi kita. Dan, Salah satu hal yang patut kita syukuri-dan saya&lt;br /&gt;selalu mengulang-ulang hal ini-bahwa Allah SWT mentakdirkan datangnya&lt;br /&gt;zaman reformasi ini ketika kita semuanya masih muda belia, dan ketika&lt;br /&gt;kita masih punya banyak waktu untuk belajar dan mempercepat pertumbuhan&lt;br /&gt;kita. Kalau kita mempunyai cita-cita besar setelah ini, maka ada dua&lt;br /&gt;keyword yang kemudian harus kita hafal. Setelah cita cita politik, cita&lt;br /&gt;cita dakwah dan cita cita peradaban ini, ada dua kata lagi yang harus&lt;br /&gt;kita hafal, dua kata ini yaitu : Pertama adalah Asset, Kedua adalah&lt;br /&gt;kapitalisasi. Kita harus membangun asset-asset dakwah kita ini, agar&lt;br /&gt;kita mempunyai laverage untuk berkuasa. Agar kita layak empunyai&lt;br /&gt;kapasitas untuk memimpin negeri ini. Dan asset yang harus kita miliki&lt;br /&gt;itu minimal ada tiga. Pertama adalah ide, yang kedua adalah orang, yang&lt;br /&gt;ketiga adalah uang. Inilah tiga asset dakwah yang harus kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ide&lt;br /&gt;Ikhwah sekalian, partai ini adalah partai dakwah, partai intelektual&lt;br /&gt;yang datang dengan sebuah kerangka sistem, yang datang dengan sebuah&lt;br /&gt;konsep, untuk mengelola dan merekonstruksi kembali kehidupan kita di&lt;br /&gt;Indonesia . Jadi kalau kita tidak punya ide-ide besar untuk mengelola&lt;br /&gt;negeri ini, kita tidak akan pernah mempunyai laverage untuk membangun&lt;br /&gt;negeri ini. Dulu kenapa Soekarno berhasil mengalahkan Masyumi karena&lt;br /&gt;kalau kita membaca debat-debat politik dan debat-debat ideologi pada&lt;br /&gt;waktu itu, harus kita katakan dengan jujur bahwa Soekarno lebih mampu&lt;br /&gt;mengelaborasi ide-idenya ketimbang tokoh-tokoh muslim pada waktu itu.&lt;br /&gt;Ketika Soekarno menulis misalnya tentang Marhaen, dia menjelaskan&lt;br /&gt;gagasan tentang sosialisme dengan cara yang sangat sederhana dan dia&lt;br /&gt;mengisi satu kekosongan ideologi pada waktu itu. Sekarang di zaman&lt;br /&gt;reformasi ini, kita juga menyaksikan bahwa negeri kita sedang mengalami&lt;br /&gt;kevakuman ideologi.&lt;br /&gt;Siapa saja kekuatan politik yang mampu mengisi kekosongan tersebut ini&lt;br /&gt;maka dia akan merebut masa depan di Indonesia. Kita beruntung ikhwah&lt;br /&gt;sekalian, kita mempunyai suatu landasan pemikiran, suatu landasan manhaj&lt;br /&gt;ketika kita masuk ke dunia politik. Inilah yang dapat menjelaskan, bahwa&lt;br /&gt;partai-partai islam yang lain tidak mamp bertahan lebih lama di panggung&lt;br /&gt;politik negeri ini jika mereka tidak membawa sesuatu yang membuat mereka&lt;br /&gt;berbeda dari yang lain. Kita berbeda karena membawa kekhasan ideologi,&lt;br /&gt;kekhasan konsep dan itu yang membuat kita berbeda. Dan, Insya Allah,&lt;br /&gt;bisa bertahan lebih lama dibanding yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah sekalian,&lt;br /&gt;Negeri sebesar Indonesia ini, bukan hanya membutuhkan orang besar, tapi&lt;br /&gt;juga membutuhkan otak besar untuk mengaturnya. Kalau kita datang tidak&lt;br /&gt;dengan otak besar seperti itu, niscaya kita tidak akan bisa mengatur&lt;br /&gt;negeri ini. Saya percaya ketika Allah SWT menakdirkan kita semua lahir&lt;br /&gt;di negeri ini, lahir diatas tanah ini,lahir di zaman ini, dan besar di&lt;br /&gt;zaman reformasi ini, itu artinya Allah SWT mentakdirkan kita untuk&lt;br /&gt;mengurus negeri ini. Itu berarti bahwa Insya Allah di Partai ini ada&lt;br /&gt;begitu banyak otak besar yang bisa mengatur negeri ini di masa yang akan&lt;br /&gt;datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang&lt;br /&gt;Setiap ide besar juga membutuhkan orang besar. Dan kategori orang besar&lt;br /&gt;yang kita perlukan&lt;br /&gt;setidaknya ada empat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang yang akan mengelola dan mengoperasikan harakah.&lt;br /&gt;Kita adalah orang tersebut. Oleh karena itu dalam fiqh dakwah, dalam&lt;br /&gt;Siyasatud Dakwah kita belajar tentang apa yang disebut dengan Qaidah&lt;br /&gt;Harokiyah. Qaidah Harakiyah yaitu basis pergerakan. Orang orang yang&lt;br /&gt;akan menjadi tulang punggung pergerakan. Tulang punggung pergerakan&lt;br /&gt;itulah yang kita sebut kader inti. Itu tulang punggungnya, tetapi di&lt;br /&gt;sekitar kader inti ada kader pendukung. Apabila kita ingin mengatur 220&lt;br /&gt;juta penduduk Indonesia ,berapa kira kira tulang punggung pergerakan&lt;br /&gt;yang kita perlukan untuk itu? Ini musti ada rasio.&lt;br /&gt;Jadi ketika kita menetapkan 2 juta orang kader pada tahun 2009 nanti, 2&lt;br /&gt;juta orang ini hanya mendekati 1% dari total jumlah penduduk di&lt;br /&gt;Indonesia. Karena kita tidak akan pernah bisa mengendalikan negeri&lt;br /&gt;sebesar ini kecuali kalau kita punya sistem pengendalian yang kuat,&lt;br /&gt;yaitu kader-kader kita. Sehingga kita bisa mengatakan pada suatu waktu,&lt;br /&gt;apabila jumlah rasio kader kita setidak-tidaknya ini setara dengan&lt;br /&gt;nishab zakat 2,5% kita mempunyai kader sekitar 5 juta orang, maka tidak&lt;br /&gt;boleh ada satu jengkal di negeri ini, yang disitu tidak ada kader inti,&lt;br /&gt;Insya Allah. Karena itu dalam strategi pengembangan harakah kita ke&lt;br /&gt;depan, kita sudah menetapkan bahwa Insya Allah di tahun yang akan&lt;br /&gt;datang, target rasio maksimum kita adalah, pada setiap desa di seluruh&lt;br /&gt;Indonesia , minimumnya ada satu unit pembinaan kader inti. Ini target&lt;br /&gt;kita dalam kaitannya dengan rekrutmen orang pada kategori operator&lt;br /&gt;pergerakan (Qaidah Harakiyah).&lt;br /&gt;2. Orang-orang yang akan kita siapkan menjadi pemimpin politik.&lt;br /&gt;Dalam amanat Munas yang lalu, kita tetapkan untuk menokohkan sekitar 100&lt;br /&gt;orang pimpinan pusat kita sebagai tokoh nasional. Sebab kader ini adalah&lt;br /&gt;operator, tetapi kalau kita tidak punya icon di tingkat pusat, maka kita&lt;br /&gt;juga tidak bisa memimpin negeri ini. Jadi kita memerlukan orang-orang&lt;br /&gt;yang kita siapkan untuk menjadi pemimpin politik. Dalam basis pergerakan&lt;br /&gt;kita, dalam manhaj siyasatud dakwah, kita juga menemukan bahwa Qaidah&lt;br /&gt;siyasiah adalah elemen tertinggi dalam hirarki kepemimpinan kita di&lt;br /&gt;dalam jamaah dakwah ini. Jadi kita perlu juga menyiapkan itu walaupun&lt;br /&gt;sumberdaya kepemimpinan politik ini, berasal dari basis pergerakan yaitu&lt;br /&gt;Qaidah Harakiyah, dari para operator harakah yang kita bina, seperti&lt;br /&gt;kita semuanya.&lt;br /&gt;3. Orang-orang yang kita rekrut untuk mengoperasikan negara&lt;br /&gt;Dr.Yusuf Qardhawi mengatakan," janganlah harakah ini bermimpi, bahwa&lt;br /&gt;pada suatu waktu, kita akan memimpin negeri ini seorang diri tanpa orang&lt;br /&gt;lain. Kita musti berbagi dengan orang lain, setidak-tidaknya cara&lt;br /&gt;berbaginya adalah sebagaimana singa membagi rusa yang baru saya&lt;br /&gt;ditangkapnya. Antum pernah melihat planet animals? Begitu seekor singa&lt;br /&gt;menerkam rusanya, dia mengambil dulu bagiannya yang terbanyak, habis itu&lt;br /&gt;dia panggil teman-temannya. Oleh karena itu angka 35% yang disebutkan&lt;br /&gt;pak Ripto tadi adalah jatah singa. Orang-orang Arab menyebutnya&lt;br /&gt;hisshatul asad. Itu jatah singa, sisanya kita berbagi. Dan ketika kita&lt;br /&gt;berbagi, kita berbagi bukan karena kita lemah,tetapi karena itu adalah&lt;br /&gt;kemurahan hati kita.&lt;br /&gt;Oleh karena itu ikhwah sekalian, kita tidak mungkin bisa membayangkan&lt;br /&gt;bahwa misalnya ketika Presiden yang muncul dari Partai Keadilan&lt;br /&gt;Sejahtera, Presiden ini akan mengangkat 35 orang menteri dari PKS.&lt;br /&gt;Kemudian dibawah setiap departemen itu ada sekitar 50 eselon satu dan&lt;br /&gt;dua, yang jumlahnya mungkin total seluruh departemen sekitar 1500-an&lt;br /&gt;lebih. Setelah itu juga kita mengangkat sekitar 10 direksi dan komisaris&lt;br /&gt;pada 158 BUMN. Ini tidak mungkin begitu..Jadi kita musti merekrut&lt;br /&gt;orang-orang di luar, orang-orang yang sudah matang diluar, kemudian kita&lt;br /&gt;rekrut ke dalam menjadi bagian dari supporting system dakwah kita. Oleh&lt;br /&gt;karena itu di dalam amanat Munas juga, kita melihat program ini ada dan&lt;br /&gt;program ini disebut rekrutmen 1000 profesional kelas atas. Jadi ikhwah&lt;br /&gt;sekalian, inilah asset kedua yaitu asset orang..&lt;br /&gt;4. Orang, dalam kategori sya'biah yaitu para followers dan para&lt;br /&gt;pengikut.&lt;br /&gt;tiga kategori pertama tadi adalah kategori yang kita maksudkan sebagai&lt;br /&gt;trendsetter, mereka inilah yang akan memimpin harakah dan juga sekaligus&lt;br /&gt;negara di masa yang akan datang. Kalau jatah DPW DKI adalah merekrut&lt;br /&gt;sekitar 162.000 kader sampai pada tahun 2009 nanti, ini adalah suatu&lt;br /&gt;proses yang wajar-wajar saja karena kita mempunyai cita-cita yang besar&lt;br /&gt;sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Uang&lt;br /&gt;Uang yang kita maksud disini adalah sarana. Karena Allah SWT&lt;br /&gt;mengatakan," Janganlah kalian memberikan harta-harta kalian kepada orang&lt;br /&gt;bodoh, yang harta itu adalah harta yang telah dijadikan Allah bagi kamu&lt;br /&gt;sebagai qiyaman, tulang punggung yang membuat punggungmu tegap." Jadi&lt;br /&gt;kalau kita mempunyai ide besar,kita punya orang besar, kita mempunyai&lt;br /&gt;operator yang bisa membuat ide itu berjalan, maka kita juga musti&lt;br /&gt;mempunyai sarana yang membuat ide itu bekerja.&lt;br /&gt;Gabungan dari tiga unsur inilah yang kita sebut sebagai asset-asset&lt;br /&gt;politik. Kita memerlukan ini untuk memimpin negeri ini di masa yang akan&lt;br /&gt;datang. Tetapi seandainya kita sudah mempunyai tiga asset ini. Belum&lt;br /&gt;tentu merupakan jaminan bahwa kita memenangkan pertarungan. Kita&lt;br /&gt;memerlukan suatu ketrampilan yang lain yaitu ketrampilan untuk&lt;br /&gt;mengkapitalisasi asset-asset yang kita miliki. Asset yang kita miliki&lt;br /&gt;yang tiga itu, aset ide, orang dan uang, harus kita kapitalisasi untuk&lt;br /&gt;menciptakan tiga hal laiinnya.&lt;br /&gt;Tiga hal lainnya itu adalah :&lt;br /&gt;1. Peristiwa&lt;br /&gt;2. Berita&lt;br /&gt;3. Cerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita memiliki tiga asset, maka asset ini harus kita gunakan untuk&lt;br /&gt;menciptakan peristiwa. Olah karena itu ikhwah sekalian, kita semuanya&lt;br /&gt;harus membangun ketrampilan dalam diri kita sebagai pencipta-pencipta&lt;br /&gt;peristiwa. Bukan lagi sekedar komentator. Kita ingin melampaui era ini.&lt;br /&gt;Dulu jika ada peristiwa yang muncul, kita berkomentar. Sekarang kita&lt;br /&gt;ingin menjadi sebaliknya. Kita yang menciptakan peristiwa dan biarkan&lt;br /&gt;orang lain yang bicara. Kemenangan kita pada tahun 2004 yang lalu adalah&lt;br /&gt;sebuah peristiwa dan orang semua bicara tentang hal itu. Ada begitu&lt;br /&gt;banyak skripsi, tesis master, disertasi doktor di dalam dan diluar&lt;br /&gt;negeri, ditulis tentan peristiwa itu. Kita menciptakan peristiwa itu.&lt;br /&gt;Jadi kalau kita menciptakan peristiwa , maka akan ada berita sesudah&lt;br /&gt;peristiwa itu. Kalau kita banyak berita, maka akan terangkai sebuah&lt;br /&gt;cerita tentang kita.&lt;br /&gt;Sekarang apa yang kita baca tentang Khulafaur Rasyidin ? apa yang kita&lt;br /&gt;baca tentang seorang sahabat? Seluruhnya adalah sebuah cerita.&lt;br /&gt;Cerita-cerita itu ditulis setelah mereka menang, cerita itu ditulis oleh&lt;br /&gt;pemenang dan ditulis oleh pelakunya sendiri. Setelah mereka menang baru&lt;br /&gt;mereka menulis ceritanya. Sekarang kita akan menggunakan tiga asset ini&lt;br /&gt;semuanya, untuk menciptakan peristiwa-peristiwa yang akan menyebarkan&lt;br /&gt;berita-berita yang akan kita rangkai menjadi sebuah cerita di masa yang&lt;br /&gt;akan datang. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ikhwah sekalian,&lt;br /&gt;Dengan demikian di kepala kita sekarang sudah ada sekitar 5 kosa kata&lt;br /&gt;yang harus kita hafal dengan baik.&lt;br /&gt;1. Cita-cita Politik&lt;br /&gt;2. Cita-cita Dakwah&lt;br /&gt;3. Cita-cita Peradaban&lt;br /&gt;4. Asset&lt;br /&gt;5. Kapitalisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita perlu, mengetahui bagaimana prosedur kita melaksanakan&lt;br /&gt;semua hal ini. Langkah pertama dari hal itu adalah membangun kapasitas.&lt;br /&gt;Kalau kita punya kapasitas besar maka produktifitas kita juga besar.&lt;br /&gt;Tetapi kalau kapasitas kita kecil maka produktifitas kita juga pasti&lt;br /&gt;rendah. Oleh karena itu, kita perlu membangun kapasitas. Sekarang coba&lt;br /&gt;kita lihat, kalau kita ingin merekrut, misalnya 20% suara pada pemilu&lt;br /&gt;yang akan datang, maka kita membutuhkan suatu kapasitas yang besar. Itu&lt;br /&gt;sebabnya antum lihat 2 juta kader itu adalah kapasitas yang kita&lt;br /&gt;perlukan.&lt;br /&gt;Apabila dengan rasio 1 kader akan merekrut 10 suara maka kita akan&lt;br /&gt;mendapatkan sekitar 20 juta suara di masa yang akan datang, pada tahun&lt;br /&gt;2009 nanti. Itu kapasitas. Jadi 2 juta itu adalah kapasitas. Kalau kita&lt;br /&gt;mempunyai 33 DPW, 441 DPD misalnya , kemudian sekitar leibh 6000 DPC,&lt;br /&gt;dan lebih 60..000 DPRa misalnya, itu adalah kapasitas yang bisa kita&lt;br /&gt;gunakan untuk merekrut suara sebesar-besarnya. Jadi sekarang kita perlu&lt;br /&gt;membangun kapasitas kita. Kapasitas ini meliputi kapasitas individu,&lt;br /&gt;maupun juga kapasitas struktur. Kalau kita sudah mempunyai kapasitas&lt;br /&gt;maka di lapisan luar dari kapasitas ini namanya adalah kinerja. Kita&lt;br /&gt;tinggal menunjukkan kinerja kita di lapisan keduanya. Kalau kita punya&lt;br /&gt;kinerja yang bagus maka muncul lapisan ketiga, lapisan ketiga itu yang&lt;br /&gt;kita sebut citra. Jadi ikhwah sekalian , inilah tiga urutannya :&lt;br /&gt;1. Kapasitas&lt;br /&gt;2. Kinerja, dan&lt;br /&gt;3. Citra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Citra itu bukan sesuatu yang kosong. Kita belajar sangat banyak misalnya&lt;br /&gt;dari partai lain yang membangun citra sebagai wong cilik. Tetapi karena&lt;br /&gt;citr ini mungkin tidak dibangun dari kapasitas yang sebenarnya, maka&lt;br /&gt;citra ini hanya akan bertahan beberapa tahun lamanya setelah itu&lt;br /&gt;keropos.&lt;br /&gt;Sekarang, kita terlebih dulu membuktikan bahwa kita benar-benar peduli&lt;br /&gt;kepada masyarakat jauh sebelum kita menumbuhkan jargon tentang bersih&lt;br /&gt;dan peduli. Terlebih dahulu armada charity dan sosial kita sudah bekerja&lt;br /&gt;lama ditengah masyarakat. Jadi ketika kita mengatakan PKS itu bersih dan&lt;br /&gt;peduli, maka yang kita katakan itu adalah cerita tentang masa lalu kita.&lt;br /&gt;Kita hanya menyimpulkan dalam sebuah kalimat-kalimat pendek. Jadi citra&lt;br /&gt;ini adalah sesuatu yang kita&lt;br /&gt;bangun sebelumnya dari kapasitas yang kita miliki dan dari total kinerja&lt;br /&gt;yang kita bangun. Maka muncullah citra itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah sekalian,&lt;br /&gt;Dengan demikian kita mempunyai delapan kosa kata yang harus kita hafal&lt;br /&gt;dengan baik.&lt;br /&gt;1. Cita-cita Politik&lt;br /&gt;2. Cita-cita Dakwah&lt;br /&gt;3. Cita-cita Peradaban&lt;br /&gt;4. Asset&lt;br /&gt;5. Kapitalisasi&lt;br /&gt;6. Kapasitas&lt;br /&gt;7. Kinerja&lt;br /&gt;8. Citra&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-1983234883094717848?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/1983234883094717848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/delapan-kosa-kata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/1983234883094717848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/1983234883094717848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/delapan-kosa-kata.html' title='DELAPAN KOSA KATA'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-2710087315905362924</id><published>2009-02-24T03:36:00.000-08:00</published><updated>2009-02-24T03:58:17.479-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Jurus 'Marketing Rahasia' Jundi</title><content type='html'>by:abinyajundi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dek  Monik..….Dek  Monik !&lt;br /&gt;“Jundi  Jualan sendal!’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lengkingan suara Jundi di depan pintu gerbang rumah kami  berhasil menyita&lt;br /&gt;perhatian kami .Tak lama kemudian, telihat ia berlari sambil menenteng&lt;br /&gt;sepasang sandal berwarna pink dengan motif strawberry pada salah satu&lt;br /&gt;tangannya. Yang ditujunya adalah rumah Monik, bocah berumur 3 tahun yang&lt;br /&gt;menjadi kawan mainnya setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan senyum mengembang Aku dan istriku menyaksikan dari jauh tingkah polah&lt;br /&gt;Jundi.Setelah itu terjadi dialog dua bocah berumur 3 tahunan yaitu antara&lt;br /&gt;Jundi dan Monik  Kami tak tahu jurus rahasia marketing apa yang dikeluarkan&lt;br /&gt;Jundi pada Monik , tapi yang jelas tak berapa lama kemudian  Monik dan&lt;br /&gt;ibunya datang menuju rumah kami. Dibelakangnya Jundi mengiringi mereka&lt;br /&gt;dengan seringai senyum penuh kemenangan . Kalau boleh kutebak mungkin dalam&lt;br /&gt;hatinya terucap  “Asyik..nambah lagi nih uang jajanku ”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sudah dua hari ini memang rumah kami sering disambangi ibu-ibu yang datang&lt;br /&gt;bersama anaknya. Tujuan mereka satu, yaitu ingin membeli sandal karet&lt;br /&gt;bermotif berbahan flannel yang dijual istriku. Sandal-sandal itu memang&lt;br /&gt;terlihat lucu. Dengan berbagai motif yang ditawarkan seperti motif&lt;br /&gt;strawberri, Ikan Nemo, Bintang, pesawat dan lain-lainnya mampu  memikat dan&lt;br /&gt;menggoda  mereka untuk membelinya  Dan yang pasti kedatangan mereka salah&lt;br /&gt;satunya disebabkan pula oleh provokasi Rafa dan Jundi dalam memasarkan&lt;br /&gt;sandal-sandal itu kepada teman sepermainan mereka .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Rafa dan Jundi lakukan dengan memasarkan Sandal dagangan Umminya&lt;br /&gt;Aku jamin bukanlah sebuah eksploitasi orangtua terhadap anak . Jadi kuharap&lt;br /&gt;Komnas Perlindungan Anak nggak perlu repot-repot datang ke rumah kami dan&lt;br /&gt;memberi peringatan kepada kami . Walaupun Jelas, apa yang mereka lakukan&lt;br /&gt;bisa menambah pendapatan kami dan mengurangi beban kami . Aku menduga bahwa&lt;br /&gt;iming-iming yang Aku janjikan pada merekalah yang menyebabkan mereka begitu&lt;br /&gt;aktif memasarkan sandal-sandal itu. Memang Aku sampaikan kepada mereka bahwa&lt;br /&gt;setiap sandal yang berhasil dijual oleh Rafa dan Jundi, maka keduanya berhak&lt;br /&gt;mendapatkan honor penambah jajan atas prestasi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya, hakikatnya  bukan honor  prestasi penjualan yang Aku berikan&lt;br /&gt;kepada mereka berdua. Tapi yang Aku berikan adalah sebuah pelajaran tentang&lt;br /&gt;bagaimana perlunya sebuah perjuangan dalam mencapai sesuatu dan yang penting&lt;br /&gt;lagi mereka kami harapkan akan  lebih bisa menghargai nilai sebuah mata uang&lt;br /&gt;dan mengetahui bagaimana cara mendapatkannya , yaitu salah satunya adalah&lt;br /&gt;dengan cara berdagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang ini bukan kali pertama kami mengajarkan kepada mereka&lt;br /&gt;bagaimana cara mencari uang. Dulu, sewaktu tinggal di Bekasi pun kami&lt;br /&gt;mengajarkan mereka lewat jalan menjual ayam goreng dan burger yang kami&lt;br /&gt;jajakan dikomplek kami. Kadang kami libatkan Rafa dengan cara membantu&lt;br /&gt;membawakan beberapa perlengkapan masak seperti panci perebus kentang,&lt;br /&gt;penggorengan daging burger,tempat pembungkus ayam dan burger yang terbuat&lt;br /&gt;dari kertas sampai mengantar pesanan kerumah tetangga kami yang memesan ayam&lt;br /&gt;atau burger.&lt;br /&gt;Begitu pula saat kami memutuskan untuk berbisnis memproduksi kue lebaran.&lt;br /&gt;Anak-anak terus kami libatkan. Walaupun dalam bisnis kue ini Rafa dan Jundi&lt;br /&gt;hanya berperan sebagai tukang pengetes rasa kue yang telah dibuat, bagaimana&lt;br /&gt;tidak, setiap kue yang telah jadi dan dikeluarkan dari Loyang merekalah yang&lt;br /&gt;pertama kali mencicipinya, dan sekali mencicipi pun bukan satu atau dua kue&lt;br /&gt;tetapi satu toples kue!. Memang Aku tidak melibatkan mereka terlalu jauh&lt;br /&gt;karena semua pekerjaan telah ditangani oleh lima karyawan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum itu kamipun pernah berbisnis pakaian jadi khususnya pakaian muslim.&lt;br /&gt;Dari mulai gamis, mukena sampai jilbab-jilbab untuk dewasa dan anak-anak&lt;br /&gt;kami jajakan dikomplek kami. Saat itu betapa begitu Aku dan Rafa salut atas&lt;br /&gt;perjuangan istriku. Bagaimanan tidak, dengan membawa Jundi yang masih&lt;br /&gt;berusia 8 bulan dalam kandungan hampir setiap hari istriku menggunakan&lt;br /&gt;sepeda memasarkan dagangan pada teman-temannya sampai jauh kebelakang&lt;br /&gt;komplek kami. Sementara Sang Ummi dengan semangat mengayuh sepeda, Rafa di&lt;br /&gt;boncengan belakang selalu setia menemani umminya berdagang dengan&lt;br /&gt;nyanyian-nyanyian kecilnya . Ah, ternyata sejak dalam kandunganpun secara&lt;br /&gt;tak kami sadari  Jundi sudah diajari berdagang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak tahu bisnis apa lagi yang akan kami kenalkan kepada mereka&lt;br /&gt;setelah ini . Namun yang pasti, Aku dan istriku sepakat untuk senantiasa&lt;br /&gt;menghadirkan atmosphere perjuangan dalam kehidupan rumah tangga kami. Dan&lt;br /&gt;cara yang pas yang dapat  kami lakukan kepada mereka untuk saat ini adalah&lt;br /&gt;melalui berdagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu kami lakukan juga semata agar anak-anak kami tidak bergantung&lt;br /&gt;hanya kepada satu pemikiran bahwa mencari uang hanya dengan cara menjadi&lt;br /&gt;seorang pegawai dan pekerja kantoran seperti apa yang Abi mereka lakukan&lt;br /&gt;saat ini . Sesungguhnya begitu banyak pintu-pintu rezeki yang Allah bukakan&lt;br /&gt;kepada kita lewat cara berdagang. Namun terkadang kita enggan dan tidak&lt;br /&gt;berani untuk menjemputnya. Malu, takut rugi dan ketidakpercayaan diri atas&lt;br /&gt;kemampuan kita seringkali menjadi penghadang pertama yang ditemui setiap&lt;br /&gt;orang dalam memulai usaha. Padahal jelas-jelas Rasulullah SAW pernah berkata&lt;br /&gt;bahwa dari sepuluh pintu rezeki yang dibuka Allah Sembilan diantaranya&lt;br /&gt;melalui jalan perdagangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak menjustifikasi bahwa dengan jalan berdagang seperti ini adalah&lt;br /&gt;cara yang terbaik dan  efektif untuk mencari uang. Tentu saja Aku&lt;br /&gt;menghormati profesi lainnya yang juga bisa menghasilkan uang dengan cepat&lt;br /&gt;dan mudah. Tapi pada saat ini sekali lagi bahwa cara yang pas untuk&lt;br /&gt;mengajari anak-anak kami bagaimana berkenalan dengan proses perjuangan&lt;br /&gt;adalah dengan cara berdagang seperti apa yang orangtua mereka lakukan.&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;Di pojokan kulihat istriku menghitung-hitung hasil penjualan hari ini.&lt;br /&gt;Senyum kebahagian yang keluar dri bibirnya tentu saja senyum kebahagian bagi&lt;br /&gt;ku, Rafa dan Juga jundi. Aku bersyukur apa yang Aku lakukan selama ini&lt;br /&gt;kepadanya telah merubah dirinya. Dari seorang gadis yang hanya bergantung&lt;br /&gt;kepada pemberian orangtua kini Ia telah menjelma menjadi orang yang percaya&lt;br /&gt;diri dan berhasil menanggalkan rasa malunya untuk menawarkan dagangan kepada&lt;br /&gt;orang lain. Dan Aku besyukur pula pelan-pelan Rafa dan Jundi telah mulai&lt;br /&gt;mengikuti jejak kami. Paling tidak keduanya telah berani dan mampu&lt;br /&gt;mempengaruhi orang lain untuk menyetujui apa yang mereka tawarkan dalam hal&lt;br /&gt;ini membeli sandal Umminya, kalau dalam bahasa MLM (Multi Leve Marketing)&lt;br /&gt;Rafa dan Jundi telah berhasil mem-prospek downline mereka dan dalam hal ini&lt;br /&gt;Rafa dan Jundi telah berhasil memiliki jurus marketing dengan cara mereka&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati Aku berharap agar apa yang telah kami lakukan selama ini bisa&lt;br /&gt;menjadi  jalan peretas cita-cita kami yaitu bisa menghasilkan anak-anak&lt;br /&gt;shalih dan tangguh yang bisa bertahan dalam kondisi apapun dan di tempat&lt;br /&gt;manapun. Kami ingin agar kelak anak-anak kami mampu menjadi manusia yang&lt;br /&gt;tidak selalu bergantung kepada orang lain namun memiliki kreativitas dalam&lt;br /&gt;menciptakan segala peluang sepertihalnya Abdurrahman bin Auf yang hanya&lt;br /&gt;ingin ditunjukan dimana tempat berniaga agar ia dapat melakukan perdagangan&lt;br /&gt;padahal saat itu ada sahabat Anshor yang kaya raya yang  menawarinya harta&lt;br /&gt;untuk  ia manfaatkan sesukanya. Dan terbukti, dengan caranya Abdurrahman bin&lt;br /&gt;Auf pada saat itu dikenal sebagai konglomerat  berhasil yang bisa memiliki&lt;br /&gt;kekayaan yang tiada tandingan. Dan satu hal yang hebat lagi yang tidak&lt;br /&gt;dimiliki konglemerat lain adalah ketika Rasulullah SAW mengabarkan bahwa&lt;br /&gt;beliau adalah salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga.&lt;br /&gt;Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah proses perjuangan yang kami lakukan selama ini  ini menjadi rekam&lt;br /&gt;jejak untuk mereka kelak dikemudian hari . Agar mereka menyadari bahwa bahwa&lt;br /&gt;kesuksesan yang akan mereka raih nanti, adalah buah dari sebuah jalinan&lt;br /&gt;proses perjuangan  yang orangrtua mereka pernah rajut dulu sejak mereka&lt;br /&gt;kecil . Dan biarlah waktu yang akan menjawab. Semoga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidoarjo, 23 Februari 2009&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-2710087315905362924?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/2710087315905362924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/jurus-marketing-rahasia-jundi_24.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2710087315905362924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2710087315905362924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/jurus-marketing-rahasia-jundi_24.html' title='Jurus &apos;Marketing Rahasia&apos; Jundi'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-7838306744002938881</id><published>2009-02-24T03:20:00.000-08:00</published><updated>2009-02-24T03:23:59.350-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Menjadi Politisi Dakwah</title><content type='html'>17/2/2009 | 20 Safar 1430 H | Hits: 738&lt;br /&gt;Oleh: Tim dakwatuna.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com - Apakah politisi dapat menjadi da’i? Atau apakah dai dapat menjadi politisi? Dan apakah mungkin kegiatan dakwah menjadi kegiatan politik? Atau sebaliknya kegiatan politik menjadi kegiatan dakwah? Menjawab beberapa pertanyaan di atas tidaklah mudah, apabila kita melihat persepsi masyarakat tentang dakwah dan politik. Dakwah dan politik adalah dua ‘kata’ yang kontra bagi mereka. Hal itu karena politik dipahami sebagai aktifitas dunia, sedang dakwah dipahami sebagai aktifitas akhirat. Yang pada gilirannya dipahami bahwa dakwah tidak pantas memasuki wilayah politik, dan politik haram memasuki wilayah dakwah. Dakwah adalah pekerjaan para ustadz, dan politik pakerjaan para politisi. Jika seorang ustadz yang menjadi politisi, ia harus menanggalkan segala atribut dan prilaku ke-ustadz-annya, dan harus mengikuti atau beradaptasi dengan perilaku para politisi. Demikian pula apabila seorang politisi menjadi ustadz ia pun harus menanggalkan baju politiknya, dan jika tidak, ia akan tetap dicurigai menggunakan agama sebagai alat politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, pertanyaan di atas akan menjadi mudah untuk dijawab, apabila politik dipahami sesuai dengan definisi aristoteles bahwa politik adalah: “Segala sesuatu yang sifatnya dapat merealisasikan kebaikan di tengah masyarakat.” Definisi ini meliputi semua urusan masyarakat, temasuk di dalamnya masalah akhlak yang selama ini menjadi wilayah kerja dakwah, sebagaimana dipahami masyarakat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan atau apabila dipahami definisi politik menurut Al Imam Asy Syahid Hasan Al Banna, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Politik adalah hal memikirkan tentang persoalan-persoalan internal maupun eksternal umat.” Intermal politik adalah “mengurus persolalan pemerintahan, menjelaskan fungsi-fungsinya, merinci kewajiban dan hak-haknya, melakukan pengawasan terhadap para penguasa untuk kemudian dipatuhi jika mereka melakukan kebaikan, dan dikeritik jika mereka melakukan kekeliruan.” Sedang yang dimaksud dengan eksternal politik adalah “memelihara kemerdekaan dan kebebasan bangsa, mengantarkannya mencapai tujuan yang akan menempatkan kedudukannya di tengah-tengah bangsa lain, serta membebaskannya dari penindasan dan intervensi pihak lain dalam urusan-urusannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik internal maupun eksternal politik, sama-sama mencakup ajakan kepada kebaikan, seruan berbuat makruf dan pencegahan dari kezaliman, yang selama ini menjadi wilayah kerja dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pemahaman 2 definisi di atas, dapat kita simpulkan bahwa politik dan dakwah adalah dua kegiatan yang sangat terkait, dan sangat mungkin dakwah menjadi kegiatan politik, atau politik menjadi kegiatan dakwah, atau dapat disebut two in one. Bahwa dakwah adalah politik apabila ia berperan memahamkan masyarakat kepada hak dan kewajiban mereka. Dan bahwa politik adalah dakwah jika ia berperan mengajak masyarakat berbuat baik, memfasilitasi mereka berbuat makruf dan menutup semua pintu bagi masyarakat untuk berbuat zalim dan dizalimi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara operasional, bahwa dakwah adalah politik dan politik adalah dakwah dapat dipahami dengan baik oleh setiap muslim apabila pertama, memahami universalitas Islam; kedua, memahami risalah penciptaan manusia; dan ketiga, mengatahui cara merealisasikan risalah tersebut sesuai dengan ajaran Islam. Sehingga setiap muslim harus menjadi da’i sekaligus menjadi politisi. Karena itulah Hasan Al Banna mengatakan, “Sesungguhnya seorang muslim belum sempurna keislamannya kecuali jika ia menjadi seorang politisi, mempunyai pandangan jauh kedepan dan memberikan perhatian penuh kepada persoalan bangsanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana menjadi politisi dakwah? Berikut ini sub-sub bahasan yang menjelaskan lebih rinci mengenai masalah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kedudukan Politik Dalam Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam agama sempurna, mencakup seluruh urusan kehidupan manusia yang terdiri dari kehidupan individu, keluarga, masyarakat, dan negara, serta segala aktifitas yang meliputnya, seperti ekonomi, politik, pendidikan, hukum dan lain sebagainya. Islam tidak memilah antara kehidupan dunia dan akhirat. Dalam setiap aktifitas mengandung unsur dunia dan akhirat sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat misalnya, dalam persepsi banyak orang ia adalah amalan akhirat angsih. Tapi jika ditelaah lebih dalam, dapat ditemukan bahwa shalat adalah amalan akhirat sekaligus amalan dunia. Ia menjadi demikian karena, pertama, shalat dilaksanakan di dunia, pahalanya saja yang diperoleh di akhirat; kedua, shalat itu dzikir, dan setiap yang berdzikir pasti mendapatkan ketenangan, dan ketenangan itu kebutuhan asasi manusia dalam beraktifitas. Rasulullah saw jika sedang gundah, beliau berkata kepada Bilal: “Tenangkanlah kami dengan shalat hai Bilal!” dan yang ketiga, shalat sangat dianjurkan dilaksanakan dengan berjamaah, dan bagi yang melaksanakannya mendapatkan derajat 27 kali lipat dari pada yang shalat sendirian. Shalat berjamaah membuat kita - dengan sendrinya - bersilaturahim, mendidik kita hidup bermasyarakat dan bernegara yang teratur dan rapi. Dalam shalat berjamaah harus ada imam dan makmum yang semua tindakannya harus sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya, makmum harus taat pada imam, mengikuti semua gerakan dan perintah imam, apabila tidak maka shalat sang makmum tidak sah. Dan apabila sang imam salah atau khilaf, maka wajib bagi makmum untuk menegurnya sampai imam kembali kepada yang benar. Demikian pula seharusnya yang terjadi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh yang lain, kegiatan jual beli, dalam persepsi banyak orang, ia adalah kegiatan dunia angsih. Padahal jika ditelaah lebih mendalam, maka ia pun sekaligus menjadi kegiatan akhirat. Hal itu, karena walaupun zhahirnya jual beli adalah amalan dunia, tapi karena di dalamnya ada aturan main yang harus di patuhi oleh masing-masing penjual dan pembeli, dan jika mereka patuh pada atauran itu, maka keduanya mendapatkan pahala yang akan diperolehnya di akhirat, tapi jika salah satu atau keduanya menyalahi atuaran tersebut, maka yang berbuat salah mendapatkan dosa, yang hukumannya akan ia dapatkan pula di akhirat. Oleh karena itu Rasulullah saw besabda, “pedagang yang jujur mendapatkan naungan arasy pada hari kiamat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, semua amalan, baik mahdhah maupun gairu mahdhah di dalam Islam, memiliki kedudukan yang sama, termasuk di dalamnya politik. Bahkan jika politik berarti kekuasaan, Utsman bin ‘Affan ra berkata: “Al Qur’an lebih memerlukan kekuasaan dari pada kekuasaan membutuhkan Al Qur’an.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena politik bagian dari keuniversalan Islam, maka setiap muslim meyakini bahwa Islam memiliki sistim politik yang bersumber dari Allah, dicontohkan oleh Rasulullah dan dikembangkan oleh para sahabat dan salafussaleh, sesuai dengan dinamika perkembangan hidup manusia setiap masa. Berikutnya setiap muslim pun siap menjalankan sistem itu, dan tidak akan menjalankan sistim yang lain, karena kahawatir akan tergelincir pada langkah-langkah syaitan. Itulah bagian dari pengertian firman Allah SWT; “Hai orang-orang yang beriman! Masuklah kalian ke dalam Islam secara kaffah (menyeluruh). Dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah syatan. Sesungguhnya syaitan itu bagi kalian adalah musuh yang nyata.” Qs. al Baqarah: 208.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Peran Politik Dalam Dakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah menetapkan risalah penciptaan manusia, yaitu beribadah kepada-Nya, kemudian menjadikannya khalifah dalam rangka membangun kemakmuran di muka bumi bagi para penghuninya yang terdiri dari manusia dan alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar risalah ini menjadi abadi dalam sejarah peradaban manusia, Allah SWT ‘merekayasa’ agar dalam kehidupan terjadi hubungan interaksi ‘positif’ dan ‘negatif’ di antara semua makhluk-Nya secara umum, dan di antara manusia secara khusus. Yang dimaksud dengan interaksi positif ialah, adanya hubungan tolong menolong sesama makhluk. Sedangkan interaksi negatif ialah, adanya hubungan perang dan permusuhan sesama makhluk. Allah SWT berfirman: “…Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian manusia dengan sebahagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai yang dicurahkan atas semesta alam.” Qs. Al Baqarah: 251.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keabadian risalah tersebut sangat tergantung pada hasil dari setiap interaksi baik yang positif maupun negatif. Jika yang melakukan tolong menolong adalah orang-orang saleh, yang pada gilirannya mereka saling menolong dalam kebaikan dan ketaqwaan; dan jika berada dalam peperangan, dimenangkan pula oleh orang-orang saleh itu, maka pasti yang akan terjadi adalah keabadian risalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jika yang melakukan tolong menolong adalah orang-orang buruk yang bersepakat melaksanakan kejahatan dan permusuhan, dan selanjutnya mereka pula yang memenangkan peperangan, maka pasti yang akan terjadi adalah kehancuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah letak politik berperan dalam dakwah. Dakwah mengajak pada kebaikan, melaksanakan risalah penciptaan manusia, menyeru kepada yang makruf dan mencegah semua bentuk kemungkaran, sementara politik berperan memberikan motivasi, perlindungan, pengamanan, fasilitas, dan pengayoman untuk terealisasinya risalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah telah membuktikan, bahwa naskah-naskah Al Qur’an yang sangat ideal pernah menjadi kenyataan dalam kehidupan sehari-hari umat manusia. Pada zaman Nabi saw, seorang Bilal bin Rabah yang hamba sahaya pada masa jahiliyah menjadi orang merdeka pada masa Islam, dan memiliki kedudukan yang sama dengan para bangsawan Quraisy, seperti Abubakar Siddiq dan Umar bin Khattab. Ini karena Islam yang didakwahkan oleh Rasulullah saw mengajarkan persamaan derajat, sekaligus beliau sebagai pemimpin umat - dan tidak salah jika dikatakan pemimpin politik umat - menjamin realisasi persamaan derajat itu sendiri. Sehingga pernah suatu ketika beliau marah kepada seorang shabatnya yang mencela warna kulit Bilal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman yang sama, ketika Nabi saw mengirim pasukannya ke negeri Syam, beliau berpesan agar pasukan itu tidak menebang pohon kecuali untuk kebutuhan masak, melarang membunuh anak-anak, perempuan, orang tua yang tidak ikut berperang dan orang yang telah menyerah, beliau juga melarang membunuh orang yang sedang beribadah di gereja, dst. Ini semua adalah buah dari ajaran Islam yang termaktub dalam Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggalan beliau, Rasulullah digantikan oleh Abubakar Siddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin ‘Affan dan Ali bin Abi Thalib secara berurutan. Pada zaman keempat sahabat itu, keadaan yang telah dibangun oleh Rasulullah saw tidak berubah, semua warga dibawa kepemimpinan khilafah menjalankan hak dan kewajiban, mendapatkan persamaan derajat, tidak ada yang dizalimi kecuali mendapatkan haknya, atau berbuat zalim kecuali telah mendapatkan sangsi. Keadaan ini berlangsung sampai masa keemasan Islam di Damaskus, kemudian di Bagdad dan Andalusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi seirng dengan perkembangan berikutnya, umat menjauh dari agamanya, kegiatan agama dijauhkan dari kegiatan realitas kehidupan masyarakat sehari-hari, demikian pula sebaliknya, hingga sampailah zaman itu pada generasi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bersedih dengan keadaan kita, umat Islam sebagai umat terbesar di alam raya ini, tapi terzalimi hak-haknya, umat Islam sebagai penduduk mayoritas di negeri tercinta ini, tapi terbantai di Maluku dan di Poso, tidak boleh menjalankan syariat agamanya secara kaffah, dihambat para pemimpinya yang saleh untuk memimpin bangsanya, tidak diberi kesempatan yang sama dalam mengembangkan ekonominya, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah sejarah kita hari ini berulang seperti sejarah generasi pertama umat ini. Sangat mungkin! Tentu apabila kita mau memenuhi syarat-syaratnya. Sebagiannya telah kami sebutkan dalam makalah ini, yaitu dakwah dan politik sebagai instrumen terlaksananya ajaran Islam harus menyatu menjadi karakter setiap muslim, atau dengan kata lain menjadi poltisi dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Karakteristik Politisi Dakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim berkewajiban menjadi da’i, paling tidak, untuk dirinya dan keluarganya, sebagaimana Rasulullah saw berwasiat: “Sampaikanlah tentang ajaranku walaupun satu ayat.” Dan sekaligus secara perlahan menjadi politisi dakwah, sebagaimana telah kami ungkapkan sebelumnya. Adapun sifat dan karakter yang dimiliki para politisi dakwah adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Memiliki Keperibadian politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepribadian politik adalah sekumpulan orientasi politik yang terbentuk pada diri seseorang dalam menyikapi dunia politik. Ia memiliki tiga aspek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Doktrin-doktrin yang menagndung makna politis, baik secara langsung maupun tidak langsung. Doktrin-doktrin yang tidak langsung meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a) Doktrin khusus yang berkaitan dengan ketuhanan, manusia, alam semesta, pengetahuan dan nilai-nilai. Yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Keyakianan bahwa Allah swt adalah musyarri’ (Pembuat hukum).&lt;br /&gt;    * Keyakinan bahwa al wala’ (loyalitas) dan al bara’ (anti loyalitas) adalah konsekuensi aqidah, loyal hanya kepada Allah, Rasul dan orang-orang beriman. Dan kepada selainnya tidak akan pernah loyal.&lt;br /&gt;    * Keyakinan bahwa semua manusia sama dalam hal penciptaan, hak dan kewajibannya.&lt;br /&gt;    * Keyakinan bahwa manusia adalah khalifah di muka bumi, dengan tujuan memakmurkan bumi sesuai dengan syariat Allah, dan bahwa alam ini ditundukkan untuknya.&lt;br /&gt;    * Keyakinan bahwa sumber nilai-nilai adalah wahyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b) Doktrin khusus tentang masyarakat, perubahan sosial, dan perempuan. Yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Keyakinan bahwa karakteristik dan prinsip masyarakat muslim adalah akhlak.&lt;br /&gt;    * Keyakinan bahwa perubahan sosial adalah atas dasar kemauan dan gerak manusia itu sendiri, berangkat dari pembinaan individu, kemudian keluarga, masyarakat dan negara.&lt;br /&gt;    * Keyakianan bahwa perempuan memiliki hak-hak politik sama dengan hak-hak politik laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang doktrin-doktrin yang mengandung makna politis secara langsung adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a) Doktrin khusus tentang keadilan dan kedamaian sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b) Doktrin tentang strategi moneter, kemerdekaan dan kebangkitan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c) Doktrin khusus tentang hukum dan kekuasaan, bahwa hukum Islam sebagai sumber kekuasaan; umat sebagai lembaga pengawas dan yang mengangkat dan menurunkan pemerintah; syura adalah keniscayaan; keadilan ditegakkan; kebebasan dan persamaan derajat adalah hak dan kebutuhan setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(d) Doktrin khusus tentang kepahlawanan dan kewarganegaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(e) Doktrin khusus tentang kemerdekaan kultural; kewajiban membebaskan diri dari penjajahan; dan kewajiban berjihad di jalan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Pengetahuan dan wawasan politik, masalah ini akan dibahas pada point memiliki kesadaran politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Orientasi dan perasaan politik. Para politisi dakwah yang telah meyakini doktrin-doktrin di atas, disertai dengan pengetahuan dan wawasan yang luas tentang politik, maka pasti ia memiliki orientasi dan perasaan politik. Diantaranya: Loyal kepada pemerintah yang menegakkan syariat Islam; rasa ukhuwah insaniyah dan islamiyah, serta rasa persamaan derajat dengan orang lain; hasrat melakukan perubahan sosial dengan ishlah dan tarbiyah; menghindari kekerasan; menghargai pendapat orang-orang berpengalaman; sikap positif terhadap aktivitas positif; benci kesewenang-wenangan; cinta kemerdekaan; rasa kewarganegaraan dan kepahlawanan; rasa benci dan tunduk kepada bangsa lain; mendukung gerakangerakan-gerakan kemerdekaan di seluruh dunia; bermusuhan dengan penjajah dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemua orientasi dan perasaan politik tersebut sangat penting, dan seharusnya politisi dakwah membangunnya pada dirinya dan pada umat Islam serta pada masyarakat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Memiliki kesadaran politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran poltik yang musti dimiliki oleh seorang politisi dakwah adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Kesadaran misi, yaitu kesadaran terhadap ajaran Islam itu sendiri, atau kesadaran akan doktrin-doktrin yang telah disebutkan di depan. Ia meliputi pada penyadaran akan dasar-dasar aqidah, akhlak, sosial, ekonomi dan plitik Islam; Juga meliputi pada penyadaran akan pentingnya aplikasi Islam, sebagai asas identitas umat; Selanjuntnya meliputi pula pada penyadaran terhadap karakteristik konseptualnya. Misalnya ia adalah konsep universal untuk seluruh zaman dan tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Kesadaran gerakan, yaitu kesadaran terhadap ajaran islam tidak akan terwujud di tengah masyarakat dan negara kecuali ada organisasi pergerakan yang berkomitmen dengan asas Islam, dan bekerja untuk mewujudkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Kesadaran akan problematika politik yang terjadi di masyarakat, yang meliputi probelematika politik nasional, regional dan internasional. Contoh untuk problematika nasional adalah penegakan hukum Islam dengan usulan agar UUD 1945 pasal 29 diamandemen, dan memasukkan ke dalamnya tujuh kata piagam Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, Kesadaran akan hakikat dan sikap politik, yaitu kemapuan politisi dakwah memahami peristiwa poltik dan sadar akan sikap kekuatan-kekuatan politi dalam menghadapi berbagai peristiwa politik itu sendiri. Kesadaran semacam ini tidak mungkin ada tanpa kemampuan mutabaah terhadap berbagai peristiwa dan berbagai kekuatan politik baik melalui media massa maupun kajian-kajian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat kesadaran poltik tersebut, dapat disimpulkan bahwa kesadaran misi adalah kesadaran permanen; kesadaran gerakan adalah kesadaran permanen dan fleksibel; kesadaran problematika politik adalah kesadaran fleksibel berdasarkan pandangan yang permanen; dan kesadaran sikap politik adalah kesadaran fleksibel sesuai jenis peristiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Berpatisipasi dalam kegiatan-kegiatan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paertisipasi politik seseorang sangat bergantung orientasi politiknya yang telah terbentuk oleh doktrin-doktrin politik yang telah diyakininya. Maka seorang politisi dakwah yang telah meyakini bahwa menegakkan pemerintahan Islam dalah kewajiban, pasti akan berparisipasi pada setiap kegiatan politik yang kan menuju ke sana. Dalam rangka menggapai keyakinan tersebut, seorang politisi dakwah dapat berpartisipasi; pertama, dalam bentuk individu dengan menjadi anggota organisasi politik; sedang yang kedua, dalam bentuk memberikan solusi atas realita dan problematika masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh untuk bentuk yang pertama adalah, lahirnya parati-partai politik yang sebelumnya hanya berbentuk gerakan-gerakan dakwah yang terorganisir rapi dan sistematis, yang kemudian setiap anggota gerakan menjadi anggota partai politik secara otomatis. Dan mensukseskan setiap kegiatan partai tersebut pada setiap jenjang struktur yang menjadi hak dan wewenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang contoh untuk bentuk yang kedua adalah, keikutserataan seorang politisi dakwah dalam aksi-aksi politik, seperti demonsntrasi menentang kebijakan nasional ataupun internasional yang merugikan agama Islam, atau keikutsertaan seorang politisi dakwah dalam pelayanan sosial, misalnya dengan membantu warga yang sedang mendapatkan musibah atau bencana alam, atau dengan melakukan upaya menghilangkan buta huruf di masyarakat, atau dengan mengadakan aksi mengangkat masyarakat dari bawah garis kemiskinan dls.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Langkah-langkah Menjadi Politisi Dakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan uraian di depan dapat menghilangkan keterbelahan pemahaman bahwa dakwah dan poltik adalah sesuatu yang kuntra, dan tidak dapat disatukan dalam satu aktifitas. Semoga pula dapat ‘menggoda’ kita untuk menanam saham kebaikan dalam rangka membangun peradaban dunia, yang sesuai kehendak Allah, melaui aktifitas dakwah dan politik. Akan tetapi dari mana kita memulai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Membangun kembali pemahaman kegamaan kita, bahwa agama Islam itu agama yang syamil, mencakup seluruh aspek kehidupan; bahwa agama Islam itu asasnya aqidah, batangnya amal ibadah dan buahnya adalah akhlak; bahwa agama Islam itu diamalkan di dunia dan pahalanya diperoleh di akhirat; bahwa agama Islam itu diturunkan Allah untuk semua manusia, dan sterusnya. Pemahaman ini harus dibangun melalui peroses belajar mengajar. Islam mengajarkan bahwa belajar dilakukan dengan dua hal: Satu, dengan membaca fenomena-fenomena alam dan literatur-literatur; dan dua, dengan belajar melalui guru. Kedua metode tersebut harus dilakukan oleh stiap muslim, tidak boleh hanya salah satunya. Sebab dengan membaca saja seseorang dapat tersesat, atau dengan melalui guru saja, seseorang memiliki wawasan yang sempit. Karena dengan demikian, kita sebagai politisi dakwah dapat mengamalkan Islam penuh tanggung jawab, tidak berdasarkan hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Membangun kembali kebersamaan kita, bahwa kita itu bersaudara, tidak dipisahkan oleh batasan darah, suku dan bangsa, apalagi hanya dibatasi oleh perbedaan organisasi keagamaan atau perbedaan madzahab; bahwa kita itu perlu kerjasama dan berjamaah, karena memang setiap amalan dalam agama Islam sangat dianjurkan dilakukan dalam berjamaah; bahwa kita tidak dapat merealisasikan sebagian besar ajaran agama Islam kecuali dengan bersama-sama. Kebersamaan dapat dibangun dengan kemampuan kita melepaskan egoisme individu masing-masing kita, sehingga kita dapat menerima dan memberi nasehat orang lain, serta mampu bersabar atas kekurangan dan perbedaan dalam kebersamaan. Sehingga kebersamaan ini membuat politisi dakwah menjadi kuat dan dapat segera mencapai cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Mengenal kembali potensi dan kelebihan diri kita; bahwa masing-masing kita memiliki kelebihan yang berbeda dengan orang lain; bahwa kelebihan kita dapat menjadi keunggulan yang menutupi kekurangan orang lain; bahwa keunggulan kita dapat menghapus kelemahan kita. Yang penting, dengan keunggulan itu dapat kita jadikan sebagai sarana yang memanjangkan umur pahala kita. Sehingga kita menumbuhkannya secara terus dan menjadi politisi dakwah melalui keunggulan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, Memahami kembali realitas kehidupan kita; bahwa kita hidup pada hari ini, bukan hari kemarin yang sangat mungkin kulturnya jauh berbeda dengan hari ini; bahwa kehidupan itu penuh dengan dinamika, sehingga kita politisi dakawah dituntut memiliki kemampuan mengaktualisasikan ajaran Islam, dalam bentuk sarana, metode, dan cara sesuai zaman, tanpa harus keluar dari frame dasar agama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Telah menjadi harapan kami, semoga kita dapat menjadi politisi dakwah yang mempelopori pelaksanaan ajaran Islam, secara bersama-sama, berangkat dari keunggulan kita masing-masing, dalam nuansa memperhatikan keadaan, perubahan dan dinamika zaman, yang pada gilirannya Islam tidak hanya tertulis dalam Al Qur’an, tergambar dalam Sunnah dan tertarjamah dalam buku-buku, tapi menjadi kenyataan di muka bumi. Atau tidak hanya menjadi gambar dan maket, tapi dapat menjadi bangunan yang kokoh, yang semua orang dan makhluk dapat bernaun dan tinggal dengan damai dalam bangunan tersebut. Allahu a’lam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-7838306744002938881?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/7838306744002938881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/menjadi-politisi-dakwah_24.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/7838306744002938881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/7838306744002938881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/menjadi-politisi-dakwah_24.html' title='Menjadi Politisi Dakwah'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-4586976686735802826</id><published>2009-02-21T21:15:00.000-08:00</published><updated>2009-02-21T21:20:03.379-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Slide Show'/><title type='text'>Baksos 15/02/09</title><content type='html'>Ass. Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah acara baksos tanggal 15 Februari 2009 telah berjalan dengan baik berikut ana tampilkan slid show pelaksanaan baksos tersebut: &lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="width:480px; text-align: center;"&gt;&lt;embed type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" src="http://w570.photobucket.com/pbwidget.swf?pbwurl=http://w570.photobucket.com/albums/ss142/mardionost/c5bd1496.pbw" height="400" width="500"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;a href="http://photobucket.com/slideshows" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://pic.photobucket.com/slideshows/btn.gif" style="float:left;border-width: 0;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://s570.photobucket.com/albums/ss142/mardionost/?action=view&amp;amp;current=c5bd1496.pbw" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://pic.photobucket.com/slideshows/btn_viewallimages.gif" style="float:left;border-width: 0;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-4586976686735802826?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/4586976686735802826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/baksos-150209.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/4586976686735802826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/4586976686735802826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/baksos-150209.html' title='Baksos 15/02/09'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-1837123078236344745</id><published>2009-02-18T02:29:00.001-08:00</published><updated>2009-02-18T02:29:46.020-08:00</updated><title type='text'>Jam Palestina</title><content type='html'>&lt;div style="margin:0px auto;text-align:center;width:160px;height:180px;"&gt;&lt;embed src="http://www.widgipedia.com/widgets/alhabib/Support-Palestine-Clock-3190-8192_134217728.widget?__install_id=1235006339946&amp;__view=expanded" width="160" height="180" flashvars="&amp;col1=006633&amp;col3=000000&amp;yourtext=Bebaskan+Palestina&amp;tzoffset=false" swliveconnect="true" loop="false" menu="false" wmode="transparent" allowScriptAccess="sameDomain" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.adobe.com/go/getflashplayer" &gt; &lt;/embed&gt;&lt;/div&gt;&lt;img style="visibility:hidden;width:0px;height:0px;" border=0 width=0 height=0 src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTIzNTAwNjgzMzE3MSZwdD*xMjM1MDA2OTk5OTUzJnA9MjM4OTgxJmQ9Jm49YmxvZ2dlciZnPTEmdD*mbz*yYmE3MjYyZWZkZDc*NmQzOWZiMzM4OTg5ODUyZDY2OA==.gif" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-1837123078236344745?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/1837123078236344745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/jam-palestina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/1837123078236344745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/1837123078236344745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/jam-palestina.html' title='Jam Palestina'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-7413756430729759594</id><published>2009-02-14T03:21:00.000-08:00</published><updated>2009-02-16T22:03:53.126-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Home'/><title type='text'>Sambutan Ketua DPR Sukahati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZpTE1iD1HI/AAAAAAAAAH4/nX7b_42WJg8/s1600-h/DK+YSN.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 236px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZpTE1iD1HI/AAAAAAAAAH4/nX7b_42WJg8/s320/DK+YSN.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303642853736698994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Assalamu'alaikum warahamatullahi wabarakatuh....&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Para kader dan simpatisan PKS yang dicintai Allah,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;perkenankan kami menyapa anda dengan sepenuh rasa cinta&lt;/span&gt; &lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;yang mendalam, dengan harapan ikatan ukhuwah diantara&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;kita semakin erat. Sehingga semakin kuatlah hubungan kita &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;dalam ketaatan kepada Allah. Semoga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bogor, 14 Februari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua DPR PKS Sukahati&lt;br /&gt;DIKKI KUSHENDRIANSYAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-7413756430729759594?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/7413756430729759594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/assalamualaikum-warahamatullahi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/7413756430729759594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/7413756430729759594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/assalamualaikum-warahamatullahi.html' title='Sambutan Ketua DPR Sukahati'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZpTE1iD1HI/AAAAAAAAAH4/nX7b_42WJg8/s72-c/DK+YSN.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-6909714402968393717</id><published>2009-02-14T02:56:00.000-08:00</published><updated>2009-02-24T03:26:44.828-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan DPR Sukahati'/><title type='text'>Bakti Sosial RT 02/05</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZamUybvbaI/AAAAAAAAADI/QNjKc-BMZuQ/s1600-h/IMG_0955.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZamUybvbaI/AAAAAAAAADI/QNjKc-BMZuQ/s320/IMG_0955.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302608487341059490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZamqQA2nRI/AAAAAAAAADQ/L8HG4_KWP6s/s1600-h/IMG_0912.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZamqQA2nRI/AAAAAAAAADQ/L8HG4_KWP6s/s320/IMG_0912.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302608856058600722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Warga berdatangan dari segala penjuru utnuk menghadiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Baksos yang diadakan pada tanggal 8 Februari 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZake-kgaRI/AAAAAAAAAC4/kVyiUPDZh9U/s1600-h/IMG_0903.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZake-kgaRI/AAAAAAAAAC4/kVyiUPDZh9U/s320/IMG_0903.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302606463374485778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari kiri ke kanan : Ketua RT 02/05, Ust. Haris Faisal, Babinkamtibmas (Dodi Mulyadi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZake3b2ocI/AAAAAAAAACw/GgQxK2S3CZo/s1600-h/IMG_0931.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZake3b2ocI/AAAAAAAAACw/GgQxK2S3CZo/s320/IMG_0931.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302606461459145154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sambutan Ketua RT 02/05&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZakevzDMwI/AAAAAAAAACo/_vQ2ISkg1i4/s1600-h/IMG_0969.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZakevzDMwI/AAAAAAAAACo/_vQ2ISkg1i4/s320/IMG_0969.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302606459408954114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sepuluh ribu.... murah... murah, ayo beli...!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZakep_v1yI/AAAAAAAAACg/4Gkf-QR5evc/s1600-h/IMG_0975.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZakep_v1yI/AAAAAAAAACg/4Gkf-QR5evc/s320/IMG_0975.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302606457851598626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sumringah... senyum penuh kebahagiaan dari warga RT 02/05&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;setelah mendapatkan sembako murah&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-6909714402968393717?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/6909714402968393717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/bakti-sosial-rt-0205_14.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6909714402968393717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/6909714402968393717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/bakti-sosial-rt-0205_14.html' title='Bakti Sosial RT 02/05'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZamUybvbaI/AAAAAAAAADI/QNjKc-BMZuQ/s72-c/IMG_0955.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-8313832402048974708</id><published>2009-02-14T02:43:00.000-08:00</published><updated>2009-02-16T22:25:21.679-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan DPR Sukahati'/><title type='text'>Bakti Sosial RT 02/04</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZagrWJre-I/AAAAAAAAACI/c9CvTfLRQ4w/s1600-h/IMG_0830.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZagrWJre-I/AAAAAAAAACI/c9CvTfLRQ4w/s320/IMG_0830.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302602277816335330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Semua warga RT 02/04 mengunjungi Baksos dengan sangat antusias&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; yang diadakan tanggal 1 Februari 2009&lt;br /&gt;Terimakasih ya Allah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZagrmCtLAI/AAAAAAAAACY/KdmdeXLibVU/s1600-h/IMG_0847.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZagrmCtLAI/AAAAAAAAACY/KdmdeXLibVU/s320/IMG_0847.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302602282082053122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masyarakat RT 02/04 mendapatkan pelayanan kesehatan secara GRATIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZagrXqbEzI/AAAAAAAAACQ/0i1MVlL7SFs/s1600-h/IMG_0827.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZagrXqbEzI/AAAAAAAAACQ/0i1MVlL7SFs/s320/IMG_0827.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302602278222107442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wah...! mau borong sembako murah ya..?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Bisa beli lima paket nich...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-8313832402048974708?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/8313832402048974708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/bakti-sosial-rt-0205.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/8313832402048974708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/8313832402048974708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/bakti-sosial-rt-0205.html' title='Bakti Sosial RT 02/04'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZagrWJre-I/AAAAAAAAACI/c9CvTfLRQ4w/s72-c/IMG_0830.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-3080693512691704675</id><published>2009-02-14T02:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-16T22:43:39.231-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan DPR Sukahati'/><title type='text'>Konsolidasi Internal 1 Januari 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZpcTjzxvjI/AAAAAAAAAIA/5fM_ZuB4Qz0/s1600-h/PKS1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZpcTjzxvjI/AAAAAAAAAIA/5fM_ZuB4Qz0/s320/PKS1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303653002281860658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Peserta ikhwan Konsolidasi Internal Kader PKS Sukahati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaXWS7AC7I/AAAAAAAAABc/1q2365V1ZoE/s1600-h/IMG_0474.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaXWS7AC7I/AAAAAAAAABc/1q2365V1ZoE/s320/IMG_0474.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302592020567559090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Peserta akhwat Konsolidasi Internal Kader PKS Sukahati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Konsolidasi internal ini diadakan di Ged. ICMI ORSAT Cibinong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dengan tujuan menguatkan kader dalam mempersiapkan pemilu 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-3080693512691704675?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/3080693512691704675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/konsolidasi-internal-1-januari-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/3080693512691704675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/3080693512691704675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/konsolidasi-internal-1-januari-2009.html' title='Konsolidasi Internal 1 Januari 2009'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZpcTjzxvjI/AAAAAAAAAIA/5fM_ZuB4Qz0/s72-c/PKS1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-4490570054920289499</id><published>2009-02-14T01:38:00.000-08:00</published><updated>2009-02-16T22:47:51.260-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan DPR Sukahati'/><title type='text'>Kegiatan Kurban 2 Dzulhijah 1429 H</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaSPhBXOwI/AAAAAAAAAA0/ijRQlY76WzU/s1600-h/IMG_0113.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaSPhBXOwI/AAAAAAAAAA0/ijRQlY76WzU/s320/IMG_0113.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302586406535117570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Simbolis: Ust. Haris Faisal menyerahkan kambing kepada Ust. Mahmud Fauzi untuk diqurbankan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaSPmw7bGI/AAAAAAAAAA8/E78ZmwoHwSc/s1600-h/IMG_0120.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaSPmw7bGI/AAAAAAAAAA8/E78ZmwoHwSc/s320/IMG_0120.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302586408076799074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Penyembelihan pertama dilakukan oleh Ust. Haris Faisal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Allahu akbar...! Kami persembahkan yang terbaik untuk-Mu ya Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaSPxSgkdI/AAAAAAAAABE/QbvJNHTjqpQ/s1600-h/IMG_0149.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaSPxSgkdI/AAAAAAAAABE/QbvJNHTjqpQ/s320/IMG_0149.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302586410902000082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaSQLqnnvI/AAAAAAAAABM/E6siLlaqy1I/s1600-h/IMG_0153.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaSQLqnnvI/AAAAAAAAABM/E6siLlaqy1I/s320/IMG_0153.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302586417982447346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Siap didistribusikan. Siapa yang mau...?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZpdT4yfznI/AAAAAAAAAII/gjHt5HQroHQ/s1600-h/PKS2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZpdT4yfznI/AAAAAAAAAII/gjHt5HQroHQ/s320/PKS2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303654107425263218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berpose bersama Pak er-te Dadan dan masyarakat RT 02 RW 04&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-4490570054920289499?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/4490570054920289499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/kegiatan-kurban-2-dzulhijah-1429-h.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/4490570054920289499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/4490570054920289499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/kegiatan-kurban-2-dzulhijah-1429-h.html' title='Kegiatan Kurban 2 Dzulhijah 1429 H'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZaSPhBXOwI/AAAAAAAAAA0/ijRQlY76WzU/s72-c/IMG_0113.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9179214475719996636.post-2532595123353787355</id><published>2009-02-13T21:24:00.000-08:00</published><updated>2009-02-16T20:18:18.507-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kegiatan DPR Sukahati'/><title type='text'>Bakti Sosial RT 04/08</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZZgWZK4n9I/AAAAAAAAAAs/8bYCWsndF10/s1600-h/IMG_0775.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZZgWZK4n9I/AAAAAAAAAAs/8bYCWsndF10/s320/IMG_0775.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302531549105266642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Antusias warga RT 04 RW 08 dalam menyambut Bakti Sosial PKS Sukahati Tgl 23 Januari 2009&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZZgWTsSY4I/AAAAAAAAAAk/LpqprhuX0ks/s1600-h/IMG_0755.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZZgWTsSY4I/AAAAAAAAAAk/LpqprhuX0ks/s320/IMG_0755.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302531547634754434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ceramah Ust, Haris Faisal (Caleg DPRD Kabupaten Bogor Dapil 1) dari Sukahati&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9179214475719996636-2532595123353787355?l=pks-sukahati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/feeds/2532595123353787355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/bakti-sosial-rt-0408.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2532595123353787355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9179214475719996636/posts/default/2532595123353787355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pks-sukahati.blogspot.com/2009/02/bakti-sosial-rt-0408.html' title='Bakti Sosial RT 04/08'/><author><name>PKS Sukahati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04658853045201855381</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZacKKHGa7I/AAAAAAAAABw/5NbrJMY0aPM/S220/PKS.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qRYx48M0Epg/SZZgWZK4n9I/AAAAAAAAAAs/8bYCWsndF10/s72-c/IMG_0775.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
